Langkah Putri KW di ajang All England 2026 yang digelar di Utilita Arena, Birmingham, Inggris hingga hari ketiga, berjalan lancar. Hal itu ditandai dengan kesuksesan Putri melewasi babak 32 besar, di mana Putri meraih kemenangan dari wakil Denmark, Mia Blichfeldt karena retired, sehingga tidak harus memeras keringat.
Di babak 16 besar yang digelar kemarin sore, Kamis (5/3/2026), Putri melanjutkan tren positifnya. Bertarung di lapangan ketiga, Putri mampu mengalahkan wakil Korea, Kim Ga Eun dengan straight game, 25-23 dan 21-15. Kemenangan yang sekaligus bentuk belas dendam atas kekalahan di pertemuan sebelumnya.
Kim Ga Eun Sempat Menyulitkan Putri KW di Gim Pertama
Bertemu dengan Kim Ga Eun tentunya bukan lawan yang asing bagi Putri. Sebelum pertandingan ini digelar, keduanya telah bertemu 5 kali. Dari 5 pertemuan tersebut, Kim Ga Eun menang tipis, 3-2. Hal ini menunjukkan bahwa kekuatan keduanya pada dasarnya sebelas duabelas alias beda tipis.
Dengan perbandingan kekuatan yang imbang, gim pertama pun berlangsung dengan ketat. Bahkan Putri sempat memimpin di interval gim pertama dengan skor 11-6.
Namun keunggulan ini tak berlangsung lama, Kim dengan cepat menyusul bahkan balik memimpin menjadi 16-13. Situasi yang menjadi sulit bagi Putri yang sudah terlanjur nyaman dengan gaya permainannya. Keunggulan Kim bertambah hingga menyentuh skor 18-16.
Dalam situasi krusial ini, Putri mampu memaksakan setting dalam kedudukan 20-20. Di fase inilah Putri menunjukkan mental bertandingnya dengan menelikung Kim di skor 25-23. Dan gim pertama menjadi milik Putri.
Masuk di gim kedua, Putri bermain lepas hingga meninggalkan Kim di skor 18-9. Namun Kim mampu mendekat di skor 15-19. Namun upaya Kim terhenti di angka itu dan menyerah di skor 15-21. Kemenangan ini membuat Putri menyegel satu tiket babak perempat final yang digelar hari ini, Jumat (6/3).
Putri KW Dihadang An Se Young
Lepas dari Kim Ga Eun Putri yang menduduki unggulan ke-6 harus bertemu dengan An Se Young yang merupakan unggulan 1 di turnamen ini.
Hal ini bukan hal yang aneh. Sebagai sedeed ke-6, dalam bagan yang dibuat Putri pasti akan bertemu dengan unggulan pertama, kali ini An Se Young.
An Se Young sendiri bagi Putri bukan lawan baru. Keduanya sudah sering bertemu di berbagai ajang. Mengenai kans untuk menang, Putri menjawab secara diplomatis.
"Besok bila bertemu An Se Young saya akan bermain nothing to lose, pasti juga penasaran karena sudah banyak bertemu saya hanya bisa mengambil satu gim. Saya tidak mau banyak berpikir, yang penting sebelum shuttle cock jatuh harus dikejar," tekad Putri dilansir dari laman pbsi.id, Kamis (5/3).
Dilansir dari laman bwfworldtour.bwfbadminton.com, Kamis (5/3), keduanya sudah bentrok dalam 8 kali pertemuan. Dan dari 8 pertemuan tersebut, Putri tidak pernah menang sama sekali. Sehingga skor yang tercipta 8-0 untuk An Se Young. Hal lain yang menunjukkan supremasi An Se Young atas Putri adalah 7 dari kemenangan yang diraih, dicapai dengan straight game akias 2 gim saja.
Hal ini tentu saja menjadi PR besar bagi Putri dan staf kepelatihan. Mereka harus memutar otak untuk mengetahui kelamahan An Se Young kemudian diterapkan saat Putri hadapi An Se Young. Maka menjadi wajar jika Putri bersikap nothing to lose dan akan mengejar ke mana pun bola tajuh. Karena hanya itu yang bisa dilakukan.