Kolom
Bli Nyoman, Sosok Penggerak Desa Sejahtera Astra di Desa Les, Buleleng Bali
Kita berkenalan dengan Bli Nyoman, penggerak Desa Sejahtera Astra. Ketika menulis kisah inspiratif ini, saya kembali teringat masa-masa KKN atau kuliah kerja nyata. Kami bertugas di sebuah desa bernama Karyamukti. Desa ini berada di perbatasan Sumedang dan Majalengka. Dengan banyaknya mahasiswa yang datang, desa ini menjadi lebih hidup. Banyak kegiatan yang dilakukan dan diikuti oleh warga masyarakat. Seperti itulah saya membayangkan sosok Bli Nyoman.
Bli Nyoman tinggal di desa Les, Buleleng, Bali. Dia menggerakkan semua potensi desa kelahirannya. Gerakannya itu mampu membuat warga desa Les, Buleleng, Bali hidup lebih sejahtera. Selain itu, desa ini juga berubah. Dari desa yang biasa saja akhirnya menjadi desa wisata terbaik tingkat nasional pada 2024 silam. ADWI (Anugerah Desa Wisata Indonesia) 2024.
Bli Nyoman berkolaborasi dengan PT Astra Internasional Tbk untuk program Desa Sejahtera Astra. Sinergi antara korporasi, media dan masyarakat menjadi sebuah keharusan di era digital ini. Dengan sinergi tersebut, anak dari pelosok utara Bali ini membuka banyak peluang untuk kehidupan masyarakat desa Les, Buleleng, Bali.
Penggerak Desa Sejahtera Astra Desa Les Buleleng Bali
Agar bisa berkembang, sebuah desa butuh para penggerak atau local hero. Para penggerak ini adalah orang-orang yang punya kekuatan penuh untuk mengajak para warga desa melakukan banyak hal. Para penggerak ini punya banyak ide dan kreativitas untuk membuat perubahan besar. Bli Nyoman adalah sosok penggerak bagi desa Les kabupaten Buleleng provinsi Bali.
Bli Nyoman atau nama lengkapnya adalah Nyoman Nadiana ini menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan CSR Astra, Desa Sejahtera Astra. Program CSR, Desa Sejahtera Astra ini meliputi empat bidang, yaitu kesehatan, pendidikan, lingkungan dan kewirausahaan. Keempat bidang ini menjadi kunci penting untuk kemajuan sebuah desa.
Desa Les kabupaten Buleleng provinsi Bali ini merupakan salah satu sasaran Desa Sejahtera ASTRA sejak 2024. Bli Nyoman tahu betul potensi desa Les yang sesuai dengan program Desa Sejahtera Astra itu. Sebagai anak Bali, Bli Nyoman berharap warga muda desa Les bisa menguasai bahasa Inggris. Bahasa Inggris menjadi modal penting dalam pariwisata Bali. Dengan penguasaan bahasa Inggris yang baik, warga desa Les bisa berkomunikasi dengan para tamu, khususnya wisatawan asing. Oleh karena itu, kursus bahasa Inggris menjadi program pendidikan yang tepat dalam Desa Sejahtera Astra di Les, Buleleng, Bali.
Bli Nyoman juga memahami potensi wisata di desa Les, Buleleng, Bali ini. Dia memadukan kecantikan alam, budaya dan produk UMKM yang ada di desa Les sebagai program wisata yang menarik. Para wisatawan bisa menyaksikan pembuatan garam dan juruh lontar sebagai atraksi yang unik. Mereka juga bisa menyusuri keindahan bukit Mendeha dan air terjun Yeh Ampeh. Bahkan, menyaksikan atraksi budaya warisan leluhur.
Bli Nyoman, anak bali yang suka jalan-jalan ini banyak belajar dari setiap perjalanannya untuk mengembangkan desa wisata Les, Buleleng, Bali. Begitu banyak keahlian yang dimilikinya. Bli Nyoman bisa berperan sebagai pemandu wisata, pedagang, maupun pencerita. Beragam cerita menariknya bisa dibaca di website tatkala.co. Bli Nyoman adalah sosok agent of change. Sosok yang mampu membuat banyak perubahan pada desa Les.
Desa yang biasanya identik dengan kemiskinan mampu bangkit dengan beragam program Desa Sejahtera Astra. Program Desa Sejahtera Astra mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, membuka peluang kerja baru, meningkatkan kesehatan warga desa, dan juga memfasilitasi kelestarian lingkungan berbasis komunitas.
Kerja sama yang berkelanjutan antara local hero, warga desa dan PT Astra Internasional Tbk menjadikan sebuah desa itu bisa lebih berkembang, mandiri, dan produktif. Program Desa Sejahtera Astra di Desa Les telah memberikan dampak sosial dan ekonomi yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Semoga semakin banyak sosok penggerak atau local hero yang mampu mengubah wajah desa, mengubah Indonesia ke arah yang lebih baik. Generasi emas tercipta oleh para agen perubahan yang berdedikasi. Silih asah, silih asih, silih asuh, dan silih wangi. Saling berbagi, saling menyayangi, saling mengayomi yang akhirnya membawa keharuman bagi nusa dan bangsa. Semoga sosok seperti Bli Nyoman bisa meluas dari Sabang sampai Merauke.