Ulasan
Lighter and Princess: Kesetiaan & Penghianatan yang Dieksekusi Membabi Buta
Saat aku iseng mencari rekomendasi drama bertema enemy to lovers di youtube short, aku justru menemukan cuplikan drama China yang menggaet Arthur Chen sebagai bintangnya. Drama itu bertajuk Lighter and Princess, dan aku segera jatuh cinta dengan akting Arthur terutama sorot matanya.
Melansir laman Mydramalist, Lighter and Princess merupakan serial drama yang diadaptasi dari novel berjudul Da Huo Ji Yu Gong Zhu Qun karya Twentine. Drama ini mengusung genre romance, teknologi, dan tentu unsur enemy to lovers ala ketengilan Arthur Chen yang bikin klepek-klepek.
Dengan melibatkan sutradara Liu Chun Chieh dan screenwriter Zhou Yong, drama ini resmi rilis pada 3 November 2022 - 30 November 2022 dan dapat ditonton pada jaringan Youku dengan total 36 episode.
Siswa Berandal yang Ternyata Hacker Top
Lighter and Princess menceritakan seorang mahasiswi jurusan ilmu komputer bernama Zhu Yun (Zhang Jing Yi), yang terlibat perseteruan dengan mahasiswa berandalan bernama Li Xun (Arthur Chen) yang ternyata adalah seorang hacker cerdik. Dia banyak melakukan hack demi mendapatkan uang. Keseharian mereka betul-betul diisi cekcok karena Li Xun ogah-ogahan kuliah, sedangkan Zhu Yun adalah tipe rajin.
Berawal dari situlah, keduanya mulai tertarik satu sama lain. Kemudian, bersama dengan Gao Jian Hong (Zhao Zhi Wei), mereka berhasil mendirikan perusahaan developer game yang dinamai Lighter and Princess. Namun, Jian Hong yang diliputi inferiror complex dan iri dengki terhadap Li Xun pun, nekat bersekongkol dengan Fang Zhi Jing (Cui Yu Xin) dan Xu Li Na (Qian Di Di) demi mencuri data rahasia dan merebut perusahaan.
Ketika Li Xun mencoba melawan, dia justru dijebloskan ke penjara. Sedangkan Zhu Yun dipaksa meneruskan studi ke luar negeri oleh orang tuanya yang sedari awal nggak merestui hubungannya dengan Li Xun yang konon problematik dan anak broken home.
Setelah mendekam beberapa tahun di penjara, Li Xun, Zhu Yun, dan Ren Di (Jenny Zeng) kemudian bergabung dengan perusahaan developer game kecil dengan ambisi merebut kembali Lighter and Princess. Bagaimanakah kelanjutan perjuangan mereka?
Sorot Mata Arthur Chen yang Penuh Bahasa
Bahkan dari ide cerita yang disajikan pun, Lighter dan Princess sudah menjanjikan kisah yang bikin hati tertawan. Bukan sekadar persoalan enemy to lovers yang sentiasa seru untuk dipantau, melainkan perjuangan dan kesetiaan yang terlalu sayang buat diabaikan.
Aku sendiri langsung terpukau dengan tema drama yang segar, yang nggak melulu seputar CEO yang menyamar. Melainkan, pembangunan konflik dan beberapa flashback yang kian menguatkan kisahnya sendiri. Pun pada sinematografi dan pengambilan gambar yang terkesan relate, juga bukan tipe dipaksakan kejar tayang.
Menyoal akting para karakter, aku terpukau dengan chemistry Arthur dan Jing Yi yang timbul dengan alami. Bukan hanya interaksi fisik semata, melainkan tata bahasa mata yang seakan turut mengena ke hati penonton. Terutama Arthur ya, kalau Jing Yi justru matanya terkesan kurang menjiwai adegan sedih.
Semua tokoh menjalankan peran dengan berkilau, meski bagiku Zhi Wei terasa kurang bajingan. Entah apakah sifatnya didesain sedemikian terombang-ambing macam serigala berbulu domba. Tetapi bila disandingkan dengan Yu Xin yang villain ekspresif abis, dia harusnya bisa lebih kejam lagi.
Drama yang Mengemas Dunia Bisnis di Balik Layar
Menurutku, drama ini begitu cerdas dalam mengemas konflik dan akar masalah yang kompleks hingga menjadi seringan kapuk randu. Nggak hanya secara mudah diikuti penonton, melainkan menawarkan logika berpikir dan jalan keluar yang logis baik secara real life. Walau pada kenyataannya, merebut kembali satu perusahaan besar nggak bisa serta merta cuma melibatkan kecerdasan, tetapi juga koneksi kuat dan duit berlipat.
Dalam hal ini, Lighter and Princess memberikan pilihan yakni koneksi, sponsor, dan kehebatan takdir sih.
Pun, lewat drama inilah penonton awam sepertiku dikenalkan pada persaingan bisnis nyata, persaingan teknologi, yang sentiasa miris karena dibarengi dengan kesetiaan atau penghianatan. Kita nggak hanya diajak berandai menjadi CEO, melainkan suka duka di balik layar utama. Walau sekali lagi ditekankan, bahwa takdir dan garis start setiap individu nggak bakal sama dengan Li Xun dari Lighter and Princess.
Satu Eksekusi ‘Kesetiaan dan Penghianatan’ dengan Membabi Buta
Alih-alih fokus pada developing game, aku justru fokus pada kesetiaan, penghianatan, dan enemy to lovers yang disajikan. Pun bukan tipe lovey dovey stevia, tetapi hanya sekadar gula yang kemungkinan cuman satu sendok teh. Manisnya cukuplah, tetapi nyess berasa sampai hati. Bahkan masih terngiang.
Drama ini seakan menantang tren dan algoritma media sosial, karena berani menyuguhkan alur yang brutal. Terutama pada kasus penghianatan Jian Hong terhadap Li Xun, dan betapa hukum karma ditekankan lewat drama ini. Nggak usah muluk-muluk dihantam baling-baling helikopter, tetapi cukuplah menjadi penawar getir bagi penonton.
Toh karena lebih mengutamakan chemistri ringan, drama ini mendapatkan rating 13+. Tapi buatku, sebaiknya berusia 15 tahun ke atas buat menonton. Hehe, karena aku tipe manusia strict sih.
After all, Lighter and Princess memang nggak se-greget drama-drama CEO yang menyamar sih. Namun, drama ini menawarkan permainan psikologis yang disetel perlahan. Rasanya, drama ini lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, kecuali paras rupawan para aktor dan aktris yang nggak semua kita miliki. Tetapi, bila kawan-kawan menginginkan tontonan yang berkesan, berkecamuk, dipenuhi kesetiaan dan penghianatan yang bikin pengen gebrak meja, mungkin Lighter and Princess bisa dimasukkan list.
Bagiku, drama ini patutlah mendapatkan nilai 8/10 dari ide cerita, akting para tokoh, sampai pada ending yang bikin kita bercucuran air mata.
Identitas Drama
Judul: Lighter and Princess
Adaptasi: novel Da Huo Ji Yu Gong Zhu Qun karya Twentine
Sutradara: Liu Chun Chieh
Screenwriter: Zhou Yong
Rilis: 3 November 2022 - 30 November 2022
Genre: romance, youth, technologi
Jaringan: Youku
Negara Asal: China
Bahasa: Bahasa Mandarin
Jumlah Episode: 36