alexametrics

Mengevaluasi Sistem Manajemen ASN berbasis Online selama WFH

wildi muchtar
Mengevaluasi Sistem Manajemen ASN berbasis Online selama WFH
Aparatur Sipil Negara

Keberhasilan pelaksanaan WFH di instansi publik bergantung pada sistem manajemen ASN. Penggunaan e-government dan e-office harus mampu dioptimalisasikan dan bersinergi dengan

Suara.com - Kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) resmi diterapkan di berbagai instansi pemerintahan sebagai respon dari penyebaran pandemi COVID-19 yang semakin meningkat setiap harinya. WFH dinilai sebagai salah satu cara yang efektif dalam menekan angka penyebaran COVID-19 di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Imbauan WFH ini direspon oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) yang telah dimuat dalam Surat Edaran nomor 19 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara dalam Upaya Pencegahan COVID-19 di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Surat edaran tersebut memuat bahwa ASN diperkenankan untuk bekerja dari rumah, kecuali dua level pejabat struktural tertinggi yang bekerja di kantor. Hal tersebut dilakukan agar penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat. Wacana WFH bagi ASN akan terus diperpanjang mengingat kondisi COVID-19 di Indonesia yang masih belum membaik hingga saat ini. 

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KEMENPAN-RB) telah mengeluarkan kebijakan baru mengenai Sistem Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara dalam tatanan (new normal), melalui surat edaran Menteri PANRB No. 58/2020.

Di dalam surat edaran tersebut, ASN difokuskan pada 3 poin penting yaitu:

(1) penyesuaian sistem kerja;

(2) sumber daya manusia aparatur yang mendukung;

(3) infrastruktur yang mendukung. 

Pada akhirnya, perpanjangan WFH akan berdampak pada penyesuaian sistem manajemen ASN itu sendiri. Pemerintah dituntut untuk adaptif dengan kondisi ASN yang bekerja dari rumah namun tetap mempertahankan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Oleh karena itu, secara langsung kualitas kinerja ASN akan sangat ditentukan oleh kesiapan sistem manajemen ASN itu sendiri. 

E-government sebagai Pendukung Pelaksanaan WFH