Lifestyle
6 Tanda Anak Tumbuh dengan Karakter Introvert, yuk Dicek!
Menyaksikan tumbuh kembang anak adalah sesuatu yang menarik perhatian orang tua. Di antaranya adalah ketika anak telah menampakkan kecenderungan dari kepribadiannya, apakah dia tipe yang introvert atau ekstrovert.
Melansir dari babysparks, Marti Olsen Laney menjelaskan bahwa karakter introversi atau ekstroversi pada anak dapat diidentifikasi sejak usia empat bulan ke atas. Saat bayi dan balita tumbuh dan mengenal dunia di sekitar mereka, ada ciri-ciri umum yang bisa orang tua kenali. Berikut ini ada 6 tanda yang bisa dideteksi oleh orang tua, yang menandakan anak tumbuh sebagai pribadi yang introvert.
1. Anak selalu penasaran, tapi mereka berhati-hati
Introvert adalah seorang pengamat dan pembelajar. Mereka mungkin cenderung selalu berhati-hati jika dibandingkan dengan anak-anak lain, tapi rasa ingin tahu mereka yang amat besar mendorong mereka untuk terlibat. Mereka selalu ingin belajar lebih banyak tentang dunia, dan mengajukan banyak sekali pertanyaan.
2. Anak akan cemas saat berada di sekitar orang atau tempat baru
Meskipun pada umumnya anak memang tidak nyaman dengan kondisi yang asing, namun anak yang memiliki kecenderungan introvert akan lebih cemas ketika berada di sekitar orang atau tempat yang baru. Mereka akan selalu menempel kepada orang tua atau pengasuh ketika berada di lingkungan yang asing sampai mereka mulai terbiasa. Saat sudah terbiasa dan merasa aman, barulah mereka mau untuk bereksplorasi dan bersosialisasi.
3. Anak cenderung butuh waktu beberapa saat untuk memberikan tanggapan
Seorang anak dengan tipikal introvert biasanya adalah pemikir yang mendalam. Saat ingin merespons sesuatu, terkadang mereka butuh waktu sejenak untuk berpikir lalu berbicara atau memberi tanggapan. Mereka memiliki tingkat kesadaran yang tinggi dalam menelaah segala sesuatu yang berkaitan dengannya.
4. Anak menyukai waktu tenang sendirian
Anak yang introvert akan merasa damai dan tenang dalam kesendirian. Mereka lebih kreatif dan antusias ketika bermain sendiri. Misalnya saat mewarnai, bermain lego, atau menyusun puzzle, hasil dari karyanya akan lebih baik saat dilakukan sendiri dibanding saat bermain bersama teman sebayanya.
5. Mereka lelah atau rewel setelah playdate
Sebagaimana mereka mendapatkan energi dalam kesendirian, saat berada di lingkungan sosial di mana ada banyak anak akan membuat mereka kelelahan. Misalnya melakukan playdate atau menghadiri acara ulang tahun. Anak yang introvert lebih perasa, sensitif dan mudah kewalahan saat bersinggungan dengan orang lain.
Meskipun begitu, bukan berarti anak introvert tidak mampu bersosialisasi dengan temannya, hanya saja ia butuh waktu untuk menenangkan diri setelah bertemu banyak orang.
6. Mereka lebih ekspresif di lingkungan yang nyaman dan familiar
Saat berada di lingkungan yang familiar, anak yang introvert cenderung lebih ekspresif dan merasa bebas saat bermain dibandingkan saat berada di lingkungan yang asing. Misalnya saat berada di rumah, anak yang intovert mungkin akan terlihat bertingkah lebih konyol atau lebih cerewet.
Nah itulah 6 tanda anak yang tumbuh dengan karakter introversi yang dominan. Jika anak memiliki beberapa tanda di atas, maka kemungkinan dia memiliki kepribadian yang cenderung introvert.