Jajaran iPhone 18, terlebih iPhone 18 Pro Max kembali jadi perbincangan hangat setelah sejumlah bocoran terbaru beredar dalam beberapa minggu terakhir. Kali ini, perhatian publik tertuju pada sektor baterai yang dikabarkan mengalami peningkatan cukup signifikan dibanding generasi sebelumnya.
Menurut tipster Digital Chat Station di platform Weibo, varian pasar China iPhone 18 Pro Max disebut-sebut akan membawa baterai berkapasitas 5.000 mAh atau bahkan sedikit lebih besar. Angka ini cukup mengejutkan, mengingat Apple selama ini dikenal tidak terlalu terbuka dalam mengumumkan detail kapasitas baterai produknya.
Meski terdengar menjanjikan, informasi ini tentu masih sebatas rumor dan belum mendapat konfirmasi resmi. Selain itu, kapasitas baterai yang lebih besar belum tentu otomatis menghadirkan daya tahan yang jauh lebih lama, terutama jika ada perubahan signifikan pada desain perangkat maupun komponen internalnya.
Baterai Lebih Besar, Efisiensi Jadi Penentu
Bocoran yang sama juga menyebutkan bahwa varian internasional iPhone 18 Pro Max justru berpotensi membawa baterai lebih besar lagi, yakni di kisaran 5.100 hingga 5.200 mAh. Perbedaan ini diduga berkaitan dengan desain internal, khususnya absennya slot SIM fisik di luar China yang sepenuhnya mengandalkan teknologi eSIM.
Generasi sebelumnya dengan SIM fisik memiliki kapasitas baterai lebih kecil dibanding versi eSIM. Hal ini memperkuat dugaan bahwa ruang tambahan dari penghapusan slot SIM dimanfaatkan untuk menambah kapasitas baterai.
Tak hanya itu, iPhone 18 Pro Max juga dirumorkan akan ditenagai chipset A20 Pro berbasis fabrikasi 2nm. Secara teori, teknologi ini mampu menghadirkan efisiensi daya yang lebih baik. Jika benar, kombinasi baterai berkapasitas besar dan prosesor yang lebih hemat energi bisa menjadi salah satu peningkatan paling terasa pada generasi terbaru ini.
Strategi Peluncuran yang Berbeda
Rumor lain menyebut Apple kemungkinan hanya akan merilis model Pro pada September mendatang, tanpa menghadirkan versi reguler iPhone 18 secara bersamaan. Jika kabar ini akurat, langkah tersebut menjadi perubahan dari pola tahunan Apple yang biasanya memperkenalkan seluruh lini sekaligus.
Strategi ini bisa menjadi sinyal bahwa Apple ingin semakin menegaskan segmentasi produknya dengan fokus pada model premium yang memiliki margin keuntungan lebih tinggi. Namun, keputusan tersebut juga berpotensi menimbulkan risiko karena mengurangi pilihan bagi konsumen yang menginginkan iPhone terbaru dengan harga lebih terjangkau.
Meski iPhone 18 Pro Max tampak menjanjikan dari sisi spesifikasi, terutama di sektor baterai dan efisiensi daya, namun arah strategi peluncurannya masih menyisakan banyak pertanyaan. Kita tentu perlu menunggu pengumuman resmi untuk memastikan seberapa besar peningkatan yang benar-benar akan dihadirkan Apple.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS