Hobi

Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas

Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman (themastermindsite)

Setelah mengumumkan daftar provisional skuat pada awal bulan Maret 2026 lalu, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman akhirnya memilih nama-nama final untuk mengisi skuat idamannya.

Berbeda dengan daftar panggil sementara yang berjumlah hingga 41 nama, eks pelatih Timnas Kanada tersebut memutuskan hanya membawa 24 nama saja untuk gelaran FIFA Series yang bakal dimainkan pada akhir bulan ini.

Jika dibandingkan dengan era-era pelatih sebelumnya, daftar nama yang mengisi skuat final Timnas Indonesia era John Herdman ini terbilang belum sepenuhnya berimbang.

Di satu sisi, Herdman mengusung banyak pemain yang memiliki tipikal bertahan dalam skuat. Sementara di sisi lain, pelatih berkebangsaan Inggris tersebut terkesan "meninggalkan" ruang kreativitas di sektor lini tengah tim.

Bagaimana tidak, dari 24 nama yang dipanggil, berdasarkan informasi yang diunggah oleh akun Instagram Timnas Indonesia, sembilan nama di antaranya diplot sebagai pengokoh lini bertahan.

Sementara untuk lini tengah, Herdman hanya mengalokasikan lima nama, yang mana hanya dua di antaranya merupakan pemain asli di posisi ini.

Dalam daftar pemain tengah, Herdman mengangkut nama-nama berkelas seperti Calvin Verdonk, Eliano Reijnders, Ivar Jenner, Joey Pelupessy dan Jordi Amat.

Dari nama tersebut, tentu kita sepakat bahwa hanya Pelupessy dan Ivar Jenner saja yang memiliki DNA asli sebagai pemain tengah. Sedangkan selebihnya adalah pemain bertahan yang kerap didorong untuk maju mengisi posisi lapangan tengah permainan. 

Jika dilihat dari struktur pemain lapangan tengah yang dibawa, kita akan melihat bahwa para pemain di sektor ini adalah tipe-tipe pemain yang memiliki determinasi dan pekerja keras.

Karena memiliki DNA asli sebagai pemain bertahan, Calvin Verdonk maupun Jordi Amat dikenal sebagai pemain yang ngotot dalam bermain dan pantang untuk menyerah dalam bertarung.

Pun demikian halnya dengan Eliano, yang meskipun dikenal sebagai pemain dengan versatility tinggi, namun pemain Persib Bandung tersebut juga tipe pemain yang ngotot saat ditugasi untuk menjaga kedalaman tim.

Sayangnya, ketika lini tengah diisi dengan barisan pemain yang memiliki etos kerja keras tinggi, dalam daftar tersebut tak ada pemain yang dapat dikatakan memiliki kreativitas di atas rata-rata.

Sebelum pemanggilan dimulai, kita selaku penggemar setia Timnas Indonesia memang sudah harus merelakan Thom Haye, sang kreator utama lapangan tengah Indonesia untuk menepi imbas sanksi yang didapatkannya pada bulan Oktober lalu.

Akan tetapi, dalam daftar provisional skuat, John Herdman sempat memasukkan nama yang cukup menjanjikan untuk menggantikan Haye sekelas Ricky Kambuaya ataupun Arkhan Fikri yang juga dikenal memiliki "banyak cara" untuk membuat lawan bingung di arena pertandingan.

Namun sayangnya, dua nama tersebut pada akhirnya tersisih di daftar skuat final Indonesia untuk FIFA Series 2026 ini, dan membuat lini tengah Indonesia tanpa pemilik kreativitas mumpuni di pertarungan kali ini.

Karena jika melihat nama sektor tengah yang ada, pemain dengan kreativitas tertinggi dalam barisan tentu saja Ivar Jenner, yang justru selama ini kerap bermain sebagai penyetabil lapangan tengah tim yang dibelanya, bukan sebagai kreator serangan.

Patut untuk kita nantikan, bagaimana hasil racikan John Herdman ini nantinya tanpa berbekal pemain yang memiliki kreativitas tinggi dalam tim. 

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda