facebook

Ulasan Buku Semua Orang Pandai Mencuri: Pelajaran Berharga dari Kumpulan Cerita Pendek

Sam Edy Yuswanto
Ulasan Buku Semua Orang Pandai Mencuri: Pelajaran Berharga dari Kumpulan Cerita Pendek
Buku 'Semua Orang Pandai Mencuri.' (DocPribadi/SamEdy)

Buku berjudul Semua Orang Pandai Mencuri (Gramedia, 2015) berisi sekumpulan cerita pendek (cerpen) yang ditulis oleh sederet penulis kenamaan di negeri ini seperti Eka Kurniawan, Seno Gumira Ajidarma, Djenar Maesa Ayu, Bre Redana, dan lain-lain. Semua cerpen dalam buku ini sebelumnya sudah pernah dimuat di Majalah Esquire Indonesia. 

Dalam kata pengantarnya, Dwi Sutarjantono yang pernah menjadi Editor in Chief Esquire Indonesia menjelaskan, “Barangkali bisa dibilang terlambat: menerbitkan sebuah buku kumpulan cerpen dari dua tahun edisi awal majalah Esquire Indonesia hadir di Indonesia. Namun, ide mengumpulkan cerpen-cerpen ini sebenarnya sudah ada sejak rubrik ini dibuat. Dan sebuah cerita, saya rasa tak pernah mengenal waktu. Apalagi jika menarik. Bahkan bisa jadi kumpulan cerpen ini sekaligus menjadi penanda perjalanan dan perkembangan cerpen yang ada di Esquire Indonesia, termasuk penulisnya, karena akan sombong rasanya jika berharap cerpen di Esquire bisa menjadi oase baru cerpenis muda.”

Cerpen berjudul Semua Orang Pandai Mencuri karya Eka Kurniawan berkisah tentang kisah asmara yang berakhir tragis. Adalah Mameh, gadis yang belum genap tujuh belas tahun dan sedang dimabuk cinta kepada tukang ojek bernama Markum. Kisah asmara belia mereka akhirnya berlanjut ke jenjang pernikahan padahal Mameh baru lulus SMA. Pernikahan dilakukan mendadak karena Mameh sudah hamil duluan. Markum sebenarnya masih satu sekolah dengan Mameh. Usianya hanya dua atau tiga tahun lebih tua dari Mameh. Kepala sekolah terpaksa mengeluarkan Markum karena berbagai kebadungan, dan berakhir menjadi tukang ojek di pangkalan. 

Sebenarnya, orangtua Mameh tak setuju putrinya menjalin hubungan dengan Markum. Namun Mameh begitu getol mempertahankan hubungannya dengan Markum karena dia sangat mencintainya. Mameh bahkan tega mencuri kalung dan gelang ibunya lalu menjualnya. Dengan uang tersebut, Mameh (bersama Markum) kabur dari rumah. Tapi ayah Mameh berhasil menemukan keberadaan mereka dan akhirnya menikahkan mereka dengan terpaksa, karena kondisi Mameh telah hamil.

Setelah menikah, mereka didera beragam persoalan pelik. Puncaknya ketika Markum tertangkap seusai membawa lari motor ojek yang bukan miliknya lalu menjualnya ke penadah. Ia mendekam dalam penjara selama empat bulan. Sementara Mameh dalam kondisi hamil besar. Sekeluarnya dari penjara, Markum dihajar habis-habisan (oleh si pemilik motor dan teman-temannya) hingga harus dirawat di rumah sakit selama sembilan hari.Singkat cerita, ketika Mameh melahirkan dan anaknya sudah agak besar, ia memutuskan untuk menjadi pembantu di luar negeri. Persoalan ekonomi dan rasa cintanya yang dalam pada Markum membuatnya rela melakukan itu semua.

Sayangnya, setelah bekerja di luar negeri, Markum tak bisa menjaga kesetiaannya. Ia bermain serong dengan wanita lain. Sementara kejadian nahas malah menimpa Mameh. Ia diperkosa oleh anak majikannya hingga hamil. Kisah asmara belia antara Mameh dan Markum meninggalkan pelajaran berharga, bahwa sebuah pernikahan di usia dini, terlebih diawali dengan cara-cara tidak baik, biasanya juga akan berakhir tidak baik-baik. 

Itulah ulasan singkat kumpulan cerpen dalam buku Semua Orang Pandai Mencuri. Masih banyak cerpen yang menarik disimak dalam buku Semua Orang Pandai Mencuri. Ada banyak pelajaran berharga yang dapat diambil,  antara lain cerpen berjudul Dinda & Ben karya Tommy F. Awuy yang bercerita tentang pasangan suami-istri yang begitu romantis dan unik saat mengadakan ulang tahun perkawinan mereka. Selamat membaca, semoga terhibur.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak