News

Frankie MacDonald Ramal Gempa hingga M9 di Indonesia sebelum Akhir 2026

Frankie MacDonald Ramal Gempa hingga M9 di Indonesia sebelum Akhir 2026
Frankie MacDonald (YouTube/dogsandwolves)

Pengamat bencana dan cuaca asal Kanada, Frankie MacDonald, kembali menjadi sorotan setelah menyampaikan prediksi terkait potensi gempa besar di Indonesia sebelum akhir 2026. 

Dalam video yang diunggah melalui akun YouTube pribadinya @dogsandwolves pada Kamis (3/9/2026), Frankie menyebut Indonesia berpotensi mengalami gempa dengan kekuatan magnitudo 7,0 atau lebih, bahkan bisa mencapai magnitudo 9,0. 

Gempa tersebut disebut berpotensi berdampak pada sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Jakarta dan Pulau Jawa.

“Gempa bumi besar lainnya akan melanda Indonesia sebelum tahun 2026 berakhir, ini akan menimbulkan banyak kerusakan di indonesia termasuk Jakarta dan Jawa. Gempa ini akan membawa kekuatan magnitudo 7,0 atau bahkan 9,0 di Indonesia,” ucap Frankie MacDonald dalam video tersebut.

Frankie juga mengingatkan masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta mempersiapkan berbagai kebutuhan yang diperlukan untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana. 

“Mulailah melakukan latihan simulasi gempa dan siapkan perlengkapan medis, perlengkapan darurat, senter, lilin, baterai cadangan, lentera bertenaga baterai, radio engkol, generator, dan air minum kemasan,” imbaunya.

Siapa Frankie MacDonald?

Frankie MacDonald merupakan pengamat cuaca amatir asal Sydney, Nova Scotia, Kanada, yang akhir-akhir ini membuat heboh di media sosial. 

Lahir pada 24 April 1984, Frankie mulai dikenal karena gaya penyampaiannya yang bersemangat ketika memberikan informasi mengenai cuaca ekstrem dan potensi bencana. 

Frankie MacDonald mulai aktif membuat konten di YouTube pada 16 Desember 2009. Ia menggunakan kanal bernama @dogsandwolves untuk membagikan laporan mengenai kondisi cuaca yang terjadi di berbagai wilayah. 

Popularitas Frankie di internet terus meningkat, sejumlah video laporan cuaca yang diunggahnya bahkan telah ditonton hingga puluhan juta kali. 

Pada awal Mei 2026 lalu, Frankie MacDonald sempat menyampaikan ramalan mengenai kemungkinan terjadinya gempa besar di Indonesia. 

Saat itu, pengamat cuaca amatir asal Kanada tersebut menyebut gempa berkekuatan magnitudo 7,0 atau lebih berpotensi mengguncang wilayah Indonesia. 

Beberapa waktu setelah pernyataan tersebut beredar, gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Agustus 2026. 

Kemunculan gempa tersebut membuat nama Frankie kembali disorot dan sejumlah warganet mengaitkannya dengan ramalan yang pernah ia sampaikan sebelumnya.

Namun, kemunculan sebuah kejadian yang dianggap sesuai dengan pernyataan sebelumnya belum dapat menjadi bukti bahwa seseorang mampu memprediksi gempa secara ilmiah. 

Pernyataan Frankie mengenai potensi gempa besar yang dapat berdampak pada Jakarta dan Pulau Jawa pun perlu dipahami sebagai ramalan atau pandangan pribadi. 

Hingga saat ini, belum ada metode ilmiah yang mampu menentukan secara akurat kapan, di mana, dan seberapa besar kekuatan gempa sebelum peristiwa tersebut terjadi. 

Informasi mengenai aktivitas gempa dan potensi tsunami sebaiknya diperoleh dari lembaga resmi yang memiliki kewenangan dalam pemantauan kebencanaan, seperti Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).  

Oleh karena itu, kewaspadaan terhadap potensi gempa dapat dilakukan berdasarkan langkah mitigasi yang tepat, bukan karena kepanikan yang muncul dari sebuah ramalan.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda