Lifestyle

itel A300+ Resmi Meluncur di Indonesia, HP Rp2,4 Jutaan dengan Dua Layar dan Baterai 7.000 mAh

itel A300+ Resmi Meluncur di Indonesia, HP Rp2,4 Jutaan dengan Dua Layar dan Baterai 7.000 mAh
Smartphone itel A300+ (Yuga Tech)

Pasar ponsel pintar kelas terjangkau kembali diramaikan oleh perangkat dengan rancangan yang tak lazim. itel A300+ hadir membawa layar tambahan di punggung ponsel, baterai berkapasitas besar, serta sejumlah fitur yang biasanya menjadi bahan pertimbangan konsumen sebelum merogoh kocek lebih dalam.

Kombinasi tersebut membuat HP ini layak dilirik, terutama bagi pengguna yang menginginkan perangkat fungsional dengan sentuhan desain berbeda.

Diperkenalkan secara resmi di Indonesia pada Oktober 2026, itel A300+ mengusung layar utama 6,78 inci dengan refresh rate 120Hz, chipset MediaTek Helio G81, RAM 6 GB, dan penyimpanan internal 128 GB.

Daya tarik lainnya terletak pada baterai 7.000 mAh yang dirancang untuk menemani aktivitas panjang tanpa terlalu sering mencari stopkontak. Semua itu dibalut dengan harga yang masih berada di kisaran Rp2 jutaan.

Harga Resmi itel A300+ di Indonesia

itel Indonesia resmi menghadirkan A300+ ke pasar Tanah Air pada Oktober 2026. Berdasarkan informasi peluncurannya, ponsel ini dipasarkan dengan harga resmi Rp2.499.000.

Pada periode promosi peluncuran 10–16 Oktober 2026, konsumen bisa mendapatkan harga khusus sebesar Rp2.199.000 melalui itel Official Store di Shopee dan TikTok Shop by Tokopedia. Penawaran tersebut membuatnya lebih menarik bagi pembeli yang memburu ponsel berfitur unik tanpa harus mengeluarkan anggaran terlalu besar.

Perlu diperhatikan, harga promosi tersebut berlaku pada periode yang telah ditentukan. Setelah masa penawaran berakhir, harga yang menjadi acuan adalah harga resmi, kecuali terdapat program diskon lanjutan dari penjual.

Dengan banderol tersebut, itel A300+ menyasar pengguna yang membutuhkan ponsel untuk komunikasi, media sosial, hiburan, fotografi sederhana, dan berbagai aktivitas sehari-hari. Namun, keistimewaannya bukan semata-mata terletak pada harga, melainkan juga pada keberanian itel menghadirkan layar kedua di segmen yang relatif terjangkau.

Layar Kedua 2,01 Inci, Bukan Sekadar Hiasan

Daya pikat itel A300+ salah satunya terletak pada layar sekunder berukuran 2,01 inci yang ditempatkan di bagian belakang, tepat di dekat modul kamera. Kehadirannya memberikan identitas visual tersendiri sekaligus menawarkan fungsi praktis yang tidak lazim ditemukan pada ponsel sekelasnya.

Layar tambahan ini dapat digunakan untuk memeriksa jam, melihat notifikasi, menampilkan kalender, mengakses sejumlah pengaturan cepat, serta mengendalikan pemutaran musik. Saat lagu dimainkan, panel tersebut dapat memperlihatkan sampul album sekaligus menyediakan kontrol untuk mengganti atau menjeda musik.

Fungsi yang cukup menarik ialah kemampuannya menampilkan pratinjau foto saat pengguna mengambil gambar menggunakan kamera belakang. Dengan demikian, pengguna bisa memanfaatkan kamera utama untuk berswafoto sambil melihat komposisi gambar melalui layar sekunder.

Fitur ini terasa berguna bagi mereka yang gemar membuat konten, berfoto bersama teman, atau mengabadikan momen dengan sudut pengambilan yang lebih leluasa. Pengguna juga dapat memilih tampilan jam atau watch face yang tersedia agar layar belakang tampak lebih personal.

Meski demikian, layar kedua tersebut bukan pengganti layar utama. Fungsinya masih terbatas pada sejumlah fitur yang telah disediakan perangkat lunak.

Layar ini juga belum mendukung penerimaan panggilan WhatsApp melalui panel belakang. Maka dari itu, manfaatnya lebih tepat dipandang sebagai pelengkap yang praktis ketimbang layar kedua dengan kemampuan seluas layar utama.

Layar Utama 6,78 Inci dengan Refresh Rate 120Hz

Beranjak ke bagian depan, itel A300+ menggunakan layar berukuran 6,78 inci dengan resolusi HD+ sebesar 1.576 x 720 piksel. Ukuran tersebut memberikan ruang pandang cukup lega untuk membaca berita, menjelajahi media sosial, menonton video, maupun membuka beberapa aplikasi sehari-hari.

Keunggulan lainnya adalah refresh rate hingga 120Hz. Angka ini memungkinkan pergerakan antarmuka terlihat lebih mulus saat pengguna menggulir halaman, berpindah menu, atau menelusuri linimasa media sosial.

Bagi pengguna yang terbiasa membaca konten dalam waktu lama, layar besar dapat memberikan pengalaman yang lebih leluasa. Aktivitas menikmati video dan bermain game kasual pun terasa lebih nyaman berkat bidang pandang yang lapang.

itel turut menyematkan desain punch-hole untuk kamera depan. Kendati demikian, resolusi HD+ menunjukkan bahwa perangkat ini tidak mengejar ketajaman gambar setinggi ponsel dengan panel Full HD+. Pengguna yang mengutamakan detail visual tinggi perlu mempertimbangkan keterbatasan tersebut.

Sebuah ulasan resmi juga mencatat bahwa kecerahan layar dalam pengujian mereka masih lebih nyaman untuk penggunaan dalam ruangan. Kemampuan membaca layar di bawah sinar matahari terik dapat menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan, terutama bagi pengguna yang sering beraktivitas di luar rumah.

MediaTek Helio G81 untuk Kebutuhan Sehari-hari

Urusan performa dipercayakan kepada chipset MediaTek Helio G81. Prosesor ini dipadukan dengan RAM fisik 6 GB dan penyimpanan internal 128 GB untuk menunjang berbagai aktivitas harian.

Konfigurasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk menjalankan aplikasi pesan instan, mengakses layanan perbankan digital, berselancar di internet, menikmati video, serta berpindah di antara aplikasi umum. Kapasitas penyimpanan 128 GB juga memberikan ruang yang cukup lapang bagi dokumen, foto, video, dan aplikasi yang dibutuhkan sehari-hari.

itel turut menyediakan tambahan RAM virtual hingga 6 GB sehingga kapasitas RAM yang dipasarkan dapat disebut mencapai 12 GB. Namun, perlu dipahami bahwa RAM virtual memanfaatkan sebagian ruang penyimpanan internal dan tidak setara dengan RAM fisik. Manfaatnya lebih berkaitan dengan pengelolaan sejumlah aplikasi, bukan jaminan peningkatan performa secara drastis.

Sistem operasi yang digunakan ialah Android 16 Go Edition, versi Android yang dirancang untuk perangkat dengan sumber daya lebih terbatas. Pendekatan ini dapat membantu menjaga penggunaan sumber daya sistem agar sesuai dengan kelas perangkat.

Untuk bermain game, Helio G81 lebih tepat diposisikan sebagai chipset bagi pengguna kasual. Game populer dengan pengaturan grafis yang disesuaikan masih bisa menjadi pilihan, tetapi jangan berharap kemampuan setara ponsel gaming kelas menengah atau flagship. Pengalaman sebenarnya akan bergantung pada jenis game, pengaturan grafis, suhu perangkat, dan optimasi perangkat lunak.

Baterai Jumbo 7.000 mAh untuk Aktivitas Panjang

Kapasitas baterai menjadi salah satu keunggulan paling menonjol pada itel A300+. Perangkat ini dibekali baterai 7.000 mAh, kapasitas yang tergolong besar untuk ponsel pada rentang harga Rp2 jutaan.

Cadangan daya tersebut berpotensi memberikan waktu pemakaian lebih panjang bagi pengguna yang banyak beraktivitas dengan ponsel. Membaca berita, berkirim pesan, menikmati musik, menonton video, dan menggunakan aplikasi sehari-hari dapat dilakukan tanpa harus terlalu sering mengisi ulang baterai.

Daya tahan hingga 46 jam untuk panggilan telepon atau 50 hari dalam kondisi siaga. Angka tersebut merupakan klaim penggunaan dalam kondisi tertentu, bukan jaminan bahwa setiap pengguna akan memperoleh durasi yang sama. Intensitas pemakaian, kualitas jaringan, tingkat kecerahan layar, serta aplikasi yang berjalan di latar belakang turut memengaruhi konsumsi daya.

Untuk pengisian energi, itel A300+ mendukung teknologi pengisian hingga 22,5W. Namun, adaptor yang disertakan dalam paket penjualan memiliki daya 18W. Perbedaan ini patut diperhatikan karena kecepatan pengisian aktual dapat dipengaruhi adaptor yang digunakan dan kondisi perangkat.

itel juga membekali perangkat ini dengan Bypass Charging. Fitur tersebut memungkinkan daya dari adaptor menyuplai sistem secara langsung dalam kondisi yang didukung, sehingga penggunaan ponsel sambil terhubung ke pengisi daya tidak sepenuhnya membebani baterai dengan cara yang sama seperti pengisian biasa.

Selain itu, tersedia Reverse Charging yang memungkinkan ponsel menyalurkan daya untuk mengisi perangkat lain yang kompatibel. Fitur tersebut dapat berguna dalam keadaan darurat, misalnya saat akses ke stopkontak terbatas dan perangkat lain kehabisan baterai.

Perlindungan pengisian berbasis AI juga disebut mampu mempelajari kebiasaan pengguna untuk membantu menjaga kesehatan baterai. Kendati demikian, manfaat jangka panjangnya tetap bergantung pada pola penggunaan dan kondisi pengisian.

Kamera 13 MP dan 8 MP, Layar Kedua Menambah Fleksibilitas

Untuk fotografi, itel A300+ mengandalkan kamera belakang utama 13 MP dengan autofokus dan kamera depan 8 MP. Konfigurasi ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dokumentasi harian, mulai dari memotret aktivitas keluarga, mengabadikan perjalanan, hingga melakukan panggilan video.

Kamera utama juga dapat digunakan untuk merekam video hingga resolusi 1080p pada 30 bingkai per detik. Sejumlah fitur pendukung, seperti panorama, gerak lambat, time-lapse, dan mode Pro untuk foto, turut disediakan.

Walaupun resolusi kamera dapat menjadi gambaran awal kemampuan perangkat, kualitas foto tidak hanya ditentukan oleh jumlah megapiksel. Pengolahan gambar, kondisi pencahayaan, kemampuan sensor, dan kestabilan tangan tetap berpengaruh terhadap hasil akhir.

Di sinilah layar sekunder memberikan nilai tambah. Pengguna bisa memanfaatkan kamera belakang untuk mengambil swafoto tanpa harus mengandalkan kamera depan. Cara ini berpotensi menghasilkan foto yang lebih baik dalam kondisi tertentu, meskipun hasilnya tetap bergantung pada karakter kamera dan pencahayaan.

Bagi pembuat konten pemula, kombinasi kamera utama dan layar pratinjau belakang tersebut dapat membantu proses pengambilan gambar menjadi lebih praktis.

NFC, Speaker Ganda, dan Fitur Komunikasi

itel A300+ tidak hanya mengandalkan dua layar dan baterai besar. Perangkat ini juga dibekali NFC yang berguna untuk berbagai kebutuhan komunikasi jarak dekat, termasuk transaksi digital atau pemeriksaan saldo kartu elektronik yang kompatibel, sesuai dukungan aplikasi dan layanan terkait.

Kehadiran NFC menjadi nilai tambah bagi pengguna yang terbiasa melakukan transaksi nontunai. Meski begitu, pengguna tetap perlu memastikan layanan dan kartu yang digunakan mendukung fungsi tersebut.

Untuk hiburan, ponsel ini memiliki speaker ganda dengan dukungan peningkatan volume hingga 300%. Fitur tersebut dapat membantu pengguna mendengarkan suara saat menonton video atau melakukan panggilan melalui pengeras suara.

Namun, volume maksimal tidak selalu berarti kualitas audio terbaik. Kualitas suara dapat menurun saat volume ditingkatkan hingga tingkat tertinggi. Pengguna yang mengutamakan kejernihan audio sebaiknya mempertimbangkan penggunaan earphone atau perangkat audio eksternal.

Fitur UltraLink juga menjadi pelengkap menarik. Teknologi ini memungkinkan panggilan suara ant perangkat yang kompatibel melalui Bluetooth hingga jarak yang diklaim mencapai 1,5 kilometer tanpa sinyal seluler. Jarak nyata tentu dapat berubah mengikuti kondisi lingkungan dan penghalang sinyal.

Sementara itu, Smart Noise Control 3.0 dirancang untuk membantu meredam gangguan suara agar percakapan terdengar lebih jelas. Kombinasi fitur komunikasi ini menunjukkan bahwa itel A300+ berusaha memenuhi kebutuhan pengguna yang tidak hanya berkutat pada hiburan, tetapi juga mengandalkan ponsel untuk berkomunikasi.

Bodi Tangguh dengan Sertifikasi IP65

Dari segi rancangan, itel A300+ menggunakan bodi dengan sisi datar dan sudut membulat. Material polikarbonat pada bagian belakang serta bingkai membuat tampilannya sederhana, tetapi tetap mengikuti gaya desain ponsel masa kini.

Perangkat ini memiliki dimensi sekitar 168,22 x 79,62 x 8,75 mm dengan bobot 224 gram. Baterai berkapasitas besar ikut berkontribusi terhadap bobotnya, sehingga ponsel ini bukan pilihan paling ringan bagi pengguna yang menyukai perangkat ringkas.

itel menyediakan beberapa pilihan warna, antara lain Midnight Black, Sunset Gold, Deep Cherry, dan Frost Blue. Ketersediaan warna dapat berbeda menurut kanal penjualan.

Salah satu nilai tambahnya ialah sertifikasi IP65 yang menunjukkan perlindungan terhadap debu dan cipratan air sesuai ketentuan pengujian. Ponsel ini juga disebut telah melewati pengujian ketahanan berstandar militer MIL-STD-810H.

Kendati demikian, sertifikasi tersebut bukan berarti perangkat kebal terhadap seluruh bentuk kerusakan. IP65 tidak menjadikan ponsel aman untuk direndam atau digunakan berenang. Pengguna tetap perlu menjaga perangkat dari paparan air berlebihan, benturan keras, dan kondisi ekstrem.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda