Hobi
PSSI Naturalisasi Pemain dari Liga Lokal, Bakal Jadi Sebuah Kemunduran?
Beberapa waktu yang lalu, pelatih timnas Indonesia, John Herdman menyebut akan ada beberapa pemain naturalisasi baru yang akan membela timnas Indonesia dalam waktu dekat. Melansir dari laman berita suara.com (07/10/2026), pelatih asal Inggris tersebut menyebut akan menambah beberapa pemain naturalisasi baru guna memperkuat timnas Indonesia jelang bergulirnya turnamen Piala Asia 2027 yang akan dimulai pada awal tahun depan.
Beberapa pengamat dan fans timnas Indonesia tentunya langsung berspekulasi dan memprediksi jika pemain yang dimaksudkan mantan pelatih timnas Kanada tersebut adalah nama-nama pemain keturunan atau diaspora yang berkarier di benua Eropa. Namun, ternyata pernyataan John Herdman tersebut juga kembali mengangkat rumor jika pemain naturalisasi yang dimaksudkan adalah beberapa nama legiun asing yang berkarier di liga Indonesia atau kasta Super League.
Melansir dari laman instagram @arsiptimnas, beberapa nama pemain seperti Taisei Marukawa disebutkan tengah menjalani proses naturalisasi. Menurut pemaparan pemain asal Jepang tersebut, dirinya saat ini memang tengah menjalani proses naturalisasi menjadi WNI usai memenuhi syarat tinggal selama lima tahun berturut-turut sejak dirinya mulai berkarier di Indonesia pada tahun 2021 silam.
“Saya tidak bisa menjelaskan secara rinci mengenai prosesnya, tetapi saya sudah menyerahkan dokumen yang diperlukan dan saat ini masih menunggu persetujuan. Saya sudah tinggal di Indonesia selama lima tahun dan benar-benar jatuh cinta dengan negara ini,” ujar Taisei Marukawa.
Selain nama Taisei Marukawa, adapula nama-nama pemain asing lainnya yang erat dikaitkan akan menjalani proses naturalisasi dan memperkuat timnas Indonesia. Dua nama lainnya yang erat dikaitkan dengan rumor naturalisasi tersebut adalah duo pemain asal Brazil, yakni Ciro Alves dan David da Silva.
Selain itu, adapula nama gelandang klub Madura United, yakni Jordy Werhmann yang disebut akan menjalani proses naturalisasi. Namun, pemain yang memiliki darah keturuna Belanda-Indonesia tersebut disebut akan menjalani proses naturalisasi melalui jalur keturunan karena masih memiliki darah Belanda dari Kakek-Neneknya.
Lantas, melihat manuver proses naturalisasi para pemain yang merumput di liga Indonesia tersebut, apakah hal tersebut bijak dilakukan demi kepentingan timnas Indonesia?
Naturalisasi Tetap Diperbolehkan, Kriteria Masuk Timnas Indonesia Perlu Dinaikkan!
Wacana menaturalisasi para pemain yang berkompetisi di liga Indonesia seakan-akan mengingatkan dengan apa yang dilakukan oleh PSSI pada dekade 2010-an silam. Kala itu, belasan hingga puluhan pemain asing yang berkompetisi di liga Indonesia rama-ramai melakukan pergantian kewarganegaraan menjadi WNI pada periode 2010 hingga 2020 lalu.
Beberapa nama seperti Cristian Gonzales, Otavio Dutra, Esteban Vizcarra, Osas Saha, Victor Igbonefo, Greg Nwokolo dan Alberto Goncalves ramai-ramai merubah kewarganegaraannya menjadi WNI demi bisa membela timnas Indonesia. Selain beberapa nama tersebut, adapula pemain-pemain lainnya yang juga menjadi WNI namun tak pernah mendapatkan kesempatan membela timnas Indonesia.
Fenomena tersebut kala itu dianggap menjadi salah satu jalan pintas mencapai sebuah prestasi di level tim nasional. Bahkan, beberapa negara di kawasan ASEAN seperti Malaysia, Filipina dan Singapura juga kerap melakukan praktek tersebut hingga saat ini.
Namun, di era sekarang praktek menaturalisasi para pemain dari liga lokal, khususnya liga Indonesia dinilai kurang tepat. Hal ini tentunya beralasan karena level liga Indonesia dirasa masih belum mumpuni jika dibandingkan liga-liga lainnya di kawasan Asia tenggara.
Sebagai contoh, tiga besar liga tertinggi di kawasan Asia tenggara masih diduduki oleh Thailand, Malaysia dan Vietnam. Sementara itu, liga Indonesia sendiri masih berada di peringkat ke-6 di kawasan Asia tenggara.
Terlebih lagi, masih banyak pemain diaspora atau keturunan di kawasan Eropa yang bisa menjadi prioritas jika targetnya adalah timans Indonesia. Beberapa nama seperti Dean Zandbergen, Ilias Alhaft, Kayne Van Oevenleven, Tristan Gooijer dan Jenson Seelt masih bisa dipertimbangkan dan dianggap jauh lebih berprospek jika dibandingkan para pemain di liga Indonesia.
Lantas, apakah salah jika para legiun asing di liga Indonesia tersebut menjalani proses naturalisasi? Tentu jawabannya adalah tidak. Namun, jika targetnya demi masuk tim nasional Indonesia, tentunya harus memiliki kriteria yang cukup tinggi dan harus sesuai dengan target dan skema pelatih.
Jangan sampai proses naturalisasi para pemain asing tersebut justru lebih menguntungkan pihak klub dibandingkan dengan timnas Indonesia.