Lifestyle

3 Dampak Buruk Overthinking yang Wajib Kamu Tahu, Jangan Diremehkan!

3 Dampak Buruk Overthinking yang Wajib Kamu Tahu, Jangan Diremehkan!
Ilustrasi Overthinking (Pexels/Energepic)

Seringkali kita tidak memikirkan dampak buruk overthinking. Padahal, kondisi seperti ini hanya akan berdampak buruk untuk kondisi tubuh, terutama kesehatan mental jika dilakukan secara berlebihan dan terus dibiarkan. Biasanya, ketika mental sudah terkena dampaknya, secara tidak langsung kondisi kesehatan tubuh juga terpengaruh.

Overthingking kadang terjadi karena orang memikirkan sesuatu terlalu dalam. Kadang karena enggan ingin gagal di masa mendatang. Mengantisipasi sesuatu dengan memikirkannya secara matang, agar tidak salah mengambil keputusan, boleh saja dilakukan. Namun, sesuaikan porsinya.

Jangan sampai overthinking berlebihan karena bisa membawa segudang dampak buruk. Apa saja?

1. Emosi Menjadi Tidak Terkontrol

Overthinking akan membuat emosi menjadi tidak terkontrol. Bukannya mendapatkan solusi, malah bisa membuat kamu sulit mengontrol emosi. Pelampiasan emosi bisa dengan menyakiti diri sendiri maupun orang lain.

Bentuk menyakiti diri sendiri (self-harm) bisa dengan menyayat bagian tubuh menggunakan benda tajam seperti silet, memukul dinding atau membenturkannya, mengonsumsi minuman keras, dan lain sebagainya.

Bahkan ada juga yang memilih untuk mengurung diri, hingga akhirnya membuatnya semakin depresi. Sedangkan menyakiti orang lain bisa dengan melakukan penganiayaan. Hal ini tentu saja sangat merugikan pihak yang dijadikan pelampiasan. 

2. Performa Kinerja Menurun

Dampak buruk overthinking selanjutnya adalah performa kinerja menurun. Kamu akan menjadi sulit untuk fokus dan konsentrasi dalam bekerja. Tidak heran jika hasil pekerjaan menjadi kurang maksimal ketika sedang mengalami overthinking.

Kurang konsentrasi juga bisa menyebabkan ketidakefektifitasan dalam bekerja. Mengapa? Karena pekerja akan rentan mengalami kesalahan, sehingga terpaksa harus mengulang kembali untuk revisi.

Belum lagi jika banyak deadline yang harus segera diselesaikan. Tentu situasi ini akan menghambat pekerjaan yang harusnya cepat dirampungkan. Jadi, dampaknya bisa sangat kompleks.

3. Menimbulkan Gangguan Kesehatan

Nah, yang paling membahayakan dari overthinking ini adalah timbulnya gangguan kesehatan. Di antaranya seperti tekanan darah tinggi, sakit kepala, sesak napas, bahkan berisiko terkena serangan jantung.

Sebenarnya masih banyak penyakit lainnya yang bisa ditimbulkan. Bagaimana bisa? Jadi, pada saat seseorang memikirkan sesuatu secara berlebihan, biasanya tingkat stres akan semakin naik.

Sedangkan yang kita semua ketahui bahwa stres berlebih bisa menimbulkan banyak penyakit. Inilah penyebab overthinking tidak baik untuk kesehatan tubuh.

Dalam hidup, memang perlu berpikir untuk merencanakan sesuatu hal, mencari cara terbaik dalam upaya pengambilan keputusan, tapi jangan berlebihan. Berikan batasan, jika terasa lelah untuk berpikir, istirahatlah sejenak.

Seberat apapun masalah yang kita hadapi, pasti akan menemukan jalan yang menyertai. Cari ketenangan agar bisa kembali berpikir jernih dengan melakukan hal-hal yang kamu sukai. 

Bisa dengan melakukan hobi menyenangkan atau jalan-jalan. Berbagi cerita dengan orang yang tepat juga bisa mengurangi overthinking. Jangan sampai dampak buruk overthinking mengganggu kondisi jiwa dan raga kamu ya.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda