Lifestyle

Saat Hidup Terasa Melelahkan, 5 Lagu Ini Jadi Pengingat untuk Berhenti Sejenak

Saat Hidup Terasa Melelahkan, 5 Lagu Ini Jadi Pengingat untuk Berhenti Sejenak
Official Lyric Video "Berdansalah, Karir Tak Ada Artinya" (YouTube/Hindia)

Pernah nggak sih Sobat Yoursay ngerasa tubuh dan pikiran sudah capek dan pengen istirahat sebentar saja, tapi ada keadaan yang seolah memaksa untuk terus berjalan? Misalnya: ada pekerjaan yang belum terselesaikan dan tanggung jawab yang menunggu. Padahal diri kita sudah nyaris mencapai batas dan membutuhkan jeda. 

Kalau merasa seperti itu, biasanya apa yang akan Sobat Yoursay lakukan?

Mungkin ada yang istirahat dengan menikmati camilan kesukaan dan secangkir kopi, bersantai sembari membaca buku atau menonton film favorit, sekadar jalan-jalan menikmati udara di lingkungan sekitar rumah, ada pula yang mungkin hanya diam sejenak sembari mendengarkan lagu-lagu favoritnya.

Di tengah berbagai rutinitas yang kita lakukan setiap hari, merasa lelah tentu sangatlah wajar. Semakin dewasa, saya pun semakin menyadari bahwa jeda sejenak memang diperlukan untuk menjaga diri kita agar tetap waras.

Salah satu hal yang paling sering saya lakukan ketika hidup terasa sedang capek-capeknya adalah mendengarkan musik sambil ikut bernyanyi. Meski dengan suara sumbang saya yang mungkin membuat orang yang mendengar ingin menutup telinga. Bagi saya, dengan menyanyikan lagu-lagu itu, saya bisa meluapkan perasaan tanpa harus mengatakan "aku capek, aku lagi nggak baik-baik saja, aku butuh istirahat." Musik bisa membuat saya merasa lebih lega, tanpa harus bercerita dan menjelaskan panjang lebar perasaan saya sebenarnya.

Di antara semua yang saya dengar, beberapa lagu bahkan terasa seperti teman yang mengingatkan bahwa tidak apa-apa untuk merasa lelah dan bernapas sejenak. Berikut lima lagu yang belakangan membuat saya kembali mengingat pentingnya mengambil jeda dan mengapresiasi diri sendiri.

1. Runtuh - Feby Putri ft. Fiersa Besari

Runtuh Live Session (Youtube/Feby Putri NC)
Runtuh Live Session (Youtube/Feby Putri NC)

“Ketika kau lelah, berhentilah dulu, beri ruang, beri waktu.”

“Kita hanyalah manusia yang terluka, terbiasa 'tuk pura-pura tertawa. Namun, bolehkah s'kali saja ku menangis? Ku tak ingin lagi membohongi diri. Ku ingin belajar menerima diri.” 

Dua bait itu menjadi bagian favorit saya. Berapa kali pun mendengarnya, Runtuh selalu berhasil membuat mata saya berkaca-kaca. Lagu ini seolah berisi sebuah pengingat bahwa ketika sedang lelah, kita tak harus memaksa untuk terus terlihat kuat di depan orang lain. Kita boleh menepi, berhenti sejenak, dan merasa tak baik-baik saja. Kita pun boleh menangis dan meluapkan semua emosi yang kita pendam. Lalu ditutup dengan keinginan untuk belajar lebih menerima kerapuhan tanpa harus membohongi diri sendiri lagi. 

2. Jiwa yang Bersedih - Ghea Indrawari

Official MV Jiwa yang Bersedih (Youtube/HITS Records)
Official MV Jiwa yang Bersedih (Youtube/HITS Records)

Lirik "Sampaikan pada jiwa yang bersedih, begitu dingin dunia yang kau huni. Jika tak ada tempatmu kembali, bawa lukamu biar aku obati." menjadi satu bagian yang terasa begitu hangat di lagu Jiwa yang Bersedih. Melalui bait ini, Ghea seolah ingin lagunya menjadi pengingat orang-orang yang memendam luka bahwa mereka masih memiliki tempat yang aman untuk pulang.

Bagian "Menangislah, kan kau juga manusia. Mana ada yang bisa berlarut-larut, berpura-pura sempurna.” terasa seperti validasi bahwa kita juga manusia yang bisa terluka dan tak bisa dipaksa untuk selalu terlihat kuat.

Ghea menutup lagu ini dengan lirik yang terasa seperti pelukan hangat bagi orang-orang yang sedang terluka. "Beri waktu tuk bersandar sebentar, selama ini kau hebat, hanya kau tak didengar. Selama ini kau hebat, kau pasti ‘kan didengar." Ada pengakuan bahwa kita sudah cukup hebat karena bisa bertahan sampai sejauh ini. Karena itu, tak apa jika kita merasa lelah dan ingin berhenti sejenak. Bagian penutup inilah yang paling saya suka di lagu ini.

3. Rehat - Kunto Aji

Official MV
Official MV "Rehat" (YouTube/Kunto Aji)

"Tenangkan hati, semua ini bukan salahmu. Jangan berhenti, yang kau takutkan takkan terjadi." Ketika menghadapi hal-hal yang di luar ekspektasi dan harapan kita, bagian ini seolah menjadi penenang sekaligus pengingat bahwa kita tak bisa mengendalikan semuanya. Dan kita nggak bisa disalahkan karena hal itu. Yang bisa kita lakukan hanyalah terus berusaha. Jika hari ini gagal, maka kita bisa mencobanya lagi di lain hari.

"Yang ditunggu, yang diharap. Biarkanlah semesta bekerja untukmu." Kemudian jika kita telah berusaha semaksimal mungkin, bagian ini seolah mengajak kita untuk rehat sejenak, menenangkan pikiran dari kecemasan, dan melepaskan hal-hal yang tak bisa kita kontrol dengan berserah pada Yang Maha Kuasa.

4. Tenang Saja (Ini Hanya Fase) - Idgitaf

Lirik Tenang Saja (Ini Hanya Fase), Full Album Visualizer (Youtube/Idgitaf)
Lirik Tenang Saja (Ini Hanya Fase), Full Album Visualizer (Youtube/Idgitaf)

"Tenang saja ini hanya fase. Jika nanti bisa sedih, tapi bisa bahagia lagi. Kelak nanti akan berpihak padamu lagi. Hari baik 'kan menghampirimu kembali, tinggal kau pandai-pandailah."

Yang saya sukai dari lagu-lagu Idgitaf adalah liriknya yang terdengar sederhana, tapi kaya makna. Seperti lagu ini, dengan pilihan diksinya yang mudah dipahami, lagu Tenang Saja (Ini Hanya Fase) menjadi pelukan menenangkan untuk pendengar yang sedang menghadapi kegagalan.

Setiap baitnya seolah jadi pengingat bahwa kegagalan, kesedihan, dan setiap masa sulit yang kita alami hanyalah sementara. Jika perasaan itu masih ada, kita mungkin perlu untuk sejenak mengambil jeda. Namun, kita juga perlu mengingat bahwa semua akan berlalu, dan kelak hari baik akan kembali menyapa kita jika kita tak menyerah dan memilih tetap berusaha.

5. Berdansalah, Karir Ini Tak Ada Artinya - Hindia

Official Lyric Video
Official Lyric Video "Berdansalah, Karir Tak Ada Artinya" (YouTube/Hindia)

"Lakukan apa yang kau mau sekarang. Saat hatimu bergerak, jangan kau larang. Lagi pula hidup akan berakhir, maka lakukan apa yang kau mau sekarang."

Seperti judulnya, lagu ini mengajak kita melepaskan semua tekanan untuk terus mengejar pencapaian. Lagu yang seolah mengatakan bahwa di kehidupan yang singkat ini, waktu kita terlalu berharga jika habis hanya untuk berkarier. Sesekali, kita boleh berhenti sejenak dan melakukan apapun yang kita mau. Hidup ini singkat, maka kita perlu untuk menikmatinya sebisa mungkin selagi masih ada waktu yang tersisa.

Overall, kelima lagu yang saya sebutkan di atas mengingatkan bahwa mengambil jeda bukan berarti kita berhenti berjuang. Kita hanya sedang memberi kesempatan kepada diri sendiri untuk bernapas setelah terlalu lama sibuk mengejar banyak hal. Sebab, hidup bukan perlombaan yang mengharuskan kita terus berlari tanpa berhenti.

Setelah jeda berakhir, mungkin masalah dan perjalanan yang belum selesai itu tetap ada. Namun, setidaknya kita bisa kembali melangkah dengan diri yang sedikit lebih utuh. Jadi, ketika lelah mulai terasa, tidak ada salahnya untuk berhenti sebentar, mendengarkan lagu yang kita suka, lalu mengingatkan diri sendiri bahwa kita juga berhak beristirahat.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda