Hobi

Ferrari F40, Proyek Supercar Terakhir Karya Enzo Ferrari yang Jadi Legenda

Ferrari F40, Proyek Supercar Terakhir Karya Enzo Ferrari yang Jadi Legenda
Ferrari F40, dan pembalap Formula 1 dari team Ferrari Lewis Hamilton (formula1.com)

Ferrari dikenal sebagai salah satu produsen mobil sport paling ikonik di dunia. Salah satu model yang paling legendaris adalah Ferrari F40 yang hingga kini masih dikenang sebagai simbol kejayaan supercar era 1980-an.

Mobil ini pertama kali diperkenalkan pada 1987 dalam rangka merayakan ulang tahun ke-40 Ferrari. Kehadirannya juga menjadi spesial karena merupakan mobil terakhir yang mendapat persetujuan langsung dari Enzo Ferrari sebelum wafat pada 1988.

Pengembangan F40 berakar dari proyek balap yang terinspirasi regulasi Group B yang dibuat oleh Fédération Internationale de l'Automobile atau FIA. Regulasi tersebut memberi kebebasan besar bagi pabrikan untuk menciptakan mobil dengan performa ekstrem. Ferrari kemudian mengembangkan mobil berbasis Ferrari 288 GTO sebagai fondasi F40.

“ Saya menyampaikan keinginan agar kami memproduksi sebuah mobil yang bisa mengingatkan kita pada Le Mans dan GTO,” ucap Enzo Ferrari dikutip dari sothebys.com, pada Selasa (31/03/2026).

Kutipan ini menegaskan visi Ferrari untuk menghadirkan mobil jalan raya dengan karakter balap yang kuat sekaligus menjadi penerus warisan motorsport mereka.

Dalam proses pengembangannya, Ferrari menargetkan F40 sebagai mobil jalan raya tanpa kompromi. Proyek ini juga menjadi salah satu yang paling cepat dalam sejarah Ferrari, dengan waktu pengembangan sekitar 13 bulan hingga siap diperkenalkan ke publik pada 1987.

Secara desain, F40 tampil agresif dengan aerodinamika yang sangat diperhitungkan. Sayap belakang besar, ventilasi udara, serta bodi lebar bukan hanya elemen estetika, tetapi berfungsi untuk meningkatkan downforce dan stabilitas pada kecepatan tinggi.

Mobil ini menggunakan material ringan seperti serat karbon, Kevlar, dan panel plastik untuk menekan bobot. Interiornya dibuat sangat sederhana tanpa fitur kenyamanan modern, bahkan beberapa bagian seperti panel pintu dan peredam suara dihilangkan demi efisiensi bobot dan fokus pada performa.

Dari sisi performa, F40 dibekali mesin V8 twin-turbo 2.9 liter yang menghasilkan tenaga besar. Akselerasi 0–100 km/jam dapat dicapai dalam waktu sekitar 4 detik, dengan kecepatan puncak lebih dari 320 km/jam, menjadikannya salah satu mobil tercepat di era tersebut.

Menariknya, F40 tidak dilengkapi fitur bantuan seperti traction control, ABS pada beberapa versi awal, maupun power steering. Hal ini membuat karakter berkendara mobil ini sangat menantang dan membutuhkan keahlian tinggi dari pengemudi.

“ Ada sedikit unsur bahaya ketika Anda mengendarai F40, yang membuat mobil ini tidak mudah dikendalikan,” ungkap Jarrett Rothmeier dari RM Sotheby’s, yang menegaskan bahwa mobil ini memang dirancang untuk pengemudi berpengalaman dengan pendekatan raw driving experience.

Awalnya Ferrari merencanakan produksi sekitar 400 unit, namun karena tingginya permintaan, total produksi F40 akhirnya mencapai lebih dari 1.300 unit secara global. Angka ini membuat F40 tetap eksklusif namun sedikit lebih banyak tersedia dibandingkan rencana awalnya.

Popularitas F40 juga meluas ke dunia budaya otomotif. Mobil ini sering muncul dalam video game, majalah, hingga koleksi poster, dan menjadi salah satu supercar yang paling dikenali sepanjang masa.

Dalam dunia lelang, Ferrari F40 juga memiliki nilai yang sangat tinggi. Melansir sothebys.com, salah satu unit F40 pernah terjual sekitar 3,5 juta dolar AS, yang jika dikonversi ke rupiah setara dengan kurang lebih Rp54,25 miliar. Nilai ini menunjukkan posisi F40 sebagai salah satu mobil kolektor bernilai tinggi di pasar global.

Selain versi standar, Ferrari juga mengembangkan varian F40 LM (Le Mans) untuk kebutuhan balap. Versi ini memiliki peningkatan tenaga, bobot lebih ringan, serta aerodinamika yang lebih ekstrem dibandingkan versi jalan raya.

Hingga kini, F40 tetap dianggap sebagai salah satu supercar paling murni yang pernah dibuat Ferrari. Tanpa banyak intervensi teknologi modern, mobil ini merepresentasikan era ketika performa, keberanian desain, dan pengalaman berkendara menjadi fokus utama dalam dunia otomotif.

CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda