Hobi
Silent Hill Belum Selesai! Konami Mulai Pertimbangkan Game Baru
Setelah kembali aktif lewat sejumlah rilisan horor dalam beberapa tahun terakhir, Silent Hill tampaknya belum akan berhenti meneror pemain. Konami sudah mulai memikirkan langkah selanjutnya untuk franchise ini, termasuk kemungkinan hadirnya gelombang kedua dan ketiga game baru. Meski belum ada judul maupun jadwal yang diumumkan, pernyataan produser Motoi Okamoto memberi sinyal bahwa beberapa proyek sedang dipertimbangkan.
Melansir laman IGN, Okamoto membicarakan masa depan Silent Hill dalam wawancara yang dimuat di Famitsu edisi 1965. Ia mengatakan Konami lega karena tiga judul yang sebelumnya diumumkan berhasil dirilis dan mendapat sambutan positif.
Namun, keberhasilan gelombang pertama itu tidak berarti rencana mereka selesai. Okamoto menegaskan perusahaan harus mulai memikirkan gelombang berikutnya, meski detail proyek yang sedang dibahas belum bisa dibagikan kepada publik.
Kebangkitan ini terasa menonjol karena Silent Hill sempat melewati kira-kira satu dekade tanpa banyak rilisan baru. Dalam beberapa tahun terakhir, tiga game yang diterbitkan Konami muncul dalam rentang berdekatan dan mendapat ulasan positif, dengan penerimaan komersial yang juga tampak sehat. Bagi seri yang pernah terhenti lama, sambutan tersebut menjadi perubahan besar dibanding masa ketika masa depannya belum jelas.
Gelombang pertama kebangkitan Silent Hill mencakup Silent Hill 2 Remake, Silent Hill f, dan Silent Hill: Townfall. Ketiganya menghadirkan pengalaman yang berbeda, sekaligus membawa nama franchise ini kembali ke perhatian penggemar game horor. Townfall menjadi rilisan terbaru dalam kelompok tersebut, dengan pemain mengikuti Simon Ordell di Skotlandia pada era 1990-an.
Perjalanan untuk menghidupkan kembali Silent Hill ternyata tidak sepenuhnya mulus. Okamoto mengungkapkan bahwa meyakinkan jajaran petinggi Konami agar kembali berinvestasi pada game baru bukan perkara mudah, terutama setelah proyek Silent Hills garapan Hideo Kojima dibatalkan pada 2015. Ia merasa satu remake saja tidak cukup untuk membangun kembali kepercayaan pemain. Jika hanya satu game yang dirilis, penggemar bisa saja khawatir pengembangan seri ini akan kembali dihentikan.
Respons terhadap proyek-proyek terbarunya memberi Konami alasan untuk melanjutkan kebangkitan ini. Meski begitu, belum ada pengumuman resmi yang mengungkap bentuk proyek-proyek berikutnya atau kapan informasi lebih lanjut akan dibagikan.
Dilansir dari laman Eurogamer, kebangkitan Silent Hill mulai terlihat jelas pada 2022, ketika Konami mengumumkan Silent Hill 2 Remake, Silent Hill f, Silent Hill: Townfall, Silent Hill Ascension, serta film Return to Silent Hill. Setelah itu, Silent Hill: The Short Message dirilis secara mendadak.
Townfall mendapat empat dari lima bintang dan dipuji karena atmosfernya yang mencekam serta ide-ide yang dibawanya. Okamoto juga pernah menjelaskan bahwa inti kebangkitan seri ini adalah mempertahankan narasi psychological horror yang kuat. Selama fondasi cerita tersebut terjaga, tim pengembang memiliki ruang untuk bereksperimen dengan gaya gameplay yang berbeda-beda. Artinya, setiap proyek tidak harus mengikuti formula yang sama selama identitas naratif Silent Hill tetap terasa.
Satu proyek lain yang sudah diketahui adalah remake dari Silent Hill pertama. Bloober Team, studio di balik Silent Hill 2 Remake, telah mengonfirmasi pengerjaannya, dan Konami mengumumkan proyek tersebut pada Juni 2025.
Meski belum menjawab seperti apa gelombang kedua dan ketiga yang sedang dipertimbangkan, keberadaan remake ini menunjukkan bahwa perjalanan Silent Hill masih berlanjut. Untuk sekarang, penggemar perlu menunggu hingga Konami siap membuka detail lebih jauh tentang proyek-proyek yang tengah disiapkan.