OPPO kembali mempertegas posisi Reno Series sebagai lini midrange premium yang bermain di wilayah “abu-abu” antara kelas menengah dan flagship.
Lewat OPPO Reno 15 Pro Max 5G, OPPO seolah ingin menunjukkan bahwa pengalaman flagship tidak selalu harus datang dari seri Find.
Meski secara harga dan branding masih berada di bawah flagship sejati OPPO, Reno 15 Pro Max membawa banyak elemen yang biasanya hanya ditemukan di kelas atas, mulai dari desain, layar, kamera, hingga kelengkapan fitur.
Reno Series sendiri sejak lama dikenal sebagai seri stylish dengan fokus kamera dan pengalaman penggunaan. Namun, pada generasi ke-15 ini, OPPO menaikkan levelnya cukup signifikan. Bahkan, penamaan “Pro Max” kini menandai varian tertinggi Reno, menggantikan posisi “Pro” seperti generasi sebelumnya. Pertanyaannya, seberapa jauh OPPO Reno 15 Pro Max mendekati rasa flagship?
Dari segi desain, OPPO Reno 15 Pro Max tampil dengan bahasa desain yang familiar namun matang. Bodi belakang berbahan kaca dipadukan dengan frame metal yang terasa dingin dan solid saat digenggam. Desainnya flat dengan sudut membulat, membuatnya tetap nyaman meski bobotnya menyentuh kisaran 210 gram.
Bezel layar menjadi salah satu daya tarik utama. OPPO mengklaim ketebalan bezel hanya 1,15 mm dan hasilnya memang terlihat simetris serta tipis di keempat sisi.
Tampilan depan terasa bersih dan modern, benar-benar menyerupai smartphone flagship. Varian warna Aura Gold terlihat mencolok namun elegan, sementara Dusk Brown hadir lebih kalem untuk pengguna yang menyukai tampilan understated.
Menariknya, Reno 15 Pro Max juga dibekali sertifikasi IP66, IP68, dan IP69. Artinya, ponsel ini tidak hanya tahan debu dan cipratan air, tetapi juga aman saat terendam dan disemprot air bertekanan tinggi. Untuk kelas Reno, ini termasuk langkah yang cukup berani.
Masuk ke sektor layar, OPPO Reno 15 Pro Max mengusung panel AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 2772 x 1272 piksel. Refresh rate-nya sudah adaptif dari 1 hingga 120 Hz, memungkinkan layar menyesuaikan kebutuhan tampilan demi efisiensi daya. Saat tidak ada aktivitas, refresh rate bisa turun hingga 1 Hz, sementara scrolling dan gaming terasa mulus di 120 Hz.
Soal kecerahan, layarnya termasuk salah satu yang paling terang di kelasnya. Dalam pengujian, peak brightness bisa menembus angka di atas 2.700 nits, membuat layar tetap nyaman digunakan di bawah sinar matahari. Dukungan mode warna juga lengkap, mulai dari sRGB hingga DCI-P3, ditambah Always-On Display yang benar-benar aktif tanpa batas waktu.
Sektor kamera menjadi salah satu alasan utama Reno 15 Pro Max terasa “naik kelas”. Kamera utamanya mengandalkan sensor 200 MP dengan OIS, ditemani kamera ultrawide 50 MP dan kamera telefoto 50 MP yang juga dilengkapi OIS. Yang menarik, seluruh kamera belakang mendukung autofokus dan perekaman video hingga 4K 60 fps.
Bahkan kamera selfie-nya pun tidak main-main. OPPO menyematkan kamera depan 50 MP ultrawide dengan autofokus dan dukungan video 4K 60 fps, sesuatu yang jarang ditemui di kelas midrange. Untuk kebutuhan vlogging, selfie ramai-ramai, atau video call, kamera depan ini sudah terasa sangat “flagship”.
Secara kualitas, hasil foto dan video sudah konsisten di berbagai kondisi cahaya. Perpindahan antar kamera saat merekam video juga terasa mulus. Meski masih ada catatan kecil pada dynamic range di beberapa skenario low light dan stabilisasi 30 fps, secara keseluruhan kamera Reno 15 Pro Max sangat mudah diandalkan untuk pengguna awam maupun konten kreator kasual.
Di balik layarnya, OPPO Reno 15 Pro Max ditenagai MediaTek Dimensity 8450, dipadukan dengan RAM 12 GB LPDDR5X dan storage 512 GB UFS 3.1. Performanya tergolong kencang dan stabil, dengan skor AnTuTu 10 menembus angka 1,6 juta poin.
Untuk penggunaan harian, navigasi terasa mulus tanpa lag. Game populer seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, hingga Genshin Impact bisa dijalankan di setelan tinggi dengan frame rate stabil. Yang patut diapresiasi, manajemen suhu tergolong baik. Bahkan setelah sesi gaming panjang, suhu bodi masih relatif adem, menandakan OPPO memilih pendekatan performa berkelanjutan ketimbang sekadar mengejar angka benchmark.
OPPO membekali Reno 15 Pro Max dengan baterai berkapasitas 6.500 mAh, angka yang tergolong besar untuk bodi setipis ini. Daya tahannya sangat impresif, dengan konsumsi baterai yang irit untuk aktivitas harian seperti streaming dan media sosial.
Untuk pengisian daya, tersedia charger 80W SuperVOOC yang mampu mengisi penuh baterai dari kosong hingga 100% dalam waktu sekitar 55 menit. Tak hanya itu, ponsel ini juga mendukung wireless charging 50W, fitur yang semakin menguatkan kesan flagship.
Reno 15 Pro Max menjalankan ColorOS 16 berbasis Android 16, dengan janji lima kali update OS dan enam tahun update keamanan. Pengalaman software terasa bersih, minim bloatware, dan bebas iklan mengganggu.
Fitur AI menjadi nilai tambah lain, mulai dari AI Call Summary, AI Translation, hingga AI Mind Space yang terintegrasi dengan Gemini. Ada pula O+ Connect, fitur yang memungkinkan transfer file lintas perangkat, termasuk dengan ekosistem Apple, sebuah keunggulan unik di kelasnya.
Dengan harga di kisaran Rp13 jutaan, OPPO Reno 15 Pro Max 5G memang bukan midrange murah. Namun, yang ditawarkan benar-benar mendekati pengalaman flagship, desain premium, layar kelas atas, kamera lengkap dengan 4K 60 fps di semua lensa, performa stabil, baterai awet, dan fitur yang melimpah.
Reno 15 Pro Max cocok untuk pengguna yang menginginkan rasa flagship OPPO tanpa harus naik ke seri Find. Bagi yang berasal dari Reno generasi lama atau bahkan brand lain, ponsel ini bisa menjadi upgrade yang terasa signifikan dan memuaskan.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS