Hobi
Piala Dunia U-17, Garuda Muda dan Nova Arianto yang Mulai Ikuti Label History Maker sang Mentor
Kampanye Timnas Indonesia di gelaran Piala Dunia U-17 tahun 2025 ini berakhir dengan cukup manis. Sempat merasakan dua kali kekalahan beruntun saat bertarung melawan Zambia dan Brasil, Pasukan Garuda Muda akhirnya mendapatkan satu kemenangan di laga terakhir melawan Honduras.
Satu gol masing-masing dari Evandra Florasta dan Fadly Alberto Hengga di laga tersebut, membuat Indonesia menang tips 2-1 dari Honduras yang sempat coba membalas melalui sang bintang, Luis Suazo.
Meskipun kemenangan ini tak mampu membawa Indonesia terus bertahan di kompetisi, namun satu-satunya kemenangan yang diraih oleh Pasukan Muda Merah Putih di pentas Piala Dunia ini setidaknya membuat sang pelatih, Nova Arianto mulai mengikuti jejak sang mentor, Shin Tae-yong yang gemar dalam menciptakan sejarah saat masih melatih Timnas Indonesia.
Sekadar mengingatkan, ketika masih menakhodai Pasukan Garuda, Shin Tae-yong sendiri mendapatkan label sebagai history maker dari para pendukung fanatis Timnas Indonesia. Pasalnya, di bawah polesan tangan dingin pelatih berkebangsaan Korea Selatan tersebut, Indonesia yang sebelumnya hanya berstatus sebagai tim "biasa-biasa saja", berubah menjadi tim yang disegani dan menciptakan banyak pencapain.
Dimulai dari menembus babak 16 besar Piala Asia 2023, kemudian melaju ke ronde ketiga babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, hingga mencapai babak semifinal Piala Asia U-23 dan nyaris lolos ke Olimpiade menghiasi perjalanan karier kepelatihan STY ketika di Indonesia.
Dan kegemaran eks pelatih Timnas Korea Selatan saat bersama Timnas Indonesia tersebut, sedikit demi sedikit mulai diikuti jejaknya oleh sang murid, Nova Arianto yang notabene merupakan asisten pelatihnya di Timnas Indonesia senior.
Satu kemenangan atas Honduras di partai ketiga grup H, membuat coach Nova Arianto saat ini berstatus sebagai pelatih yang mampu membawa Indonesia meraih kemenangan untuk kali pertama di pertandingan Piala Dunia U-17, atau bahkan level Piala Dunia secara keseluruhan.
Uniknya, sebelum mendapatkan label pelatih pertama yang sukses mengantarkan kemenangan timnya di turnamen sekelas Piala Dunia, coach Nova sendiri juga sudah memiliki label lain ketika berangkat ke turnamen ini.
Pasca penampilan apik tim racikannya di gelaran Piala Asia U-17 bulan April lalu, label sebagai pelatih pertama yang mampu meloloskan Indonesia ke Piala Dunia melalui jalur kualifikasi juga sudah melekat kepada eks pemain PSIS Semarang tersebut.
Sehingga, jika ditotal, dalam rentangan turnamen ini saja coach Nova sudah memiliki dua label yang tentunya akan selalu dicatat dalam buku sejarah persepakbolaan negeri ini.
Sepertinya, coach Shin akan sangat bangga dengan progres yang sudah dicapai oleh muridnya ketika masih membersamai Timnas Indonesia dulu ya! Bahkan, kalau coach Nova konsisten dan terus berproses, bukan tak mungkin suatu saat nanti label history maker versi Indonesia juga akan melekat kepadanya seperti sang mentor dulu.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS