Hobi
Blak-Blakan! Valentino Rossi Ogah Naik Motor MotoGP Lagi
Legenda MotoGP, Valentino Rossi, secara terang-terangan mengungkapkan bahwa dia tidak ingin balapan atau hanya sekadar mengendarai motor MotoGP lagi.
Rossi terakhir kali menggeber motor tercepat di dunia ini pada GP Valencia 2021, start ke-372 Rossi tersebut pun menjadi momen bersejarah di dunia balap motor. Sejak saat itu, legenda berjuluk 'The Doctor' ini belum pernah lagi mengendarai sepeda motor MotoGP.
Valentino Rossi sendiri dikenal sebagai salah satu pembalap motor paling terkenal dalam sejarah balap dunia, khususnya di ajang MotoGP. Dia lahir pada 16 Februari 1979 di Urbino, Italia. Sejak kecil, Rossi sudah akrab dengan dunia balap karena ayahnya, Graziano Rossi, juga merupakan seorang pembalap.
Karier balap Rossi dimulai dari ajang balap motor kecil sebelum akhirnya masuk ke kejuaraan dunia. Dia memulai debutnya di kejuaraan dunia pada tahun 1996 di kelas 125cc bersama tim Aprilia. Tidak butuh waktu lama bagi Rossi untuk menunjukkan bakatnya, pada tahun 1997 dia berhasil meraih gelar juara dunia pertamanya di kelas 125cc.
Kesuksesan itu berlanjut ketika Rossi naik ke kelas 250cc. Pada tahun 1999, dia kembali meraih gelar juara dunia. Setelah itu, Rossi naik ke kelas tertinggi yang saat itu masih bernama 500cc. Di kelas ini, Rossi berhasil menjadi juara dunia pada tahun 2001 bersama tim Honda.
Ketika era MotoGP dimulai pada tahun 2002, Rossi menjadi salah satu pembalap yang sangat dominan. Dia meraih gelar juara dunia MotoGP pada tahun 2002 dan 2003 bersama tim yang sama.
Saat kariernya di Honda sedang di atas awan, keputusan besar kemudian dia ambil dengan pindah ke tim Yamaha Factory Racing pada tahun 2004.
Banyak orang meragukan keputusan tersebut karena Yamaha saat itu tidak sekuat Honda. Namun Rossi justru berhasil membuktikan kemampuannya dengan langsung menjadi juara dunia pada tahun 2004 dan 2005.
Secara keseluruhan, Valentino Rossi berhasil meraih 9 gelar juara dunia, yaitu 1 gelar di kelas 125cc, 1 gelar di kelas 250cc, dan 7 gelar di kelas utama (500cc/MotoGP).
Dia juga mengoleksi lebih dari 100 kemenangan Grand Prix, menjadikannya salah satu pembalap paling sukses sepanjang sejarah MotoGP.
Setelah 22 tahun menjalankan aksinya di lintasan balap dan mengukir banyak prestasi, Valentino Rossi gantung helm pada tahun 2021 dan memilih untuk tidak menyentuh stang motor itu lagi.
Meskipun rekan sejawatnya seperti Aleix Espargaro dan Dani Pedrosa masih berkecimpung di MotoGP sebagai pembalap penguji atau test rider, Rossi menempuh jalur yang berbeda. Bahkan saat ditanyai apakah dirinya ingin kembali ke MotoGP, dengan tegas dia menjawab tidak.
“Tidak pernah. Banyak orang bertanya kepada saya tentang hal itu, apakah saya ingin menguji motor MotoGP. Tetapi jika Anda tidak sedang balapan, Anda tidak dipaksa untuk melakukannya. Sejujurnya, aku tidak merindukannya. Aku tidak ingin menaikinya," ujar Rossi, dilansir dari laman Crash.
Rossi tidak melepas MotoGP begitu saja, dia tetap berada di dalamnya dengan status berbeda. Jika beberapa tahun lalu dia terjun langsung sebagai pembalap, kini dia fokus untuk mengelola pembalap-pembalap didikannya.
Rossi diketahui memiliki sekolah balap bernama VR46 Academy yang lulusannya sekarang menjadi pembalap top di MotoGP, seperti Pecco Bagnaia, Marco Bezzecchi, Luca Marini, dan Franco Morbidelli.
Tak hanya itu, Rossi juga memiliki tim di MotoGP bernama VR46 Racing Team yang saat ini diperkuat oleh 2 pembalap hebat Italia, yakni Fabio Di Giannantonio dan muridnya sendiri, Franco Morbidelli.
Sekarang, dia sering berkunjung ke MotoGP hanya untuk menonton, bukan untuk menguji motor atau bahkan berkompetisi lagi.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS