Ulasan

Antara Romansa dan Pembunuhan Berantai: Pesona Dream Man Karya Linda Howard

Antara Romansa dan Pembunuhan Berantai: Pesona Dream Man Karya Linda Howard
Dream Man (Dok. Pribadi/Oktavia)

Novel romantis sering kali identik dengan kisah cinta yang manis, sementara novel thriller identik dengan pembunuhan, penyelidikan, dan ketegangan. Namun Linda Howard berhasil memadukan dua dunia tersebut dalam Dream Man atau Lelaki dalam Impian, sebuah novel yang menggabungkan roman, suspense, dan sentuhan supranatural menjadi cerita yang sulit dilepaskan.

Diterbitkan dalam bahasa Indonesia oleh Gramedia Pustaka Utama pada 2003, novel setebal 341 halaman ini mengangkat premis yang tidak biasa. Bagaimana jika seseorang mampu menyaksikan pembunuhan saat peristiwa itu terjadi, bukan karena ia berada di lokasi kejadian, melainkan karena memiliki kemampuan paranormal?

Sinopsis Novel

Tokoh utamanya adalah Marlie Keen, seorang perempuan yang sejak kecil memiliki kemampuan psikis atau clairvoyance. Kemampuan itu membuatnya mampu melihat, merasakan, bahkan mengalami peristiwa yang sedang dialami orang lain. Namun kemampuan tersebut justru menjadi beban. Setelah bertahun-tahun berusaha menjalani hidup normal, Marlie mengira kemampuan itu telah menghilang.

Sayangnya, ia salah.

Suatu malam, kemampuan itu kembali dengan kekuatan yang jauh lebih dahsyat. Kali ini Marlie tidak sekadar melihat potongan-potongan peristiwa. Ia menyaksikan pembunuhan brutal melalui mata sang pembunuh. Ia merasakan kepuasan, kemarahan, hingga dorongan membunuh yang memenuhi pikiran pelaku. Pengalaman itu begitu nyata sehingga ia seolah menjadi bagian dari kejahatan tersebut.

Di sisi lain, Kepolisian Orlando sedang menangani kasus pembunuhan berantai yang membingungkan. Korban pertama ditemukan tewas secara mengenaskan di rumahnya sendiri. Ia diperkosa dan dibunuh menggunakan pisau dapurnya sendiri. Tidak ada saksi, tidak ada motif yang jelas, dan hampir tidak ada petunjuk yang bisa mengarah pada pelaku.

Ketika Marlie datang ke kantor polisi dan mampu menjelaskan detail tempat kejadian perkara yang seharusnya hanya diketahui polisi, ia justru menjadi orang yang paling dicurigai.

Di sinilah muncul tokoh Detektif Dane Hollister, polisi yang keras kepala, realistis, dan sama sekali tidak percaya pada kemampuan paranormal. Baginya, penjelasan paling masuk akal adalah Marlie terlibat dalam pembunuhan tersebut. Namun semakin banyak kasus terjadi, Dane mulai menyadari bahwa satu-satunya jalan untuk menangkap pelaku adalah bekerja sama dengan perempuan yang awalnya ia anggap sebagai tersangka.

Hubungan keduanya berkembang menjadi salah satu daya tarik utama novel ini. Dane digambarkan sebagai detektif yang tangguh, sinis, dan menjadikan pekerjaannya sebagai prioritas hidup. Marlie justru kebalikannya: sensitif, penuh empati, tetapi menyimpan luka akibat kemampuannya sendiri. Perbedaan karakter mereka menghadirkan dinamika yang menarik sekaligus menjadi fondasi kisah romansa di tengah perburuan pembunuh berantai.

Kelebihan dan Kekurangan

Hal yang membuat Dream Man berbeda dari thriller kebanyakan adalah sudut pandangnya. Pembaca tidak hanya mengikuti penyelidikan polisi, tetapi juga diajak masuk ke dalam pikiran sang pembunuh. Linda Howard menggambarkan pelaku sebagai sosok yang sangat terorganisasi. Ia memilih korban dengan cermat, mempelajari kebiasaan mereka, lalu mengeksekusi pembunuhan dengan perencanaan matang.

Dalam pikirannya, ia bukan penjahat. Ia merasa sedang "menghukum" orang-orang yang menurutnya pantas menerima pelajaran.

Pendekatan ini membuat ketegangan terasa lebih psikologis daripada sekadar penuh aksi. Pembaca mengetahui betapa berbahayanya pelaku, sementara para tokoh utama masih berusaha menyusun kepingan-kepingan misteri.

Di luar unsur paranormal, aspek investigasi justru menjadi kekuatan novel ini. Adegan penyelidikan, diskusi antardetektif, hingga hubungan profesional Dane dengan partnernya terasa hidup dan realistis. Ritme penyelidikan bergerak cepat tanpa membuat pembaca kehilangan arah. Bahkan bagi pembaca yang kurang menyukai unsur supranatural, bagian investigasi kriminal tetap cukup kuat untuk mempertahankan rasa penasaran.

Sebaliknya, unsur paranormal menjadi bagian yang paling mungkin memecah pendapat pembaca. Bagi mereka yang menikmati kisah dengan sentuhan ESP (extrasensory perception), kemampuan Marlie terasa unik dan memberi warna berbeda pada cerita.

Rekomendasi Pembaca

Namun bagi pembaca yang lebih menyukai thriller realistis, elemen tersebut mungkin terasa terlalu fantastis dan sesekali berulang, terutama ketika Marlie kembali mengalami penglihatan-penglihatan yang melelahkan secara emosional.

Meski demikian, Linda Howard cukup cermat menjaga keseimbangan. Ia tidak menjadikan kemampuan psikis sebagai solusi instan yang langsung mengungkap identitas pelaku. Sebaliknya, kemampuan itu hanya menjadi salah satu petunjuk yang tetap harus dipadukan dengan penyelidikan polisi. Dengan begitu, unsur misteri tetap terjaga hingga mendekati akhir cerita.

Gaya menulis Howard juga menjadi nilai tambah. Kalimat-kalimatnya mengalir, dialog terasa natural, dan perpindahan adegan berlangsung mulus. Ketegangan dibangun secara bertahap tanpa harus bergantung pada kejutan di setiap bab. Sementara unsur romansa hadir sebagai pelengkap yang tidak sepenuhnya mengambil alih fokus cerita.

Dream Man menawarkan kombinasi antara misteri, investigasi, romansa, dan psikologi dengan sentuhan supranatural yang membuatnya memiliki identitas tersendiri. Bagi pembaca yang menyukai kisah pembunuh berantai dengan tokoh utama perempuan yang tidak biasa, novel ini masih layak dibaca meski telah terbit lebih dari dua dekade lalu. Bagaimana jika seseorang dapat melihat kejahatan melalui mata pelakunya sendiri?

Identitas Buku

  • Judul: Dream Man
  • Penulis: Linda Howard
  • Penerbit:  PT. Gramedia Penerbit Utama
  • Tahun Terbit: 01 January 2003
  • Tebal: 341 halaman
  • ISBN: 979-22-0251-X 
  • Genre: Fiksi, Roman, Suspense

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda