Aktor Dibalik Layar: Alexander Zwiers Disebut Tokoh Sentral Naturalisasi

Bimo Aria Fundrika | zahir zahir
Aktor Dibalik Layar: Alexander Zwiers Disebut Tokoh Sentral Naturalisasi
Alexander Zwiers. (instagram.com/@pssi)

Gema proses naturalisasi di timnas Indonesia kembali bergaung di awal tahun 2026 ini. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), pelatih baru timnas Indonesia, John Herdman disebut-sebut akan mengunjungi beberapa negara di benua Eropa guna mencari para pemain keturunan yang berpeluang untuk dinaturalisasi.

Namun, ternyata sosok John Herdman bukan hanya satu-satunya orang yang memiliki andil dalam pencarian para pemain keturunan guna membuka peluang dinaturalisasi dan membela timnas Indonesia.

Melansir dari akun instagram @garuda.mediaa, direktur teknik PSSI, Alexander Zwiers juga disebut-sebut menjadi aktor utama dari proses naturalisasi pemain di timnas Indonesia saat ini.

“Alexander Zwiers akan terlibat dalam proses rekomendasi pemain keturunan untuk Timnas Indonesia. Direktur Teknik Timnas ini akan memberikan masukan kepada pelatih John Herdman terkait nama-nama yang dinilai layak membela Merah Putih,” tulis akun instagram @garuda.mediaa.

Alexander Zwiers memang saat ini mengemban tugas yang cukup kompleks dalam pembangunan dan pengembangan pesepakbolaan Indonesia, termasuk dalam lingkup tim nasional. Oleh karena itu, wajar kiranya jika dirinya menjadi salah satu tokoh sentral yang memiliki tugas dan kewenangan mencari nama-nama pemain keturunan yang bisa berpeluang dinaturalisasi dan membela timnas Indonesia.

Melansir dari laman berita suara.com (28/01/2026), sejauh ini, nama gelandang keturunan Belanda-Indonesia, Jordy Wehrmann disebut-sebut merupakan salah satu pemain yang direkomendasikan oleh Alexander Zwiers untuk dinaturalisasi. Bahkan, saat ini pemain yang membela klub liga Indonesia, Madura United tersebut sedang menjalani tahap awal proses naturalisasi.

Hadirnya Alexander Zwiers dalam Proses Naturalisasi Bisa Naikkan Kualitas Timnas?
Lebih lanjut lagi, ikut andilnya sosok Alexander Zwiers dalam pencarian dan proses naturalisasi di timnas Indonesia disebut-sebut bisa menaikkan kualitas pemain di tubuh timnas Indonesia. Selain nama Jordy Wehrmann yang sudah dalam proses naturalisasi, beberapa nama seperti Ilias Alhaft dan Jenson Seelt juga disebut-sebut juga tengah dipertimbangkan untuk dinaturalisasi dan membela timnas Indonesia.

Tentunya hadirnya sosok Direktur teknik dalam proses naturalisasi pemain memang menjadi hal yang baru dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, di era kepelatihan Shin Tae-yong maupun Patrick Kluivert, peran direktur teknik tidaklah terlalu terlihat. Kita ambil contoh saat timnas Indonesia masih dilatih oleh Shin Tae-yong.

Kala itu, pelatih asal Korea Selatan tersebut lebih sering mencari pemain keturunan secara mandiri dengan melalui tim pencari bakat atau scouting yang ditugaskan ke luar negeri guna memantau para pemain keturunan. Kala itu, beberapa nama seperti Ivar Jenner, Jay Idzes, Calvin Verdonk hingga Thom Haye menjadi nama-nama pemain yang kemudian dinaturalisasi dan kini menjadi punggawa timnas Indonesia.

Tentunya kini diharapkan dengan adanya peran direktur teknik PSSI yang dipegang oleh Alexander Zwiers dalam mencari pemain keturunan, hal ini bisa meringankan tugas dari John Herdman sebagai pelatih timnas Indonesia. Terlebih lagi, Alexander Zwiers yang juga berasal dari negeri Belanda juga kian memudahkan dalam mencari para pemain keturunan asal Belanda atau benua Eropa lainnya.

PSSI kini juga tengah memberikan target kepada pelatih timnas Indonesia, John Herdman untuk bisa membangun kembali performa tim nasional yang sempat mengalami penurunan di sepanjang tahun 2025 lalu. Terlebih lagi, misi juara ASEAN Cup 2026 atau yang dulunya bernama AFF Cup juga menjadi misi lain dari PSSI kepada John Herdman.

Kini, kita akan menunggu apakah ikut andilnya Alexander Zwiers dalam proses pencarian para pemain keturunan di benua Eropa dapat menghasilkan kedalaman skuad garuda yang kian mumpuni kedepannya.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak