Lifestyle
POCO F9 Pro Jadi Kurang Menarik? Ini Alasan F9 Ultra Lebih Worth It!
POCO kembali menghadirkan smartphone yang menarik perhatian lewat kehadiran POCO F9 Ultra dan POCO F9 Pro. Keduanya menawarkan performa kencang untuk memenuhi kebutuhan pengguna, mulai dari aktivitas harian hingga bermain game berat. Namun, jika melihat perbedaan spesifikasi dan harga, POCO F9 Ultra justru menjadi pilihan yang lebih menarik, meskipun dibanderol lebih mahal.
POCO F9 Ultra dibanderol dengan harga normal Rp14 jutaan untuk varian RAM 16 GB dan penyimpanan 512 GB. Saat periode pemesanan awal, harganya bahkan sempat turun menjadi sekitar Rp11,5 juta. Harga tersebut tergolong kompetitif jika dibandingkan dengan sejumlah smartphone flagship lain yang menawarkan RAM dan penyimpanan lebih kecil.
Sebagai perbandingan, beberapa pesaing di kelas flagship menawarkan konfigurasi RAM 12 GB dan penyimpanan 256 GB dengan harga sekitar Rp15 jutaan. Karena itu, POCO F9 Ultra memiliki nilai jual menarik bagi pengguna yang menginginkan spesifikasi tinggi tanpa harus mengeluarkan dana lebih besar.
Dari sisi packaging, POCO F9 Ultra hadir dengan kotak sederhana yang menampilkan identitas POCO. Salah satu hal menarik adalah logo Sound by Bose yang menandakan kolaborasi untuk menghadirkan pengalaman audio lebih baik. Smartphone ini juga dilengkapi garansi resmi selama 15 bulan.
POCO F9 Ultra tersedia dalam pilihan warna hitam dan Cherry Red dengan nuansa burgundi. Varian hitam terlihat minimalis dengan finishing yang memantulkan cahaya secara halus. Bagian belakangnya menggunakan material campuran kaca dan fiberglass, sedangkan rangkanya berbahan metal yang memberikan kesan kokoh.
Modul kamera belakangnya memiliki desain mencolok dengan beberapa komponen yang masing-masing memiliki fungsi. Selain kamera utama 200 MP dengan OIS, terdapat kamera ultrawide 50 MP dan kamera periskop 50 MP yang mendukung zoom optik 5 kali. POCO juga menyematkan lampu LED warna-warni untuk menambah daya tarik desain.
Salah satu keunggulan lainnya terletak pada sistem audio. Smartphone ini memiliki speaker tambahan dengan subwoofer khusus yang dirancang menghasilkan suara lebih bertenaga. Fitur tersebut menjadi pembeda penting dibandingkan POCO F9 Pro yang tidak memiliki konfigurasi speaker serupa.
Dalam paket penjualannya, pengguna mendapatkan casing bening, charger 100 watt, kabel USB Type-A ke Type-C, serta dokumen panduan. Kehadiran charger bawaan ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang ingin langsung memanfaatkan kemampuan pengisian daya cepat.
POCO F9 Ultra menggunakan layar AMOLED berukuran 6,9 inci dengan refresh rate hingga 185 Hz. Ukurannya yang besar memberikan ruang lebih luas untuk menikmati konten multimedia dan bermain game. Namun, dimensi tersebut juga bisa terasa kurang nyaman bagi pengguna bertangan kecil.
Refresh rate 185 Hz tidak selalu aktif ketika pengguna sekadar menavigasi menu. Fitur tersebut dimanfaatkan pada game yang kompatibel, sementara penggunaan biasa dapat berjalan pada refresh rate yang lebih rendah. Dalam pengujian, Mobile Legends mampu berjalan hingga sekitar 165 FPS, memberikan pengalaman bermain yang terasa responsif.
Dapur pacunya mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5, prosesor kelas flagship yang mampu menghasilkan skor AnTuTu mendekati 4 juta poin dalam pengujian yang ditampilkan. Performa ini membuat POCO F9 Ultra cocok untuk menjalankan game berat dengan setting tinggi.
Namun, suhu perangkat dapat mencapai sekitar 44–45 derajat Celsius saat digunakan bermain game secara intensif. Angka tersebut menunjukkan bahwa performa tinggi tetap disertai panas yang perlu diperhatikan.
Baterainya berkapasitas sekitar 8.000 mAh, didukung pengisian daya kabel 100 watt dan wireless charging 50 watt. Bobotnya mencapai sekitar 237 gram, sehingga pengguna perlu mempertimbangkan ukuran dan berat perangkat sebelum membeli.
Ada pula beberapa kompromi pada layar. POCO masih menggunakan Corning Gorilla Glass 7i dan belum menghadirkan panel LTPO yang dapat menurunkan refresh rate hingga 1 Hz. Meski begitu, tingkat kecerahan layar tetap memadai untuk penggunaan di luar ruangan dan dapat diturunkan hingga sekitar 1 nit.
Kamera menjadi salah satu bagian yang cukup menjanjikan. Kamera utama 200 MP dengan OIS mampu menghasilkan foto dengan warna pekat, kontras kuat, detail tajam, dan dynamic range yang baik. Kualitas gambar juga relatif konsisten dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Kamera ultrawide dan periskop turut memberikan fleksibilitas saat mengambil foto. Kamera periskop dengan zoom optik 5 kali memungkinkan pengguna memotret objek dari jarak jauh tanpa hanya mengandalkan pembesaran digital.
Sayangnya, kualitas video belum sebanding dengan kemampuan fotografinya. Perekaman video kamera belakang hingga 4K 60 FPS masih menunjukkan pergerakan fokus yang kurang stabil dalam kondisi tertentu. Sementara itu, kamera depan mendukung perekaman hingga 4K 30 FPS. Hasil video juga dinilai kurang konsisten dari segi warna dan pencahayaan.
Untuk perangkat di kelas flagship, kekurangan tersebut cukup disayangkan, terutama bagi pengguna yang sering membuat konten video.
Seri di bawahnya yaitu POCO F9 Pro sebenarnya bukan smartphone yang buruk. Namun, perbedaan spesifikasinya membuat varian ini terasa kurang menarik ketika dibandingkan langsung dengan F9 Ultra.
POCO F9 Pro hadir dengan RAM 12 GB, prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5 versi V, kamera ultrawide 8 MP, baterai 6.330 mAh, serta port USB 2.0. Sebaliknya, F9 Ultra menawarkan RAM 16 GB, kamera ultrawide 50 MP, baterai lebih besar, USB 3.2, dan sistem speaker yang lebih canggih.
Jika selisih harga keduanya sekitar Rp1,5 juta, tambahan spesifikasi pada versi Ultra terasa sepadan bagi pengguna yang menginginkan pengalaman lebih lengkap. Namun, F9 Pro tetap dapat dipertimbangkan jika harganya jauh lebih rendah dan kebutuhan pengguna tidak terlalu menuntut.
Secara keseluruhan, POCO F9 Ultra menjadi pilihan menarik berkat kombinasi performa flagship, baterai besar, kamera mumpuni untuk fotografi, layar cepat, serta audio yang mengesankan. Kekurangan pada kemampuan video dan absennya LTPO memang perlu diperhatikan, tetapi tidak menghapus daya tarik utamanya.
Dengan harga normal Rp14 jutaan, POCO F9 Ultra menawarkan paket yang kompetitif di kelasnya. Sementara itu, POCO F9 Pro perlu memiliki selisih harga yang lebih signifikan agar mampu menjadi alternatif yang benar-benar menarik.