Lifestyle
Bukan Tablet Biasa! iQOO Pad Pro Andalkan Layar OLED 165Hz dan Kipas Pendingin Aktif
Dunia tablet gaming kian menyerupai arena pacu teknologi, tempat performa buas tak lagi harus bersemayam dalam perangkat bertubuh bongsor. iQOO mencoba membuktikan gagasan tersebut melalui iQOO Pad Pro, tablet berukuran mungil yang menyimpan sederet komponen kelas atas.
Perangkat ini mengandalkan layar OLED 165Hz, prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5, serta kipas pendingin aktif untuk menunjang permainan yang menuntut kinerja tinggi. Menjelang peluncurannya di China pada Oktober 2026, iQOO mulai mengungkap sejumlah spesifikasi yang membuat tablet ini layak diperhitungkan.
Laman Gizmochina, Sabtu (10/10/2026) melaporkan bahwa perangkat tersebut telah membuka reservasi dan membawa desain ringkas berbobot hanya 298 gram.
Desain Ringkas, Bukan Berarti Kehilangan Tenaga
Di antara daya tarik utama iQOO Pad Pro terletak pada perpaduan dimensi kompak dan perangkat keras berperforma tinggi. Tablet ini memiliki layar 8,8 inci, bobot sekitar 298 gram, serta ketebalan hanya 5,74 milimeter. Rancangan tersebut memungkinkan perangkat lebih mudah dibawa bepergian dibandingkan tablet berlayar lebar.
Ukuran yang relatif mungil juga berpotensi memberikan kenyamanan lebih saat bermain game menggunakan kedua tangan. Pengguna tidak harus selalu meletakkan tablet di atas meja untuk menikmati permainan, meskipun kenyamanan tetap bergantung pada bentuk genggaman, posisi bermain, dan bobot perangkat saat digunakan dalam durasi panjang.
Bagi pemain game kompetitif, bentuk ringkas mempunyai nilai tersendiri. Perangkat lebih mudah dipindahkan, disimpan dalam tas, atau digunakan saat bepergian. Namun, desain tipis juga menuntut perancangan sistem pendinginan yang cermat agar performa perangkat tetap terjaga.
Layar OLED 165Hz untuk Visual Lebih Luwes
iQOO Pad Pro membawa panel OLED berukuran 8,8 inci dengan refresh rate mencapai 165Hz. Spesifikasi ini menjadi salah satu modal penting untuk memanjakan pengguna yang mengutamakan kelancaran visual.
Refresh rate 165Hz memungkinkan layar memperbarui gambar hingga 165 kali per detik. Dibandingkan layar 60Hz, kemampuan tersebut berpotensi menghasilkan gerakan yang lebih mulus, terutama pada game yang mendukung frame rate tinggi. Pergerakan karakter, perubahan sudut pandang, dan respons visual dalam permainan kompetitif pun berpeluang terasa lebih sigap.
Teknologi OLED juga dikenal mampu menghasilkan warna pekat dan kontras tinggi berkat kemampuannya mengendalikan pencahayaan setiap piksel. Karakteristik ini cocok untuk menikmati game dengan lingkungan visual yang kaya detail, menonton film, maupun membaca konten digital.
Meski demikian, refresh rate tinggi tidak otomatis membuat semua game berjalan pada 165 frame per detik. Hasil akhirnya bergantung pada dukungan game, kemampuan prosesor, pengaturan grafis, serta optimasi perangkat lunak.
Resolusi layar, tingkat kecerahan keseluruhan, dan sejumlah rincian panel lainnya belum sepenuhnya dipastikan dalam informasi prapeluncuran yang tersedia. Oleh karena itu, kualitas visual sesungguhnya masih perlu menunggu pengujian lebih lanjut.
Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Chip Gaming Q3
Dapur pacu menjadi bagian yang paling mencolok dari iQOO Pad Pro. Tablet ini dibekali Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari Qualcomm, yang dipadukan dengan chip gaming Q3 besutan iQOO.
Kombinasi tersebut memperlihatkan bahwa perangkat ini tidak sekadar dirancang untuk aktivitas ringan, seperti membaca buku elektronik, membuka dokumen, atau menjelajahi media sosial. iQOO mengarahkannya pada kebutuhan komputasi yang lebih berat, terutama permainan dengan tuntutan grafis tinggi.
Snapdragon 8 Elite Gen 5 bertugas menangani pemrosesan utama, sedangkan chip gaming Q3 menjadi komponen pendamping untuk mendukung pengalaman bermain. Perpaduan keduanya ditujukan untuk membantu pengolahan grafis dan menjaga kelancaran permainan.
iQOO juga menonjolkan kontrol sentuh yang presisi serta optimalisasi audio. Dua aspek ini cukup penting bagi pemain gim kompetitif. Respons sentuhan yang baik membantu pemain melakukan aksi dengan lebih akurat, sementara audio yang jelas memudahkan mereka mengenali petunjuk suara di dalam permainan.
Walaupun spesifikasi chipset menjanjikan, kemampuan nyata tetap perlu dibuktikan melalui pengujian. Stabilitas frame rate, konsumsi daya, suhu perangkat, dan kompatibilitas gim akan menentukan seberapa jauh tablet ini mampu memenuhi ekspektasi penggunanya.
Kipas Pendingin Aktif untuk Menaklukkan Panas
Performa tinggi lazimnya beriringan dengan persoalan panas. Semakin berat beban kerja prosesor, semakin besar pula tantangan menjaga suhu komponen agar tetap berada dalam batas operasional yang sesuai.
Untuk menjawab persoalan tersebut, iQOO Pad Pro mengusung kipas pendingin aktif yang bekerja bersama sistem pendinginan pasif. Kombinasi ini dirancang untuk membantu membuang panas selama perangkat menjalankan gim dengan beban tinggi.
Kehadiran kipas menjadi pembeda penting dibandingkan tablet konvensional yang hanya mengandalkan pelepasan panas melalui bodi dan sistem pendinginan pasif. Melalui pendinginan aktif, iQOO berupaya mempertahankan kinerja perangkat selama sesi bermain panjang.
Manfaatnya bukan sekadar menjaga perangkat agar tidak terlalu panas. Sistem pendinginan yang efektif juga berpotensi mengurangi penurunan performa akibat suhu tinggi atau thermal throttling.
Namun, efektivitasnya baru dapat dinilai secara menyeluruh setelah tersedia hasil pengujian independen. Tingkat kebisingan kipas, distribusi panas, dan dampaknya terhadap kenyamanan genggaman menjadi beberapa aspek yang patut diperhatikan.
Baterai 9.020 mAh dan Pengisian Cepat 66W
Perkara daya juga menjadi bagian menarik dari tablet ini. NewsBytesapp, Kamis (15/10/2026) menyebutkan bahwa iQOO Pad Pro membawa baterai berkapasitas 9.020 mAh. Kapasitas tersebut tergolong besar untuk perangkat dengan layar 8,8 inci dan bobot sekitar 298 gram.
Baterai berkapasitas besar berpotensi memberikan waktu penggunaan yang lebih panjang, baik untuk bermain game, menikmati video, maupun mengerjakan aktivitas digital sehari-hari. Kendati demikian, daya tahan sebenarnya dipengaruhi oleh kecerahan layar, refresh rate yang digunakan, jenis game, konektivitas, serta intensitas kerja prosesor dan kipas pendingin.
Untuk pengisian daya, sertifikasi 3C di China mengindikasikan dukungan pengisian cepat hingga 66W. Informasi tersebut dilaporkan oleh Gizmochina, Jumat (9/10/2026).
Dukungan tersebut diharapkan mempersingkat waktu pengisian dibandingkan teknologi berdaya lebih rendah. Namun, durasi pengisian penuh belum dapat dipastikan tanpa pengujian langsung atau keterangan resmi mengenai waktu pengisian dari produsen.
Jadwal Peluncuran dan Harga Resmi iQOO Pad Pro
Per 15 Oktober 2026, iQOO Pad Pro telah membuka reservasi di China. Peluncurannya diperkirakan berlangsung pada Oktober 2026, kemungkinan beriringan dengan pengenalan iQOO Neo 12. Meski demikian, tanggal peluncuran final dan rincian penjualan resminya belum diumumkan dalam laporan yang tersedia. Bagaimana dengan harganya?
Harga resmi iQOO Pad Pro belum diumumkan. Oleh sebab itu, belum tersedia nominal harga resmi dalam rupiah yang dapat dicantumkan secara akurat. Harga untuk pasar Indonesia pun belum dikonfirmasi, termasuk kepastian apakah tablet ini akan dipasarkan secara resmi di Tanah Air.
Sebagai pembanding, iQOO Pad Ultra yang lebih dahulu diperkenalkan di China memiliki harga awal promosi 5.999 yuan. Angka tersebut merupakan harga model berbeda dan tidak bisa diperlakukan sebagai harga iQOO Pad Pro.