Entertainment
Witch on the Holy Night Dapat Adaptasi Manga, Mulai Serialisasi 11 November
Karya visual novel dari TYPE-MOON berjudul Witch on the Holy Night atau Mahotsukai no Yoru akan mendapatkan adaptasi manga baru yang digambar oleh Keigo Maki, kreator manga komedi romantis Shikimori's Not Just a Cutie. Adaptasi ini dijadwalkan memulai serialisasi pada 11 November 2026 melalui majalah Weekly Shonen Magazine terbitan Kodansha.
Informasi tersebut diumumkan dalam edisi ke-49 majalah Weekly Shonen Magazine tahun ini yang terbit pada Rabu. Manga tersebut akan hadir dalam edisi berikutnya, yakni edisi ke-50 yang dijadwalkan terbit pada 11 November. Pengumuman ini juga disertai perilisan sebuah video promosi yang memperlihatkan gambaran karakter utama dalam ilustrasi karya Keigo Maki.
Video tersebut turut menampilkan suara Haruka Tomatsu sebagai Aoko Aozaki dan Yusuke Kobayashi sebagai Sojuro Shizuki. Keduanya merupakan pengisi suara yang juga terlibat dalam film anime Witch on the Holy Night.
Witch on the Holy Night dikenal sebagai visual novel yang ditulis oleh Kinoko Nasu dengan desain karakter oleh Hirokazu Koyama. Gim tersebut pertama kali dirilis untuk PC di Jepang pada April 2012. Karya ini berawal dari sebuah novel yang belum selesai dan ditulis Nasu pada pertengahan 1990-an, sebelum TYPE-MOON didirikan bersama ilustrator Takashi Takeuchi. Naskah awalnya saat itu hanya diperlihatkan kepada sejumlah teman dan belum diterbitkan secara resmi.
Cerita Witch on the Holy Night berlatar akhir 1980-an dan berpusat pada Aoko Aozaki, siswi SMA yang berasal dari keluarga penyihir. Ia merupakan salah satu dari dua saudara perempuan yang berhak mewarisi seni sihir keluarga Aozaki. Meski sebenarnya tidak tertarik mempelajari sihir, Aoko tiba-tiba ditunjuk sebagai penerus keluarga dan harus menjalani pelatihan di bawah bimbingan Alice Kuonji, seorang penyihir muda yang tinggal di sebuah rumah terpencil di atas bukit.
Di tengah kewajibannya mempelajari ilmu sihir, Aoko juga menjalankan tugas sebagai ketua OSIS di sekolahnya. Kehidupannya semakin menarik setelah bertemu Sojuro Shizuki, siswa pindahan dari daerah pedesaan yang masih asing dengan berbagai hal dalam kehidupan modern. Situasi menjadi lebih rumit karena Aoko juga harus menghadapi rencana kakak perempuannya, Toko Aozaki, yang merasa hak warisnya telah dirampas.
Kisah ini memiliki hubungan dengan sejumlah karya TYPE-MOON lainnya yang dikenal penggemar sebagai Nasuverse. Semesta tersebut mencakup judul populer seperti Tsukihime, Fate/stay night, dan The Garden of Sinners. Aoko yang lebih dewasa diketahui menjadi mentor bagi Shiki Tohno, tokoh utama Tsukihime. Sementara itu, Toko Aozaki memiliki hubungan dengan Shiki Ryogi, protagonis The Garden of Sinners.
Popularitas visual novel ini juga mendorong perilisan versi yang telah diperbarui. Versi dengan pengisi suara penuh dan kualitas gambar Full HD tersedia untuk PlayStation 4 serta Nintendo Switch pada Desember 2022. Gim tersebut kemudian hadir di Steam pada Desember 2023. Secara keseluruhan, versi PS4 dan Switch telah terjual lebih dari 150.000 kopi di seluruh dunia.
Selain adaptasi manga, Witch on the Holy Night juga akan hadir dalam bentuk film anime yang dijadwalkan tayang di bioskop Jepang pada 20 November 2026, termasuk melalui pemutaran IMAX. Film ini disutradarai oleh Ufotable, dengan Haruka Tomatsu, Yusuke Kobayashi, dan Kana Hanazawa sebagai pengisi suara Aoko Aozaki, Sojuro Shizuki, serta Alice Kuonji. Lagu tema berjudul Yoru to Ao dibawakan oleh supercell.
Crunchyroll dan Sony Pictures Entertainment juga telah menjadwalkan penayangan film tersebut di bioskop Amerika Utara pada 29 Januari 2027. Sementara itu, Crunchyroll telah memperoleh hak distribusi untuk penayangan bioskop di sejumlah negara dan wilayah lainnya pada 2027.