Ulasan

Ngopi di Tarkam Ledokombo: Ketika Tawa, Asap Kopi, dan Jalan Raya Menjadi Satu Cerita

Ngopi di Tarkam Ledokombo: Ketika Tawa, Asap Kopi, dan Jalan Raya Menjadi Satu Cerita
Kedai Kopi Tarkam Ledokombo Jember (Dok.Pribadi/Fathorrozi)

Saya bersama dua sahabat saya, Lukman dan Aldi, baru saja menunaikan tugas sederhana namun penuh makna, yakni mengantarkan para santri menuju cahaya ilmu, pada Senin (18/5/2026). Jalanan yang sejak siang dipenuhi aktivitas perlahan mulai lengang, sementara tubuh kami mulai meminta haknya untuk beristirahat. Namun seperti biasa, selepas perjalanan dan tugas yang cukup panjang, selalu ada satu ritual yang tidak boleh dilewatkan: ngopi.

“Cari tempat yang enak buat duduk lama dan ngobrol santai,” kata saya mengajak Lukman dan Aldi sambil meregangkan badan.

Aldi yang sejak tadi sibuk memainkan ponselnya langsung menimpali, “Ke Tarkam saja. Katanya sekarang jadi tongkrongan paling nyaman di Ledokombo.”

Sepeda motor kami pun melaju menuju jalan utama Ledokombo-Sumberjambe. Tidak sulit menemukan Kedai Kopi Tarkam, karena letaknya berada tepat di pinggir jalan raya, di Dusun Krajan, Desa Lembengan, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember. Lampu-lampu kedai yang hangat dari kejauhan seolah memanggil siapa saja yang lewat untuk singgah sejenak.

Begitu turun dari kendaraan, suasana santai langsung terasa. Angin malam berembus pelan membawa aroma kopi yang baru diseduh. Tempat parkirnya luas sehingga tidak perlu repot mencari celah kendaraan. Dari luar, kedai ini tampak sederhana, tetapi justru kesederhanaannya yang membuat suasana terasa akrab.

Kami memilih duduk di area terbuka di sebelah barat dekat pagar pembatas. Di sinilah kenikmatan utama Kedai Kopi Tarkam terasa. Tidak ada ruangan sempit penuh asap yang membuat kepala pening. Asap rokok langsung larut bersama udara malam dan kembali ke alam. Rasanya pas sekali: secangkir kopi hangat, rokok yang menyala perlahan, dan obrolan yang mengalir tanpa arah.

“Kalau tempat begini, ngobrol sampai Subuh juga kuat,” celetuk Aldi sambil tertawa.

Meja Kayu Besar dan Lebar di Kedai Kopi Tarkam

Meja kayu besar dan lebar di Kedai Kopi Tarkam (Dok.Pribadi/Fathorrozi)
Meja kayu besar dan lebar di Kedai Kopi Tarkam (Dok.Pribadi/Fathorrozi)

Meja-meja kayu besar yang dipelitur tampak kokoh dan nyaman untuk meletakkan laptop atau buku tugas. Kursinya juga luas, membuat pengunjung betah duduk berlama-lama. Tidak heran jika tempat ini sering dipakai mahasiswa mengerjakan tugas kuliah atau anak sekolah yang ingin belajar sambil nongkrong santai.

Yang paling menarik perhatian justru bagian dinding kedai. Lukisan-lukisan lawas terpajang rapi berdampingan dengan piringan hitam tua. Suasananya seperti membawa kami mundur ke masa lampau, ke era ketika musik diputar dari gramofon dan orang-orang bercengkerama tanpa sibuk menatap layar ponsel.

“Kalau foto di sini, pasti dikira nongkrong di kafe vintage kota besar,” kata Lukman sambil tertawa melihat dekorasi klasik itu.

Dekorasi Klasik yang Membawa Mundur ke Masa Lalu

Dekorasi klasik, lukisan dan piringan hitam di Kedai Kopi Tarkam (Dok.Pribadi/Fathorrozi)
Dekorasi klasik, lukisan dan piringan hitam di Kedai Kopi Tarkam (Dok.Pribadi/Fathorrozi)

Kami pun menuju meja pemesanan. Di atas layar menu digital terpampang daftar harga yang membuat kami saling berpandangan kagum. Di zaman ketika harga kopi di banyak tempat bisa membuat dompet menjerit, Kedai Kopi Tarkam justru tampil ramah kantong.

Robusta Tubruk hanya Rp5.000. Robusta Susu Rp7.000. Robusta V-Drip Rp9.000. Sementara Arabica Tubruk dibanderol Rp10.000, Arabica Susu Rp12.000, dan Arabica V-Drip Rp15.000. Semua menu bahkan tidak ada yang melewati angka Rp17 ribu.

“Ini harga tahun 2018 apa gimana?” canda saya yang langsung disambut tawa keduanya.

Padahal bahan yang digunakan bukan bahan murahan. Semua racikan dibuat dari kopi premium dengan cita rasa yang serius. Jika ingin manis, barista akan menyesuaikan takaran gula. Jika ingin pahit dan pekat, secangkir kopi hitam siap menemani malam.

Menu Coffee dan Snacks

Menu minuman kopi dan makanan ringan (Dok.Pribadi/Fathorrozi)
Menu minuman kopi dan makanan ringan (Dok.Pribadi/Fathorrozi)

Saya memilih Arabica Susu, Lukman memesan Robusta Tubruk, sedangkan Aldi memilih Kopi Susu Aren. Tidak lama kemudian aroma kopi memenuhi meja kami. Hangatnya terasa pas di tenggorokan setelah perjalanan panjang.

Selain kopi, pilihannya juga beragam. Ada mochaccino, kopi bon-bon, kopi susu caramel, hazelnut, butterscotch, hingga es kopi susu. Untuk nonkopi tersedia lemon tea, mango tea, passion tea, choco banana, vanilla milk, strawberry milk, hingga melon milk. Bahkan menu minuman segar seperti melon splash, lime milk soda, joshua, dan strawberry splash juga tersedia.

Kentang Goreng di Kedai Kopi Tarkam

Kentang goreng di Kedai Kopi Tarkam (Instagram/kopitarkam.id)
Kentang goreng di Kedai Kopi Tarkam (Instagram/kopitarkam.id)

Bagian makanan pun tidak kalah menarik. Kami memesan mie rebus, mie plus telur, kentang goreng, dan tahu kres. Porsinya sederhana tetapi cukup mengisi perut sambil menemani obrolan panjang.

Malam semakin larut. Sesekali suara klakson kendaraan besar memecah suasana. Kadang ada motor dengan knalpot bising melintas sambil digas keras hingga membuat kami spontan menoleh. Bahkan kadang kendaraan pengangkut ikan lewat membawa aroma amis yang cukup menusuk hidung.

Namun anehnya, semua itu justru membuat suasana Tarkam terasa hidup. Kedai ini bukan tempat sunyi yang dibuat terlalu mewah dan penuh aturan. Ia hadir apa adanya, menyatu dengan jalan raya, dengan suara kendaraan, dengan angin malam, dan dengan cerita orang-orang yang singgah.

Di tengah riuh kendaraan dan asap kopi yang mengepul pelan, kami sadar bahwa perjalanan sederhana kadang justru melahirkan kenangan paling hangat. Sebab yang membuat sebuah tempat terasa istimewa bukan hanya kopinya, melainkan tawa, cerita, dan kebersamaan yang tercipta.

Markiput, mari kita seruput!

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda