Hobi
Sedih, Marc Marquez Menangis saat Jelaskan Kondisi Fisiknya pada Tim Ducati
Pembalap Ducati, Marc Marquez, baru saja membagikan foto perkembangan kondisinya pasca operasi bahu dan kaki. Melalui akun Instagram pribadinya, @marcmarquez93, Marc membagikan kabar bahwa operasi yang dijalaninya tersebut berjalan dengan lancar dan kini dia tengah dalam masa pemulihan.
Melansir dari situs resmi MotoGP, motogp.com, tim medis berhasil menstabilkan cedera pada tulang metatarsal kelima kaki kanan Marc. Cedera ini dialami Marc setelah kecelakaan highside di beberapa lap terakhir balapan sprint Grand Prix Prancis.
Bersamaan dengan itu, Marquez menjalani prosedur pembedahan kedua yang telah direncanakan sebelumnya untuk memperbaiki cedera lama di bahu kanannya. Cedera ini kembali terasa nyeri setelah kecelakaan hebat di Grand Prix Indonesia tahun lalu.
"Operasinya sukses! Saya sangat berterima kasih atas pesan-pesan baik dan dukungan Anda. Terima kasih khusus kepada tim medis atas kerja luar biasa mereka," tulis Marc dalam keterangan foto di Instagramnya.
Di sisi lain, Ducati baru saja merilis video Inside Ducati yang memperlihatkan suasana garasi Marc Marquez. Di sana Marc ditemani oleh timnya, termasuk kepala kru-nya, Marco Rigamonti.
Juara dunia tahun lalu tersebut terlihat menjelaskan kondisi yang sedang dialaminya saat ini sambil menitikkan air mata.
“Ada baut yang menyebabkan masalah saraf pada saya. Kadang terasa, kadang tidak," ujar Marc, dilansir dari laman Crash.
Marc mengatakan bahwa dia merasa ada yang salah pada bahunya pasca GP Jerez, setelah dilakukan pemeriksaan, tim medis melihat baut yang dipasang pada bahunya setelah kecelakaan di GP Indonesia tahun lalu bergeser dan menyentuh sarafnya.
Marc Marquez diketahui terjatuh di lap pertama GP Indonesia 2025 di Mandalika setelah ditabrak dari belakang oleh Marco Bezzecchi di Tikungan 7.
Tabrakan tersebut menyebabkan kedua pembalap terlempar ke area gravel, mengakibatkan Marquez mengalami patah tulang selangka. Kejadian dianggap sebagai insiden balap yang disebabkan oleh Bezzecchi yang berkendara terlalu agresif.
Kemudian, saat mengawali GP Prancis kemarin, Marc mengaku semua berjalan normal, tapi kemudian tidak. Hal ini membuat kekuatannya terkuras.
“Itulah mengapa operasi tersebut sudah dijadwalkan setelah GP Catalunya. Saya berkendara dengan satu setengah tangan. Mereka harus mencabut sekrup yang patah yang terjadi saat kecelakaan di Indonesia (2025). Mereka melihatnya bergeser," tambahnya.
Namun, Marc Marquez sendiri meminta kepada Manajer Tim Ducati, Gigi Dall'igna, agar hal ini dirahasiakan agar mereka bisa melewati akhir pekan di Prancis kemarin tanpa memikirkan apa pun.
Di satu sisi, kondisi lengan Marc yang benar-benar tidak berfungsi dan tidak bisa dipaksa untuk balapan.
“Saya meminta agar hal itu dirahasiakan. Saya ingin melewati akhir pekan tanpa memikirkannya atau mempertanyakannya. Tapi memang benar bahwa (lengan) ini tidak berfungsi. Anda bisa melihatnya dari data," ungkapnya.
Dari 5 seri yang sudah dilaksanakan Marc Marquez telah memenangkan 2 balapan sprint, yakni di GP Brasil dan GP Jerez. Sayangnya, dia belum pernah berdiri di podium tertinggi saat hari Minggu.
Marc juga sudah beberapa kali mengalami crash, seperti di GP Thailand, GP Jerez, dan terakhir di GP Prancis kemarin yang menyebabkan dia cedera.
Akibat kecelakaan yang dialami di Le Mans kemarin, Marc Marquez harus absen di GP Catalunya yang akan dilaksanakan pada 15-17 Mei 2026 mendatang.
Terlepas dari performa yang menurun awal musim ini, kesehatan Marc Marquez tetap menjadi prioritas utama. Marc pernah mengalami kondisi yang lebih parah sebelumnya, tapi setelah pulih dia pasti bisa kembali bangkit dan menjadi yang terbaik.