Lifestyle

Sony Xperia 10 VIII Muncul di Geekbench: Chipset Lama, Pesona Tetap Menyala

Sony Xperia 10 VIII Muncul di Geekbench: Chipset Lama, Pesona Tetap Menyala
Smartphone Sony Xperia 10 VIII (Notebookcheck)

Belakangan ini banyak produsen ponsel berlomba memasang chipset terbaru dengan embel-embel AI, kamera beresolusi tinggi, dan angka performa yang semakin besar, namun Sony tampaknya masih percaya bahwa sebuah ponsel tidak harus selalu berteriak paling keras untuk menarik perhatian.

Keyakinan itu kembali terlihat pada Sony Xperia 10 VIII, generasi terbaru dari keluarga Xperia 10 yang kini mulai memperlihatkan diri menjelang peluncuran resminya.

Nama Xperia 10 VIII memang belum diumumkan secara lengkap oleh Sony, tetapi tanda-tandanya sudah cukup kuat. Ponsel dengan nomor model XQ-GH54 telah muncul di Geekbench dan disebut sebagai salah satu varian Xperia 10 VIII.

Kemunculan tersebut menjadi menarik karena perangkat ini justru diketahui masih menggunakan chipset yang sama dengan generasi sebelumnya, yakni Qualcomm Snapdragon 6 Gen 3.

Seperti dikutip dari laman FoneArena, Jumat (21/8/2026), Sony telah mengonfirmasi agenda Xperia New Product Announcement yang akan berlangsung pada 25 Agustus 2026. Dengan demikian, teka-teki mengenai Xperia 10 VIII tinggal menunggu beberapa hari lagi untuk mendapatkan jawaban resmi.

Snapdragon 6 Gen 3 Kembali Dipilih

Hal yang paling banyak dibicarakan dari Xperia 10 VIII tentu saja bukan desain atau kameranya, melainkan dapur pacunya.

Berdasarkan hasil Geekbench, dilansir dari laman Gizmochina, Kamis (20/8/2026), Xperia 10 VIII menggunakan chipset dengan kode SM6475, yang merujuk pada Snapdragon 6 Gen 3. Chipset ini sebelumnya telah digunakan oleh Xperia 10 VII. Geekbench juga mencatat perangkat tersebut mempunyai RAM 8 GB.

Dalam pengujian Geekbench 7.0, Xperia 10 VIII memperoleh skor sekitar 871 poin untuk single-core dan 3.028 poin untuk multi-core. Angka tersebut memberikan gambaran bahwa Sony tampaknya tidak mengejar lonjakan performa besar dari generasi sebelumnya.

Keputusan ini memang bisa mengundang tanda tanya. Sebab, pada 2026, konsumen tentu berharap generasi baru membawa peningkatan yang terasa, terutama pada bagian prosesor.

Namun, penggunaan chipset yang sama tidak otomatis membuat Xperia 10 VIII menjadi ponsel yang buruk. Snapdragon 6 Gen 3 masih merupakan chipset kelas menengah yang mendukung jaringan 5G dan cukup untuk kebutuhan sehari-hari seperti media sosial, streaming, fotografi, navigasi, hingga bermain gim pada pengaturan yang sesuai.

Persoalannya adalah seberapa jauh Sony mampu mengoptimalkan perangkat lunak dan hardware lainnya agar pengalaman penggunaan Xperia 10 VIII terasa berbeda dibandingkan pendahulunya.

RAM 8 GB Jadi Modal Multitasking

Satu hal yang cukup menarik adalah keberadaan RAM 8 GB. Kapasitas tersebut membuat Xperia 10 VIII punya fondasi yang cukup kuat untuk kebutuhan multitasking.

Membuka beberapa aplikasi, berpindah dari browser ke media sosial, kemudian kembali ke aplikasi kamera atau layanan streaming seharusnya dapat dilakukan dengan cukup nyaman. Apalagi Sony dikenal memiliki pendekatan yang relatif konservatif terhadap tampilan antarmuka Android.

Namun, kapasitas penyimpanan internal dan konfigurasi lengkap Xperia 10 VIII masih menunggu pengumuman resmi. Begitu pula detail kamera, kapasitas baterai, layar, dimensi, sertifikasi ketahanan air dan debu, serta fitur-fitur lain yang akan menjadi pembeda utama dari Xperia 10 VII.

Dari itu, spesifikasi yang beredar saat ini sebaiknya diperlakukan sebagai informasi awal, bukan spesifikasi final yang sudah dikonfirmasi Sony.

Desain Masih Menjadi Misteri

Soal penampilan, Xperia 10 VIII justru menjadi semakin menarik karena belum seluruh detailnya terbuka. FoneArena menyebut Xperia 10 VIII berpotensi memiliki bentuk yang lebih angular atau kotak dibandingkan Xperia 10 VII. Artinya, Sony kemungkinan masih mempertahankan identitas minimalis Xperia, tetapi memberikan sentuhan baru pada bodinya.

Pendekatan desain semacam ini sebenarnya cukup masuk akal bagi Sony. Xperia selama ini memiliki karakter visual yang berbeda dari kebanyakan smartphone Android. Ketika sebagian besar ponsel mengarah pada desain serba melengkung dan kamera belakang yang semakin besar, Sony cenderung mempertahankan tampilan yang lebih sederhana dan fungsional.

Pada Xperia 10 VII sendiri, Sony melakukan perubahan desain cukup besar dengan layar 6,1 inci OLED 120 Hz, Gorilla Glass Victus 2, speaker stereo menghadap ke depan, jack audio 3,5 mm, serta tombol khusus kamera. Xperia 10 VII juga mempunyai baterai 5.000 mAh dan bobot sekitar 168 gram.

Apakah semua spesifikasi tersebut akan diwariskan kepada Xperia 10 VIII? Jawabannya masih menunggu panggung peluncuran resmi.

Tradisi Xperia yang Masih Menarik

Jika Sony mempertahankan sejumlah karakter Xperia 10 VII, Xperia 10 VIII berpotensi menjadi salah satu ponsel yang cukup unik di kelas menengah.

Xperia 10 VII, misalnya, masih menawarkan beberapa fitur yang mulai langka. Terdapat jack headphone 3,5 mm, dukungan kartu microSD, speaker stereo depan, tombol shutter fisik, serta layar OLED 120 Hz. Sony juga menjanjikan dukungan pembaruan sistem operasi selama empat tahun dan pembaruan keamanan selama enam tahun.

Sony bahkan memberikan perhatian terhadap daya tahan baterai. Pada Xperia 10 VII, perusahaan mengklaim perangkat dapat digunakan sekitar dua hari dan baterainya dirancang agar degradasinya tetap rendah setelah penggunaan panjang.

Jika pendekatan tersebut diteruskan ke Xperia 10 VIII, ponsel ini mungkin tidak akan menjadi perangkat dengan spesifikasi paling agresif, tetapi bisa menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan pengalaman penggunaan yang lebih lengkap dan tahan lama.

Kamera Bisa Menjadi Kunci

Sony mempunyai sejarah panjang di dunia kamera, sehingga sektor fotografi tentu menjadi salah satu bagian yang layak diperhatikan.

Pada Xperia 10 VII, Sony membawa kamera utama 50 MP dengan sensor yang lebih besar serta kamera ultrawide 13 MP. Perusahaan juga menambahkan tombol shutter fisik yang memungkinkan kamera dibuka dan digunakan dengan cepat.

Untuk Xperia 10 VIII, konfigurasi kamera belum dikonfirmasi secara resmi. Namun, jika Sony memberikan peningkatan sensor atau pemrosesan gambar tanpa menaikkan harga terlalu tinggi, sektor ini bisa menjadi salah satu alasan konsumen meliriknya.

Apalagi bagi pengguna yang tidak hanya mengejar angka megapiksel, tetapi lebih menghargai karakter warna, kestabilan pemrosesan gambar, serta pengalaman memotret yang praktis.

Prediksi Harga Sony Xperia 10 VIII

Nah, bagian harga menjadi salah satu pertanyaan terbesar. Hingga saat ini, Sony belum mengumumkan harga resmi Xperia 10 VIII. Laman Notebookcheck, Kamis (20/8/2026) juga mencatat bahwa harga dan ketersediaan perangkat masih belum diketahui menjelang peluncuran.

Sebagai pembanding, Xperia 10 VII diluncurkan dengan harga 449 euro atau £399 untuk pasar tertentu. Sony Inggris menetapkan harga £399, sementara harga Eropa berada di angka €449.

Dengan mempertimbangkan posisi produknya, penggunaan Snapdragon 6 Gen 3 yang sama, serta harga generasi sebelumnya, prediksi harga resmi Xperia 10 VIII berada di kisaran €449-€499, atau sekitar Rp8,5 juta-Rp9,5 juta jika dikonversikan secara kasar. Harga di Indonesia tentu bisa berbeda karena pajak, distribusi, konfigurasi memori, dan kebijakan Sony untuk pasar lokal.

Prediksi tersebut bukan harga resmi, melainkan estimasi berdasarkan harga Xperia 10 VII dan posisi Xperia 10 VIII sebagai penerus langsungnya.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda