Ulasan
Novel Chronicles of Natha: Misi Balas Dendam dan Penyamaran Putri Ayana
"Kehormatan memberimu kekuatan. Ketulusan memberimu kemuliaan. Ketika kau tulus dengan pekerjaan dan perjuanganmu, kau akan memiliki kemuliaan. Jika kau sudah memilikinya, maka kau akan merasa hidupmu sangat cukup." (Chronicles of Natha: Natha dan Putri yang Tersembunyi, halaman 78).
Novel Chronicles of Natha: Natha dan Putri yang Tersembunyi merupakan novel bergenre fantasi lokal sekaligus menjadi karya debut dari Mia A. Ulfah. Novel yang memiliki tebal lebih dari 300 halaman ini memiliki plot yang mengusung konflik dan pengkhianatan politik khas fantasi kerajaan yang disusun rapi dan semakin memanas menjelang akhir cerita.
Tak hanya itu, tokoh Putri Ayana dalam cerita ini membuat pembaca diajarkan untuk berusaha bersikap tegar dan tidak menyerah pada keadaan meskipun telah kehilangan segalanya dalam satu malam. Dalam kisah ini juga mengingatkan kepada kita semua bahwa tidak semua orang yang berada di dekat kita tulus ingin berteman atau menjalin hubungan yang baik, pengkhianatan bisa datang kapan pun dan dari sosok yang tidak pernah kita sangka sebelumnya.
Sinopsis Novel Chronicles of Natha: Natha dan Putri yang Tersembunyi
Cerita bermula dari perjalanan seorang putri bernama Ayana yang kerajaannya telah diserang oleh bangsa kerajaan lain. Menuruti nasihat sang Ibu, Ayana membawa adiknya yang masih bayi dan bersembunyi lewat jalan rahasia istana dan merebut kembali kerajaan mereka jika dirinya telah menemukan orang yang benar-benar dapat dipercaya. Ayana dan adiknya pergi menyusuri terowongan rahasia yang membuat mereka sampai ke hutan Kerajaan Nooria.
Sesampainya di sana, Ayana tidak sengaja bertemu dengan pangeran yang selalau memasang ekspresi dingin, Aryan dan ia dibawa ke tempat pengungsiap rakyat kerajaannya dan bertemu dengan putri Nooria yang bernama Huma. Tidak seperti putri kerajaan pada umumnya, Huma adalah orang yang sangat disayangi oleh rakyat karena memiliki empati yang tinggi, ramah, tutur kata yang sopan, dan sering membantu para rakyatnya.
Ayana yang saat itu tinggal di pengungsian tidak bisa hanya terus berdiam diri di sini dan tidak melakukan apa-apa. Ayana harus mendapatkan dan mengumpulkan banyak informasi dan jika dirinya beruntung, ia bisa menemukan orang yang dapat ia percayai untuk bisa merebut kembali kerajaannya yang telah hancur. Akhirnya, Ayana meminta kepada Huma untuk membawanya ke istana dan menjadikannya pelayan.
Di dalam istana itulah nantinya Ayana akan mengalami berbagai hal, mulai dari perundungan para pelayan, menjadi pelayan pribadi Aryan, terbongkarnya identitas Ayana, hingga peperangan yang terjadi antara Nooria dan dua kerajaan lainnya. Mampuka Ayana menemukan orang yang ia percayai di Nooria?
Kelebihan dan Kekurangan Novel
Meskipun Chronicles of Natha: Natha dan Putri yang Tersembunyi merupakan karya debut penulis, novel ini sukses dikemas dengan gaya tata bahasa yang mudah dipahami walaupun mengusung tema kerajaan dan konflik intrik politik yang cukup berat.
Setiap halaman dalam novel ini memiliki ritme dan alur yang menarik perhatian pembaca, apalagi setiap di akhir babnya mampu membuat rasa penasaran semakin tinggi, sehingga para pembaca tanpa sadar terus membacanya hingga menyelesaikan cerita tersebut dalam waktu yang singkat.
Lalu, dengan genre yang tidak banyak ditulis dalam novel Indonesia, yakni fantasi lokal, novel ini mampu mengusung tema dan konflik yang kompleks dengan penyelesaian konflik yang rapi tanpa mengandung plot hole di dalamnya. Selain itu, karakter pendukung seperti Jurdan dalam novel ini berhasil menarik perhatian para pembaca dan mampu memberikan warna tersendiri di luar karakter utama yang telah ditetapkan.
Di sisi lain, karena fokus memperkenalkan latar belakang tokoh dan setting dunia fantasi di awal cerita, sebagian para pembaca merasa novel ini memiliki alur yang terkesan agak lambat di awal ceritanya. Karena novel ini mengusung tema fantasi lokal, beberapa pembaca yang terbiasa membaca genre lain merasa bahwa konflik dan tema yang diangkat dalam novel ini agak berat dan sangat kompleks.
Bagi para pembaca yang menyukai tema fantasi kerajaan dengan konflik dan intrik politik internal dan balas dendam, novel Chronicles of Natha dapat dijadikan rekomendasi utama untuk dibaca. Namun, jika para pembaca kurang terbiasa membaca novel dengan konflik politik yang kompleks dan alur yang lambat, maka novel ini dapat dijadikan pertimbangan kembali jika ingin membacanya.
Identitas Novel
- Judul: Chronicles of Natha: Natha dan Putri yang Tersembunyi
- Penulis: Mia A. Ulfah
- Tahun Terbit: Februari 2021
- Penerbit: Elex Media Komputindo
- Tebal: 328 halaman
- ISBN: 9786230023873
- Genre: Local Fantasy