facebook

Mugorame yang Nyata Ramenya, Kuliner Pasar Kranggan Yogyakarta Viral di Tiktok

Hernawan
Mugorame viral di TikTok, guys. Jadi wajib banget kamu datang ke spot makan di Pasar Kranggan ini!

Menggabungkan dua rasa dalam satu makanan, mengapa tidak? Mungkin ungkapan itu cukup menggambarkan isi kepala Bagus, salah satu pemilik Depot Makan Mugorame yang akhir-akhir ini banyak dibicarakan karena viral di Tiktok.
Setelah melakukan “riset” berkepanjangan di Tiktok, Mugorame ternyata terletak di sebelah barat Tugu Jogja, tepatnya di Pasar Kranggan lantai 2 area food court.

Kunjungan perdana pun dilakukan pada hari rabu, 19 Januari 2022 untuk melihat secara langsung depot makan yang namanya penuh akan harapan (karena mugo rame). Rumah makan dari pria “paruh dewasa” bernama Bagus ini menyajikan menu fusion (gabungan) khas negara-negara asia dalam setiap suapannya.

Salah satu menunya, Samgong Rice, mengombinasikan tekstur renyah khas katsu Jepang, rasa medok dari kuah rempah khas bundo-bundo (ibu-ibu) Minang. Dipercantik dengan wangi khas nasi lemak dari kampung halaman pelantun Cindai Siti Nurhaliza (Malaysia).

Selain Samgong Rice, Mugorame juga menyediakan pilihan menu lain bergaya “Negeri Tirai Bambu” (Tiongkok) seperti Slurpy Kwety dan Sret Kwety dengan per-udang-an duniawi dan chili oil sebagai basis utama kaldu dan minyak syurga-nya. Menu tambahan lain seperti katsu, dumpling, atau pun bakso goreng ala-ala abang tukang bakso mari-mari sini pun juga tersedia.

Konsep Mugorame terinspirasi dari dapur asian street food dengan pengalaman melihat langsung koki memasak dengan tangan magisnya. Namun, ada yang menarik dari ide brilian ini, Bagus menuturkan sambil mengelap keringatnya, “Mugorame hanya dipikirkan dan dimatangkan konsepnya kurang lebih dua minggu oleh saya dan teman saya.” Kecemerlangan nan penuh risiko karena dibuat lebih dadakan dari menggoreng tahu bulat ini ternyata membuahkan berkah bagi Bagus dan kawannya.

Bagaimana tidak, depot makannya menjadi viral dan langsung diserbu oleh berbagai kalangan, khususnya anak-anak muda overthinking yang tampaknya masih bermasalah dengan work life balance-nya.

“Saya tidak menyangka Mugorame bakal seviral ini, media sosial dengan magisnya bisa membuat tempat makan saya dan teman saya menjadi ramai seperti ini.” ujar Bagus dengan wajah semringah.

Bagus dan sohibnya berharap kelak Mugorame bisa berkembang lebih baik dari segi pelayanan. “Saya dan teman punya cita-cita di masa depan Mugorame bisa jadi tempat makan yang berkonsep reservasi seperti restoran fine dining, tapi versi low budget-nya,” imbuh Bagus sambil menatap langit-langit kedai makannya dengan mata penuh harapan.

Reporter: Ahmad Nurcholis (Peserta Suara Community Institute Batch 1)

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak