alexametrics

Inilah 4 Tanda Kamu Perlu Keluar dari Tempat Kerja yang Sekarang

Latifah ..
Inilah 4 Tanda Kamu Perlu Keluar dari Tempat Kerja yang Sekarang
Ilustrasi pusing banyak kerjaan (pexels.com/Anthony Shkraba)

Ada banyak alasan kenapa seseorang memutuskan untuk resign atau keluar dari tempat kerjanya. Gaji yang terlalu kecil, atasan yang sering memberi tugas gak masuk akal, rekan kerja yang toksik, dan berbagai alasan lain.

Keluar dari tempat kerja sebaiknya dipertimbangkan matang-matang. Terutama jika kamu termasuk kepala keluarga, sehingga penghasilanmu selama ini memegang peran vital dalam keuangan keluarga.

Namun, kamu memang sudah perlu resign dari perusahaan yang sekarang, jika sudah memiliki tanda-tanda berikut ini. Karena tempatmu bekerja sudah gak sehat lagi. Simak terus pembahasan lebih lanjut!

1. Dibayar terlalu rendah

Masalah gaji memang sering jadi alasan kenapa orang memutuskan keluar dari tempat kerja. Jika memang kamu sudah mencari tahu dan membandingkan posisimu saat ini, beserta jenis deskripsi pekerjaan. Dan ternyata, gajimu di bawah dari yang semestinya dibayarkan oleh perusahaan-perusahaan sejenis, maka sah-sah saja jika kamu ingin keluar dari tempat kerjamu yang sekarang.

Siapa sih, yang mau bekerja sudah maksimal, tapi kurang dihargai oleh perusahaan, sehingga bayarannya rendah? Apalagi kondisi gaji yang selama ini sudah kamu dapatkan, seringnya tak mencukupi. Kamu layak mendapat tempat lain yang bisa lebih menghargai jerih payah serta totalitasmu.

2. Budaya tempat kerjamu sudah gak sehat

Perusahaan yang bagus, pasti akan mengerti, bahwa memforsir karyawan, ujungnya gak akan baik, karena akan menurunkan produktivitas karyawan itu sendiri. Bila tempat kerjamu yang sekarang memiliki budaya kerja yang gak sehat, yakni tenagamu benar-benar diforsir.

Bahkan, untuk cuti saja susahnya bukan main. Dan di akhir pekan pun sering dipakai lembur, pilihamu sudah tepat untuk keluar dari tempat yang sekarang. Karena dampak jangka panjangnya berbahaya. Bisa memengaruhi kesehatanmu.

3. Kamu sering marah-marah

Tanda lain kalau pekerjaanmu sudah membawa dampak buruk, terutama bagi kondisi mental, adalah, kamu jadi sering marah-marah. Ini bisa disebabkan karena lelah fisik maupun mental yang kamu rasakan.

Kalau terus dibiarkan, khawatirnya stres yang berkepanjangan, akan memicu depresi. Dengan gejala yang lebih parah lagi.

4. Lingkungan kerjamu sangat toksik

Sekuat-kuatnya orang untuk bersikap cuek terhadap lingkungan sekitar, kalau tiap hari terpapar pada drama gak penting di kantor, lama-lama kamu akan mumet juga. Lingkungan kerja yang toksik, gak akan membuatmu tenang dalam bekerja.

Apalagi jika kamu yang kerap jadi sasaran. Sering dijadikan bahan gosip, atau sering dikucilkan oleh rekan kerja, dan itu semua hanya karena rasa iri disebabkan prestasi kerjamu yang bagus. Dahlah, mending keluar saja.

Dari penjelasan di atas, situasi mana saja yang pernah kamu alami?

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak