Hobi

Arctic Open 2024: Lagi-Lagi Anthony Ginting Harus Gagal di Babak 32 Besar

Arctic Open 2024: Lagi-Lagi Anthony Ginting Harus Gagal di Babak 32 Besar
Lu Guang Zu kembali menjadi momok bagi Anthony Ginting di babak 32 besar Arctic Open 2024. (IG/@badminton.ina)

Tampil sebagai unggulan ke-5 dalam Arctic Open 2024 yang digelar di Vantaa, Finlandia tidak sepenuhnya mengenakkan bagi Anthony Ginting. Pasalnya Ginting langsung harus berhadapan dengan Lu Guang Zu berdasarkan undian yang anda. Pebulu tangkis China ini meski tidak masuk pemain unggulan, kemampuannya terhitung bagus.

Kekhawatiran public bul tangkis tanah air akan nasib Ginting akhirnya terjadi juga. Meski telah melalui 3 gim, Ginting harus takluk lagi di tangan Lu Guang Zu. Sehingga secara otomatis, Ginting harus angkat koper lebih cepat dari Arctic Open 2024 yang baru memasuki hari kedua ini.

Melansir dari laman bwfworldtour.bwfbadminton, Rabu (9/10/2024), sebenarnya Ginting telah memulai laga dengan baik. Meskipun harus melalui kejar-mengejar poin, Ginting mampu memenangkan gim pertama dengan skor tipis 21-19.

Di gim kedua, keyakinan Ginting akan menyelesaikan pertandingan dengan 2 gim langsung terlihat jelas. Sejak awal Ginting meninggalkan Lu Guang Zu begitu jauh dalam perolehan angka. Bahkan sempat berada pada skor 16-6.

Namun permainan pantang menyerah Lu Guang Zu membuat skor imbang di angka 19-19. Dalam situasi kritis ini justru Ginting sering melakukan kesalahan sendiri. Meski sempat terjadi beberapa kali setting, gim ketiga dimenangkan Lu Guang Zu dengan skor dramatis, 25-23.

Di gim ketiga pertandingan semakin seru, kejar-kejaran poin kembali terjadi. Namun di interval pertama Ginting mulai keteteran. Jika semula Ginting mampu membuat Lu Guang Zu pontang-panting dengan permainannya, kini situasi berubah.

Perolehan angka Ginting yang begitu seret membuat gim ketiga menjadi milik Lu Guang Zu dengan skor 21-16. Kemenangan ini menjadi langkah dominasi Lu Guang Zu terhadap Ginting dalam 2 pertandingan terakhir.

Bagi Ginting, kekalahan ini menambah panjang pencapaian minornya dalam beberapa ajang. Satu-satunya pencapaian membanggakan Ginting hanya saat All England 2024. Saat itu Ginting tampil di babak final berhadapan dengan Jonatan Christie.

Setelah itu, Dewi Fortuna tampak menjauhi Ginting termasuk dalam Olimpiade Paris 2024. Langkah PBSI memberikan istirahat panjang terhadap Ginting ternyata belum berdampak. Sebab pasca istirahat tersebut justru prestasi Ginting semakin menurun, beberapa kali Ginting harus terhenti di babak awal.

Dengan kekalahan Ginting maka harapan Indonesia di nomor Tunggal hanya tersisa pada Jonatan Christie. Penampilan konsisten Jojo diharapkan dapat menutup kekurangan Ginting di nomor tunggal putra.  

BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda