Hobi
Berwarna Biru Putih Khas Argentina, Bunga Spesies Baru Ini Resmi Diberi Nama Salvia messii
Nama Lionel Messi selama ini identik dengan prestasi sepak bola, deretan trofi bergengsi, dan perjalanan panjang bersama tim nasional Argentina. Namun, kali ini, penghormatan terhadap pemain berjuluk La Pulga tersebut datang dari tempat yang tidak biasa: dunia botani. Sebuah spesies tumbuhan berbunga yang ditemukan di Pegunungan Andes, Peru, resmi menyandang nama Salvia messii, sebagai bentuk penghormatan kepada sang legenda sepak bola.
Kabar ini menarik perhatian karena mempertemukan dua bidang yang sekilas tidak memiliki hubungan langsung, yakni olahraga dan ilmu pengetahuan. Lebih dari sekadar pemberian nama, penemuan tersebut juga membawa pesan tentang kekayaan hayati Amerika Selatan yang belum sepenuhnya terungkap. Di balik bunga berwarna biru muda dan putih itu, terdapat persoalan lingkungan yang patut mendapat perhatian.
Laporan CNN Indonesia, Goal Indonesia, dan BeritaSatu turut menyoroti penghormatan ilmiah tersebut. Sementara itu, perhatian terhadap kondisi bunga ini juga muncul dalam pemberitaan West Java Today.
Salvia messii, Bunga Langka yang Mengabadikan Nama Lionel Messi
Nama Salvia messii bukan sekadar julukan populer yang diberikan penggemar. Nama tersebut merupakan nama ilmiah spesies tumbuhan yang deskripsi resminya diterbitkan dalam jurnal botani Phytotaxa pada 2 Oktober 2026.
Berdasarkan publikasi ilmiah berjudul A remarkable new Salvia (Lamiaceae) from the ecotonal vegetation surrounding the western Andean relict forests of Peru, penelitian ini ditulis oleh Paúl Gonzáles, Rolando Uría, dan Jean Capcha-Ramos.
Ketiganya mengidentifikasi tumbuhan tersebut sebagai spesies baru yang berasal dari kawasan Andes bagian tengah dan selatan di Peru. Penelitian ini menambah pengetahuan mengenai keanekaragaman tumbuhan di wilayah pegunungan yang selama ini belum banyak mendapatkan perhatian.
Publikasi ilmiahnya dapat ditelusuri melalui jurnal Phytotaxa.
Pemberian nama messii merupakan penghormatan kepada Lionel Messi. Pilihan tersebut juga memiliki alasan visual yang menarik. Bunga tumbuhan ini memiliki perpaduan warna biru muda dan putih yang mengingatkan pada warna seragam tim nasional Argentina, negara asal Messi.
Hubungan antara warna bunga dan identitas Argentina itu membuat penamaan tersebut terasa relevan. Sosok yang dikenal melalui prestasinya di lapangan hijau kini turut dikenang melalui sebuah spesies tumbuhan khas Amerika Selatan.
Seperti Apa Bentuk Bunga Salvia messii?
Salvia messii termasuk dalam famili Lamiaceae, kelompok tumbuhan yang juga mencakup mint, kemangi, dan rosemary. Tanaman ini merupakan semak aromatik yang mampu tumbuh hingga sekitar 1,5 meter.
Mengutip laporan Goal Indonesia dan pemberitaan sains internasional, bunga tersebut memiliki bagian berbentuk tabung berwarna putih serta bagian atas bunga dengan nuansa biru muda. Bagian pelindung bunganya juga memperlihatkan warna merah muda keunguan.
Kombinasi warna tersebut menjadi salah satu ciri yang membantu peneliti mendeskripsikan spesies ini.
Habitatnya tidak berada di taman atau dataran rendah yang mudah dijangkau. Salvia messii tumbuh di lereng berbatu dengan vegetasi yang relatif jarang, pada ketinggian sekitar 2.000 hingga 2.400 meter di atas permukaan laut.
Kondisi lingkungan seperti itu menuntut tumbuhan memiliki kemampuan beradaptasi terhadap perubahan suhu, ketersediaan air, dan karakter tanah. Meski terlihat sederhana, keberadaan tanaman tersebut menunjukkan bahwa kawasan pegunungan menyimpan bentuk kehidupan yang memiliki kebutuhan ekologis tersendiri.
Proses Penelitian Membutuhkan Pengamatan Mendalam
Penemuan spesies baru tidak cukup hanya berdasarkan bentuk bunga yang terlihat berbeda. Para ahli perlu membandingkan karakteristik tumbuhan, memeriksa struktur morfologinya, serta memastikan bahwa spesies tersebut dapat dibedakan dari tumbuhan lain yang sudah tercatat.
Dalam penelitian Salvia messii, eksplorasi lapangan dilakukan pada periode 2023 hingga 2025. Peneliti mengumpulkan sampel dari kawasan berbatu di Peru, kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menyusun deskripsi ilmiah.
Laporan El Comercio Peru menyebutkan bahwa para peneliti memeriksa lebih dari sepuluh bunga matang menggunakan mikroskop untuk mempelajari karakteristiknya.
Tahapan tersebut menjadi bagian dari proses identifikasi yang diperlukan sebelum sebuah spesies dapat diperkenalkan secara resmi kepada komunitas ilmiah.
Artinya, pengumuman mengenai Salvia messii bukan semata-mata kabar tentang bunga yang diberi nama pesepak bola. Penelitian ini juga memperlihatkan bagaimana eksplorasi lapangan, dokumentasi, dan analisis ilmiah berperan dalam mengungkap kekayaan flora yang belum banyak dikenal.
Terancam Punah, Salvia messii Menghadapi Ancaman Lingkungan
Di balik kabar menggembirakan tersebut, terdapat persoalan yang jauh lebih serius. Salvia messii dinilai berada dalam kategori Terancam Punah atau Endangered (EN) berdasarkan penilaian yang dilaporkan dalam publikasi ilmiahnya.
Status tersebut berkaitan dengan wilayah persebarannya yang terbatas. Sejauh yang terdokumentasi dalam penelitian, tumbuhan ini diketahui berasal dari enam lokasi di wilayah Lima dan Ica, Peru.
Persebaran yang sempit membuat keberlangsungan populasinya rentan terhadap perubahan kondisi habitat. Jika kawasan tempat tumbuhan ini hidup mengalami kerusakan, pilihan lokasi lain untuk mendukung kelangsungan populasinya mungkin sangat terbatas.
Sejumlah ancaman yang disoroti meliputi kebakaran berulang, pembangunan jalan, dan kekeringan berkepanjangan. Aktivitas manusia yang mengubah bentang alam dapat mempersempit habitat, sedangkan perubahan pola iklim berpotensi memperburuk tekanan terhadap lingkungan pegunungan.
Kajian ilmiah mengenai dampak perubahan iklim terhadap vegetasi Andes yang diterbitkan dalam Journal of Biogeography juga menunjukkan bahwa perubahan suhu dapat memengaruhi persebaran tumbuhan di kawasan pegunungan tersebut. Meski demikian, ancaman terhadap Salvia messii perlu dipahami berdasarkan temuan khusus mengenai habitatnya, bukan dengan menganggap perubahan iklim sebagai satu-satunya penyebab.
Informasi mengenai ancaman terhadap spesies ini menjadi pengingat bahwa penemuan tumbuhan baru harus diikuti perhatian terhadap kelestariannya.
Warisan Messi Kini Menjangkau Dunia Sains
Lionel Messi telah lama menjadi salah satu figur paling berpengaruh dalam sepak bola dunia. Prestasinya bersama Argentina dan berbagai klub membuat namanya dikenal oleh jutaan orang di berbagai negara.
Kini, nama tersebut memiliki tempat dalam catatan taksonomi tumbuhan. Penghormatan seperti ini memperlihatkan bahwa pengaruh seorang tokoh tidak selalu berhenti pada bidang yang membesarkan namanya.
Bagi dunia sains, pemberian nama spesies juga merupakan bagian dari tradisi yang dapat menghubungkan penelitian dengan tokoh, budaya, atau peristiwa tertentu. Namun, nama yang menarik perhatian publik tetap harus disertai informasi ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.
Kisah Salvia messii menawarkan dua hal sekaligus: penghormatan kepada legenda sepak bola dan kesempatan untuk mengenal kekayaan hayati Peru lebih dekat.
Pada akhirnya, perhatian publik yang muncul karena nama Messi dapat menjadi pintu masuk untuk membicarakan sesuatu yang lebih luas. Bunga ini mungkin dikenal banyak orang karena nama besar yang disandangnya, tetapi kelestariannya bergantung pada upaya menjaga habitat dan memahami kebutuhan ekologisnya.
Nama Lionel Messi kini tumbuh dalam catatan botani. Tantangan berikutnya adalah memastikan bunga langka yang menyandang namanya tetap memiliki tempat untuk bertahan hidup di alam Andes.