facebook

Kamu Berhak Berhenti Mempedulikan Ucapan dari 4 Tipe Orang Seperti Ini

oce blue
Kamu Berhak Berhenti Mempedulikan Ucapan dari 4 Tipe Orang Seperti Ini
Ilustrasi bertengkar. (Pixabay)

Mendengarkan semua ucapan orang akan menyulitkan kita untuk menemukan hal yang membahagiakan. Ketika ucapan orang lain menjadi permasalahan yang seakan membuat kita tokoh yang paling bersalah. Untuk itu, tidak apa jika terkadang kamu tidak memperdulikannya.

Ada 4 tipe orang yang ucapannya tidak perlu kamu pikirkan dengan serius. 

1. Tidak memahami permasalahan yang sebenarnya

Tidak jarang orang lain seakan-akan menjadi saksi atas segala hal yang kita alami. Pada akhirnya mereka dengan seenaknya sendiri menghakimi dan memojokkan yang mereka anggap salah. Padahal, mereka tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Nah, jika kamu bertemu dengan orang seperti ini, jangan ambil pusing terhadap ucapan yang ia lontarkan. Apalagi jika itu menyalahkan dirimu. 

2. Memaksamu untuk selalu mengikuti saran yang ia berikan

Masing-masing orang pastinya memiliki keinginan dan kebutuhan sendiri. Orang lain yang memberikan saran untuk kita, itu memang hak mereka dan itu tidak salah. Tapi jika mereka memaksa harus mengikutinya, itu yang salah. Mereka sama halnya dengan tidak menghargai keputusan yang kamu ambil. Saat mereka memang benar-benar memaksamu tapi kamu tidak berkenan, jangan takut untuk menolaknya. Sikap ini tidak salah. 

3. Berbicara untuk mengatakan kejelekan orang lain

Mengatakan dan bercerita tentang kejelekan orang lain, adalah hal yang tidak bermanfaat. Jika kamu bertemu dengan mereka yang begitu sering berbicara hanya untuk mengatakan kejelekan orang lain, akan lebih baik jika kamu menjaga jarak dengannya. Saat kamu juga pernah dibicarakan oleh orang lain tentang kejelekanmu, ucapan mereka jangan dimasukkan hati. Karena kamu lebih baik dari ucapan mereka. 

4. Ucapan tidak sesuai dengan tindakan

Bertindak sebaik apa yang diucapkan memang tidak semua orang bisa melakukannya. Namun, jika mereka terlalu sering berbicara tapi jauh sekali kenyataannya dengan tindakan, mempercayai ucapannya mungkin sangat sulit. Jika kamu berucap, usahakan tindakanmu juga mencerminkan apa yang kamu ucapkan. Tapi jika kita memang tidak seyakin itu, akan lebih baik jika cukup diam. 

Setiap orang pastinya pernah berbuat salah, jika mereka menginginkan untuk berubah, hargai dan dukung perubahan baik mereka. Maafkan dan berusahalah untuk tidak pernah mengecewakan orang lain. 

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak