Lifestyle

Lenovo Tab Plus Gen 2: Tablet Rasa Speaker Bluetooth dengan 9 JBL dan Audio 48 Watt

Lenovo Tab Plus Gen 2: Tablet Rasa Speaker Bluetooth dengan 9 JBL dan Audio 48 Watt
Lenovo Tab Plus Gen 2 (MyNextTablet)

Lenovo Tab Plus Gen 2 sejak awal memang ingin membuat penggunanya betah menonton film sambil rebahan, tetapi dengan pendekatan yang cukup ekstrem. Tablet terbaru Lenovo ini seolah ingin mengubah cara orang memandang sebuah tablet. Bukan cuma layar besar dengan speaker seadanya, Tab Plus Gen 2 justru menjadikan sektor audio sebagai daya tarik utama.

Di bagian belakangnya terdapat sistem sembilan speaker JBL yang menghasilkan suara stereo hingga 48 watt. Bahkan, tablet ini bisa diubah menjadi speaker Bluetooth untuk memutar musik dari perangkat lain.

Lenovo memperkenalkan Tab Plus Gen 2 secara global pada 16 Juni 2026. Perangkat tersebut hadir sebagai penerus Lenovo Tab Plus generasi sebelumnya yang juga terkenal karena mengedepankan kualitas audio. Untuk pasar global, Lenovo menetapkan harga awal US$399,99. Sementara itu, pemberitaan saat debut di Indonesia menyebut harganya berada di kisaran Rp7,1 juta.

Dengan harga tersebut, Lenovo tidak sekadar menawarkan tablet berlayar besar. Ada sebuah konsep hiburan yang cukup jelas di balik perangkat ini.

Sembilan Speaker JBL Jadi Senjata Utama

Hal pertama yang membuat Lenovo Tab Plus Gen 2 berbeda terlihat dari bagian belakang bodinya. Ada area speaker berukuran besar yang membuat desain tablet ini tampak tidak seperti tablet kebanyakan.

Lenovo memasukkan sembilan unit speaker JBL ke dalam perangkat ini. Sistem tersebut terdiri dari empat tweeter, tiga woofer, serta dua passive radiator. Keseluruhannya dirancang untuk menghasilkan suara stereo dengan daya hingga 48 watt. Lenovo juga membekalinya dengan penyetelan Dolby Atmos agar suara terasa lebih luas dan imersif.

Di atas kertas saja konfigurasi ini sudah menarik. Dalam laporan MyNextTablet, Selasa (1/9/2026) kualitas speaker Tab Plus Gen 2 bahkan disebut sebagai salah satu yang terbaik di kelas tablet. Suara vokal terdengar jelas, bass lebih terasa, dan volumenya mampu memenuhi ruangan. Namun, tentu saja karakter tersebut belum bisa sepenuhnya menggantikan speaker Bluetooth khusus yang memiliki ruang akustik lebih besar.

Fungsi audio tersebut tidak berhenti ketika tablet digunakan sebagai tablet. Lenovo menyediakan Bluetooth Speaker Mode. Dengan fitur ini, smartphone dapat dihubungkan ke Tab Plus Gen 2 dan tablet pun berubah menjadi speaker nirkabel.

Bagi pengguna yang sedang berkumpul bersama teman, piknik, atau sekadar ingin mendengarkan playlist dari ponsel tanpa membeli speaker tambahan, fitur tersebut terasa cukup masuk akal.

Layar 12,1 Inci 2,5K 120Hz

Lenovo Tab Plus Gen 2 (Lenovo StoryHub)
Lenovo Tab Plus Gen 2 (Lenovo StoryHub)

Audio yang bagus tentu akan terasa kurang lengkap jika layar tidak mampu mengimbangi. Oleh karena itu Lenovo meningkatkan sektor visual Tab Plus Gen 2 dengan panel LCD berukuran 12,1 inci.

Resolusinya mencapai 2.560 x 1.600 piksel atau 2,5K, dengan refresh rate 120Hz. Layar tersebut juga mendukung Dolby Vision dan HDR10 serta memiliki tingkat kecerahan hingga 800 nits dalam High Brightness Mode.

Kombinasi tersebut membuat tablet ini cocok untuk menonton film, YouTube, layanan streaming, hingga menikmati foto. Refresh rate 120Hz juga membuat perpindahan menu, scrolling, dan animasi terasa lebih mulus.

Hanya saja, Lenovo masih menggunakan panel LCD, bukan OLED. Dalam kondisi ruangan gelap, layar OLED pada tablet kelas lebih tinggi tetap menawarkan kontras dan warna hitam yang lebih baik. Laman MyNextTablet juga mencatat bahwa kelemahan ini terasa terutama ketika tablet digunakan sebagai perangkat streaming di ruangan minim cahaya.

Namun, untuk kelas harganya, layar 2,5K 120Hz tersebut tetap menjadi salah satu daya tarik yang sulit diabaikan.

Desain Aneh yang Justru Fungsional

Jika kebanyakan tablet mengejar desain tipis dan rata, Lenovo memilih jalan berbeda. Tab Plus Gen 2 memiliki tonjolan speaker yang cukup besar di bagian belakang.

Ketebalan bodi utamanya sekitar 6,8 mm, tetapi bagian tonjolan speaker membuat profil perangkat jauh lebih tebal. Bobotnya sekitar 775 gram menurut spesifikasi resmi Lenovo.

Bagi sebagian orang, desain tersebut mungkin terlihat aneh. Tetapi sebenarnya ada alasan yang cukup jelas. Lenovo membutuhkan ruang untuk sistem audio besar sekaligus menyediakan kickstand yang menjadi bagian integral dari desain.

Kickstand tersebut dapat diputar 360 derajat, sehingga tablet bisa digunakan dalam posisi landscape maupun portrait. Pengguna juga dapat memilih berbagai sudut untuk menonton film, melakukan panggilan video, mengikuti resep memasak, mendengarkan musik, atau bahkan menggantungkan tablet pada posisi tertentu. Dengan kata lain, desain yang tampak tidak biasa itu justru menjadi bagian dari identitas Tab Plus Gen 2.

Kekurangannya, bobot sekitar 775 gram membuat tablet ini kurang ideal jika terus-menerus dipegang dengan satu tangan. Dalam penggunaan lama, tangan bisa terasa cepat lelah.

Dimensity 7400: Cukup untuk Hiburan, Bukan Monster Gaming

Di balik layar dan speaker yang menarik, Lenovo menggunakan MediaTek Dimensity 7400 sebagai dapur pacu. Chipset 4 nm tersebut dipadukan dengan pilihan RAM mulai 6GB hingga 12GB dan penyimpanan hingga 256GB. Lenovo juga menyediakan slot microSD yang mendukung kapasitas hingga 2TB.

Untuk aktivitas sehari-hari seperti browsing, membaca, membuka banyak aplikasi, menonton video, hingga multitasking, performanya tergolong memadai. Pengujian MyNextTablet juga menunjukkan tablet ini masih mampu menangani multitasking dengan beberapa jendela aplikasi. Namun, jangan berharap Tab Plus Gen 2 menjadi tablet gaming kelas berat.

Pengujian yang dilakukan MyNextTablet menunjukkan bahwa performanya tertinggal cukup jauh dari tablet yang memang mengejar performa tinggi. Game seperti Fortnite bahkan sulit dimainkan dengan nyaman pada pengaturan grafis tinggi. Karena itu, perangkat ini lebih tepat dipandang sebagai tablet hiburan daripada tablet gaming.

Dan sebenarnya, keputusan Lenovo tersebut cukup masuk akal. Tab Plus Gen 2 memang tidak mencoba menjadi juara di semua bidang.

Android 16 dan Fitur AI

Lenovo Tab Plus Gen 2 langsung menjalankan Android 16 sejak peluncuran. Lenovo menjanjikan dua kali pembaruan sistem operasi hingga Android 18 serta pembaruan keamanan selama empat tahun, sampai 2030.

Ada pula sejumlah fitur berbasis AI seperti Lenovo AI Live Transcript dengan penerjemahan secara real-time, Lenovo Smarter Reader, serta AI Notes melalui Lenovo Notepad. Fitur-fitur tersebut memperluas fungsi tablet sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada hiburan.

Meski demikian, dukungan software dua kali peningkatan Android terasa biasa saja jika dibandingkan dengan beberapa pesaing yang menawarkan masa dukungan jauh lebih panjang. Ini menjadi salah satu hal yang perlu dipertimbangkan calon pembeli yang ingin menggunakan tablet dalam jangka waktu sangat lama.

Baterai 10.200 mAh untuk Marathon Streaming

Untuk menopang layar besar dan sistem audio yang bertenaga, Lenovo menyematkan baterai berkapasitas 10.200 mAh. Lenovo mengklaim perangkat mampu digunakan hingga 15 jam untuk streaming YouTube, sementara pengisian dayanya mendukung hingga 45W.

Hasil pengujian tersebut menunjukkan daya tahan sekitar 6 jam 43 menit dalam pengujian streaming YouTube HD pada tingkat kecerahan maksimum. Dengan kecerahan yang lebih rendah, daya tahan tentu berpotensi lebih panjang.

Kapasitas baterai besar ini menjadi pasangan yang cocok dengan konsep perangkat. Sebab, tablet yang dirancang untuk menonton film dan mendengarkan musik memang membutuhkan stamina panjang.

Kamera Sekadar Pelengkap

Untuk fotografi, Lenovo Tab Plus Gen 2 membawa kamera belakang 13MP dan kamera depan 8MP. Kamera tersebut tidak dirancang untuk menggantikan kamera smartphone. Fungsinya lebih kepada kebutuhan praktis seperti video call, mengambil foto sederhana, selfie, atau memindai dokumen.

Hasil pengujian menunjukkan kamera depannya cukup baik untuk kebutuhan panggilan video, sedangkan kamera belakang masih dapat digunakan untuk dokumentasi ringan. Jadi, kamera bukan alasan utama membeli tablet ini. Dan untuk sebuah perangkat yang sejak awal menjual pengalaman audio, hal tersebut terasa cukup wajar.

Tablet yang Tahu Apa yang Diinginkannya

Lenovo Tab Plus Gen 2 menarik justru karena tidak berusaha menjadi segala-galanya. Ia tidak memiliki performa gaming terbaik, bukan tablet paling ringan, dan bukan pula perangkat dengan layar OLED.

Tetapi ketika urusannya adalah menonton film, mendengarkan musik, menikmati podcast, atau menjadikan tablet sebagai pusat hiburan di kamar dan ruang keluarga, perangkat ini memiliki karakter yang sangat kuat.

Sembilan speaker JBL dengan output hingga 48 watt menjadi pembeda paling mencolok. Layar 12,1 inci 2,5K 120Hz kemudian melengkapinya. Ditambah kickstand 360 derajat dan Bluetooth Speaker Mode, pengalaman menggunakan Tab Plus Gen 2 terasa seperti membawa perangkat hiburan portabel yang kebetulan juga bisa menjalankan berbagai aplikasi Android.

Lenovo Tab Plus Gen 2 bukan tablet yang dibuat untuk semua orang. Ia lebih cocok bagi pengguna yang mengutamakan kualitas suara, layar besar, dan kenyamanan menikmati konten dibandingkan mengejar skor benchmark atau performa gaming ekstrem.

Dengan harga awal sekitar US$399,99 atau kisaran Rp7,1 juta saat debut, Tab Plus Gen 2 menawarkan sesuatu yang cukup jarang di pasar tablet, yakni sebuah perangkat yang berani memiliki kepribadian.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda