Hobi

Verstappen Effect? Nrburgring 24H Ludes untuk Pertama Kali dalam Sejarah

Verstappen Effect? Nrburgring 24H Ludes untuk Pertama Kali dalam Sejarah
Verstappen akan berlomba dengan Mercedes-AMG GT3 di ajang ADAC RAVENOL 24h Nürburgring pertamanya. (nuerburgring-langstrecken-serie.de)

Kehadiran Max Verstappen di 24 Hours of Nürburgring memunculkan fenomena besar di dunia motorsport. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, tiket weekend Nürburgring 24H dilaporkan habis terjual bahkan sebelum balapan dimulai.

Fenomena tersebut langsung memunculkan istilah Verstappen Effect. Sebab, yang menarik bukan hanya soal tiket habis, melainkan bagaimana satu pembalap Formula 1 mampu membawa perhatian besar ke balapan endurance yang selama ini dikenal lebih niche.

Nürburgring 24H sendiri merupakan ajang endurance legendaris yang digelar di sirkuit Nordschleife, Jerman. Trek yang dijuluki Green Hell itu dikenal sebagai salah satu lintasan paling ekstrem di dunia dengan panjang lebih dari 25 kilometer dan ratusan tikungan.

Berbeda dengan Formula 1 yang berlangsung sekitar dua jam, Nürburgring 24H menuntut pembalap bertahan selama satu hari penuh secara bergantian dalam satu tim. Faktor cuaca, konsistensi mobil, hingga fokus pembalap menjadi penentu utama kemenangan.

Menariknya, keikutsertaan Verstappen di balapan ini bukan sekadar penampilan sampingan. Juara dunia Formula 1 itu memang sudah lama dikenal menyukai dunia GT dan endurance racing melalui aktivitas sim racing maupun latihan menggunakan mobil GT3 di Nordschleife.

Bahkan sebelum tampil resmi, Verstappen sempat menjalani tes menggunakan nama samaran demi mendapatkan lisensi balap GT. Hal tersebut membuat banyak penggemar percaya bahwa ambisinya di dunia endurance bukan sekadar hobi.

Melansir Reuters pada Rabu (13/05/2026), Verstappen mengaku Nürburgring 24H sudah lama menjadi salah satu balapan impiannya. Ia menyebut tantangan di Nürburgring memiliki karakter berbeda dibanding Formula 1.

“Balapan 24 jam Nürburgring adalah salah satu ajang yang sudah lama ada dalam daftar impian saya,” ujar Verstappen.

Dalam balapan tersebut, Verstappen turun menggunakan Mercedes-AMG GT3 bersama Team Verstappen Racing. Kehadirannya langsung menarik perhatian besar dari penggemar Formula 1 maupun fans motorsport umum.

Pihak Nürburgring juga menyebut tiket weekend balapan habis terjual untuk pertama kalinya dalam sejarah event tersebut. Penyelenggara bahkan meminta penggemar tidak datang tanpa tiket resmi karena kapasitas penonton sudah penuh.

“Tiket akhir pekan terjual habis. Ini pertama kalinya dalam sejarah ADAC Ravenol 24h Nürburgring,” tulis pihak Nürburgring.

Fenomena ini membuat istilah Verstappen Effect semakin ramai dibicarakan di dunia motorsport. Kehadiran Verstappen tidak hanya membawa sorotan baru bagi Nürburgring 24H, tetapi juga membuat balapan endurance terasa semakin dekat dengan generasi baru penggemar Formula 1.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda