Ulasan
Mencermati Arti Kehidupan: Buku Seorang Wanita yang Ingin Menjadi Pohon
Seseorang tidaklah dapat menjalani kehidupan sesuai dengan harapan. Ada kalanya seseorang harus menghadapi keadaan yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Keterbatasan, kekecewaan, dan penyesalan bisa membuat seseorang mempertanyakan makna kebahagiaan. Namun, apakah kehidupan yang tidak berjalan sesuai keinginan berarti tidak layak untuk disyukuri?
Persoalan tersebut menjadi salah satu hal menarik yang dihadirkan dr. Andreas Kurniawan, Sp.KJ, dalam bukunya yang berjudul Seorang Wanita yang Ingin Menjadi Pohon Semangka di Kehidupan Berikutnya. Buku yang diterbitkan Gramedia Pustaka Utama pada 2025 ini terdiri atas 224 halaman. Melalui karakter semi-fiksi bernama Lalin, Andreas mengajak pembaca memahami kehidupan, ketidaksempurnaan, serta berbagai perasaan yang terkadang sulit diungkapkan.
Salah satu hal yang menarik dari buku ini adalah pemilihan Lalin sebagai tokoh yang menjadi pusat pembahasan. Ia digambarkan sebagai seorang perempuan yang mengalami gangguan fungsi anggota tubuh akibat penyakit berat sehingga harus menjalani aktivitas dengan bantuan kursi roda. Kondisi tersebut menjadi bagian dari pengalaman hidup yang kemudian mengantarkan pembaca pada berbagai persoalan tentang penerimaan diri, hubungan dengan orang lain, dan cara memandang kehidupan.
Menariknya, Andreas tidak sekadar menghadirkan kisah Lalin sebagai cerita tentang keterbatasan fisik. Ia justru memperlihatkan bahwa kehidupan seseorang tidak semestinya dinilai hanya berdasarkan kondisi tubuh atau keadaan yang sedang dialaminya. Pendekatan humanis tersebut menjadi kekuatan tersendiri karena pembaca diajak memahami seseorang dari pengalaman dan perasaannya, bukan terburu-buru memberikan penilaian.
Hal menarik lainnya adalah latar belakang Andreas sebagai dokter spesialis kedokteran jiwa. Pengetahuan yang dimilikinya memberikan warna tersendiri dalam pembahasan. Ia tidak hanya menyajikan percakapan antara dokter dan pasien, tetapi juga menyisipkan penjelasan psikologis yang membantu pembaca memahami berbagai persoalan pikiran, perasaan, dan perilaku manusia.
Dalam penyajiannya, Andreas menggunakan bahasa yang relatif ringan dan tidak terkesan menggurui. Selingan pertanyaan, kutipan, serta ungkapan reflektif membuat pembahasan terasa lebih dekat dengan pengalaman pembaca. Format cerita semi-fiksi juga memberikan variasi sehingga persoalan psikologis yang diangkat tidak terasa seperti membaca penjelasan teori semata.
Meski demikian, pembaca yang berharap memperoleh penjelasan lebih mendalam tentang filosofi pohon semangka mungkin akan merasa kurang puas. Gagasan yang menjadi bagian penting dari judul tersebut tidak mendapatkan pembahasan sepanjang yang mungkin diharapkan. Namun, keterbatasan ini tidak serta-merta mengurangi nilai buku karena kekuatan utamanya justru terletak pada refleksi kehidupan yang dihadirkan melalui pengalaman Lalin.
Buku ini juga mengajak kita melihat bahwa bersyukur bukan berarti harus menganggap semua keadaan menyenangkan. Seseorang tetap boleh kecewa, menyesali sesuatu, atau merasa lelah menghadapi kenyataan. Barangkali, salah satu bentuk penghargaan terhadap kehidupan justru dimulai ketika kita berhenti menuntut diri sendiri untuk selalu terlihat baik-baik saja.
Pesan moral yang dapat dipetik dari buku Seorang Wanita yang Ingin Menjadi Pohon Semangka di Kehidupan Berikutnya ini adalah pentingnya mengenali dan menghargai kehidupan yang sedang dijalani. Kita tidak perlu terus-menerus membandingkan keadaan diri dengan kehidupan orang lain atau sibuk membayangkan seandainya masa lalu berjalan berbeda. Sebab, kesempatan untuk menjalani kehidupan yang sekarang dimiliki juga patut dihargai.
Buku Seorang Wanita yang Ingin Menjadi Pohon Semangka di Kehidupan Berikutnya ini dapat menjadi bacaan bagi siapa saja yang ingin memahami kehidupan dari sudut pandang psikologis dan humanis. Semoga kisah serta refleksi yang dihadirkan dapat membantu pembaca lebih mengenali perasaannya, menghargai diri sendiri, dan menemukan makna kebahagiaan dalam berbagai keadaan. Selamat membaca!
Identitas Buku
Judul: Seorang Wanita yang Ingin Menjadi Pohon Semangka di Kehidupan Berikutnya
Penulis: dr. Andreas Kurniawan, Sp.KJ
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Kota Terbit: Jakarta
Tahun Terbit: 2025
Jumlah Halaman: 224 halaman
Ukuran Buku: 13,5 × 20 cm
ISBN: 978-602-06-8127-6