Ulasan

Kembali ke Batavia: Kenangan Bersama di Batavia, Tahun 1930

Kembali ke Batavia: Kenangan Bersama di Batavia, Tahun 1930
Novel Kembali ke Batavia (dok.pribadi/Azilla)

"Saya akan menjadi barisan pohon bakau dengan akar kuatnya untuk memecahkan tsunami agar Nona Jenaka tetap berdiri tegak melawan ketidakadilan ini." (Kembali ke Batavia, halaman 105-106).

Kembali ke Batavia merupakan novel lainnya karya Gigrey sekaligus novel kedua dari Surat untuk Jenaka. Novel yang juga memiliki tebal halaman kurang dari 500 ini menceritakan tentang peristiwa yang terjadi pada tahun 1930, tepatnya masa ketika telah banyak pergerakan melawan penjajahan Belanda di tanah Hindia Belanda. 

Kembali ke Batavia memiliki alur dan konflik yang lebih intens dibandingkan novel pertamanya. Isu yang diangkat juga lebih berat, yakni tentang kasus penculikan para perempuan yang menghilang secara misterius. Selain itu, chemistry dan berbagai kenangan yang terjadi antara Jenaka, Pram, dan orang-orang yang hidup di tahun 1930 menjadi salah satu bagian yang menarik dalam novel ini.

Sinopsis Novel Kembali ke Batavia

Kembali ke Batavia diawali dengan pertemuan kembali antara Jenaka dan Pram yang telah berpisah selama 7 tahun antar ruang lintas dimensi. Berkat kecerdasan yang dimiliki oleh Jati, ia telah membuat mesin waktu sederhana agar Pram bisa menyusul Jenaka di masa depan. Ketika Jenaka dan Pram tengah menghabiskan waktu mereka di tahun 2027, terdapat sebuah surat misterius yang datang dari lemari milik nenek buyut Jenaka, Cantika.

Isi surat tersebut ditulis dengan tulisan tangan yang indah, disertai dengan identitas samaran, yakni Mawar Putih. Di dalam surat tersebut, sang Mawar Putih meminta bantuan kepada Jenaka dan Pram untuk bisa kembali ke masa lalu, tepatnya di tahun 1930 dan berharap bisa menyelesaikan kasus yang sedang marak terjadi di tahun itu, yaitu kasus hilangnya perempuan-perempuan di Hindia Belanda secara misterius.

Pram yang awalnya tidak percaya akhirnya menyetujui ajakan tersebut karena Jenaka ingin kembali lagi ke masa itu dan bila beruntung ia bisa bertemu dengan Cantika. Sebelum pergi, ternyata Jetis yang merupakan kakak Jenaka tidak sengaja ikut mereka kembali ke masa lalu. Lalu, petualangan sebenarnya telah dimulai ketika akhirnya mereka sampai di tahun tersebut dan mulai menyelidiki kasus misterius tersebut.

Apakah mereka berhasil menemukan dalang di balik kasus tersebut? Bagaimana mereka bisa menemukan pelaku di balik penculikan misterius tersebut? Siapa sebenarnya pelakunya dan apa motifnya?

Kelebihan dan Kekurangan Novel

Karena novel Kembali ke Batavia merupakan novel kedua dari Surat untuk Jenaka, secara garis besar genre dan temanya masih sama, yakni romansa sejarah dengan tema misteri fantasi di dalamnya. Alur ceritanya tidak terlalu lambat seperti yang ada pada novel pertamanya, dan jauh lebih intens, serta menegangkan. Di novel ini juga ditampilkan perjuangan Jenaka, Pram, dan organisasi Mawar Putih dalam menyelamatkan serta melindungi para perempuan yang di zaman itu masih sering dianggap rendah.

Dari segi layout sudah jauh lebih baik, di mana barisan antar paragraf font tulisannya sudah sedikit berjarak dan ukurannya sudah sama rata. Selain itu, typo atau kesalahan kecil lainnya sudah lebih banyak berkurang, sehingga para pembaca akan merasa lebih nyaman jika membaca novel ini. 

Meski demikian, untuk alur penyelesaian konflik pada novel ini terbilang terlalu mudah dibandingkan novel pertama yang pelakunya masih terus melakukan perlawanan hingga titik terakhir. Bisa jadi karena pihak Belanda juga ikut terlibat dalam kasus ini, jadi persidangan yang dibuka dilakukan dengan cepat dan lebih mudah dibandingkan persidangan yang menyangkut orang-orang pribumi. 

Jika para pembaca menyukai novel Surat untuk Jenaka dan ingin membaca novel keduanya, maka novel ini pasti akan membuat pembaca tersebut menyukainya, karena akan terjadi pertemuan kembali antara Cantika, Jati, dan Jenaka. Selain itu, di novel ini, Jetis akan bertemu dengan kakek dan nenek buyutnya di masa muda untuk pertama kalinya. Jika pembaca yang tidak suka dengan penyelesaian konflik yang mudah, maka novel ini dapat dipertimbangkan kembali jika ingin membacanya.

Identitas Novel

  • Judul: Kembali ke Batavia
  • Penulis: Gigrey
  • Tahun Terbit: 2025
  • Penerbit: Penerbit Akad
  • Tebal: 464 halaman
  • ISBN: 9786347031068
  • Genre: Romansa Sejarah

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda