Pada awal bulan Maret 2022, diumumkan bahwa BTS sekali lagi dinominasikan untuk “Best Pop Duo/Group” di GRAMMY Awards 2022. Bersamaan dengan nominasi ini, BTS juga merupakan bagian lineup yang akan tampil di acara musik tersebut.
Reaksi yang beragam ditunjukkan oleh ARMY akan berita tersebut. Secara khusus, mengingat selama bertahun-tahun jurnalis, kritikus musik, dan penggemar menuduh GRAMMY telah menghina BTS. Meskipun menjadi salah satu artis Kpop paling sukses dalam sejarah, BTS telah berjuang hingga dapat menerima nominasi tunggal, hingga memenangkan penghargaan.
Namun, tahun ini, banyak penggemar yang berharap bahwa hal itu akan berbeda dari sebelumnya. Di samping ARMY yang selalu mendukung grup asal Korea Selatan tersebut untuk menang, satu orang yang baru-baru ini juga menyuarakan dukungannya untuk BTS, tak lain adalah Chris Martin dari Coldplay. Seperti yang diketahui, sejak kolaborasi mereka untuk lagu “My Universe”, penggemar bisa melihat banyak interaksi antara kedua grup itu di beberapa acara.
Koreaboo melansir, Chris Martin baru-baru ini muncul di acara radio Exa 96.9 FM di Republik Dominika. Selama berlangsung, Chris dan pembawa acara berbicara tentang acara GRAMMY yang akan datang. Secara khusus, mereka berbicara tentang bagaimana lagu Coldplay “Higher Power” melawan lagu BTS “Butter” untuk kategori “Best Pop Duo/Group”. Chris menjelaskan bagaimana cara kerja acara penghargaan, hingga lagu kolaborasi mereka “My Universe” tidak dinominasikan tahun ini.
Namun, ada komentar yang menyentuh hati para penggemar BTS, ketika pembawa acara kemudian menjelaskan bahwa BTS secara mengejutkan belum pernah memenangkan penghargaan di acara tersebut. Dia menambahkan bahwa karena Coldplay sebelumnya telah memenangkan beberapa kategori besar, apakah dia mendukung BTS untuk menang tahun ini? Jawaban Chris membuktikan seberapa dekat mereka saat ini.
“Tentu saja (saya mendukung BTS) saya mencintai mereka. Saya suka orang-orang itu dan saya hanya berharap hal-hal baik bagi mereka, selalu,” ujar Chris Martin.
Ketika video itu dirilis, banyak ARMY yang tidak bisa melupakan betapa mendukungnya Chris Martin kepada BTS, meskipun penghargaan dipertaruhkan, cintanya untuk grup itu lebih besar. Hal ini juga menunjukkan betapa alami dan tulusnya persahabatan antara kedua grup tersebut.
Bukan hal pertama kali, Chris Martin juga dipuji, dalam wawancara The Ellen DeGeneres Show, ia tidak bisa berhenti menceritakan tentang BTS. Dengan GRAMMY Awards 2022 yang ditetapkan untuk bulan depan, semoga kedua grup tersebut dapat bertemu lagi dan menunjukkan interaksi yang lebih banyak untuk para penggemar di seluruh dunia.
Baca Juga
-
Nongkrong Asyik di Dapur Putih Heritage, Restoran Bergaya Kolonial di Metro Lampung
-
Mengenal Agartha, Kota Legendaris yang Muncul dalam Series Baru "Joko Anwar's Nightmares and Daydreams"
-
Sudiono House, Kafe Homey di Bandar Lampung Serasa Rumah Sendiri
-
5 Fakta Unik Cek Khodam yang Lagi Viral di Medsos, Hiburan dengan Sentuhan Mistis
-
Daja Heritage, Kafe ala Eropa di Bandar Lampung Cocok untuk Fine Dining
Artikel Terkait
-
4 Lagu Ciptaan Denny Chasmala: Lahirkan Para Bintang, tapi Cuma Dapat Royalti Rp5,2 Juta
-
Kai EXO Siap Sambut Musim Panas di Teaser Video Musik Lagu 'Adult Swim'
-
Beda Jauh dari Melly Goeslaw, Keluhan Denny Chasmala Usai Dapat Royalti Cuma Rp 5,2 Juta
-
Cara Menambahkan Lagu di Status WhatsApp, Makin Mirip Instagram
-
Terinspirasi dari Kondisi Indonesia, Sule Kenalkan Lagu 'Hey Kamu'
Entertainment
-
Film Waktu Maghrib 2: Teror Baru di Desa Giritirto
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Liga Film Lebaran Geger! 'Pabrik Gula' Tak Terbendung, Norma Terpeleset?
-
Ada LANY hingga Hearts2Hearts, LaLaLa Festival 2025 Umumkan Daftar Lineup
-
Ada Romcom Hingga Fantasi, 8 Drama Korea yang Tayang di Bulan April
Terkini
-
Idul Fitri dan Renyahnya Peyek Kacang dalam Tradisi Silaturahmi
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?