Menjadi bagian dari aparat penegak hukum memanglah penuh risiko. Selain harus berhadapan dengan kekuatan besar yang bisa saja mempermainkan hukum berdasarkan dengan kepentingannya, menjadi aparat penegak hukum juga harus siap berhadapan dengan orang-orang yang sarat kepentingan.
Bahkan tak jarang, para aparat penegak hukum harus hidup dalam kesulitan dan kesusahan karena intrik-intrik yang dibuat oleh golongan tertentu karena terganggunya kepentingan mereka.
Pun demikian yang terjadi dengan hidup seorang Byun Jae Wook (diperankan oleh Hwang Jung Min), seorang jaksa yang lempeng dan tanpa kompromi. Jaksa Byun Jae Wook selalu tegas terhadap kasus yang ditanganinya.
Dirinya bahkan tak segan untuk menerjang setiap individu ataupun kelompok yang menghalanginya dalam mengungkapkan kebenaran sebuah kasus.
Namun sayangnya, jaksa Byun Jae Wook memiliki sebuah kelemahan dalam menangani sebuah kasus. Dia adalah seorang pemarah dan memiliki temperamen tinggi, sehingga sering kali dia memukul para tersangka yang sedang diinterogasi olehnya.
Suatu hari, seorang tersangka yang tengah berada di bawah interogasi Jaksa Byun Jae Wook ditemukan meninggal dunia. Semua bukti-bukti yang ada mengarah kepada Byun Jae Wook, dan pada akhirnya membuatnya harus ditangkap serta dimasukkan dalam penjara dengan masa hukuman selama 15 tahun.
Lima tahun kemudian, di dalam penjara, Byun Jae Wook bertemu dengan seorang penipu kelas wahid yang tampan bernama Chi Won (diperankan oleh Gang Dong Won). Meski pada awalnya saling kesal dengan kepribadian masing-masing, namun pada akhirnya keduanya menjadi dekat.
Terlebih lagi, sebenarnya Chi Won mengetahui kasus yang menimpa Byun Jae Wook. Dengan berbagai kesepakatan, keduanya pun mulai bekerja sama untuk mengungkapkan kebenaran kasus Jae Wook.
Berbekal pengetahuannya sebagai mantan jaksa, Jae Wook membebaskan Chi Won dari penjara demi bisa menjalankan aksi yang telah mereka susun.
Misi untuk memberikan serangan balik pada orang-orang yang menjebak Jae Wook pun dilakukan. Meskipun Chi Won mencari kesempatan untuk bisa lepas dari Jae Wook, namun pada akhirnya kesolidan mereka berdua pun terbukti mampu membongkar jaringan yang menjebak Jae Wook.
Bagaimana keseruannya? Langsung ke layanan streaming kesayangan masing-masing untuk menyaksikan film A Violent Prosecutor ini ya teman-teman!
Baca Juga
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
-
Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?
-
April Mop: Selain Bukan Budaya, Juga Tak Cocok dengan Rakyat Indonesia yang Nanggung Literasinya
-
Maaf Pendukung Timnas Indonesia! Kali Ini Saya Sepakat dengan Komentar Bung Towel
Artikel Terkait
-
Memoir of a Murderer: Kehidupan Mantan Pembunuh Berantai dengan Alzheimer
-
Oknum Jaksa Bojonegoro Ditangkap Terkait Kasus Pencabulan Sesama Jenis
-
10 Tahun Vakum, Putri Patricia Grogi Syuting Lagi: Banyak Tekanan
-
Tersangka Korupsi Duta Palma Group Mendadak Sakit, Pemeriksaan Diundur Sehari
-
Jampidum Setujui 9 Restorative Justice, Tolak 1 Perkara, Kenapa?
Entertainment
-
Laris Manis! Konser EXO Planet #6 'EXhOrizon' di Jakarta Resmi Tambah Hari
-
5 Film Baru di Bulan April, Ada The King's Warden dan Project Hail Mary
-
7 Artis Papan Atas Ini Didapuk Jadi Bridesmaids Syifa Hadju, Siapa Saja?
-
ADOR Benarkan Keberadaan NewJeans di Denmark, Comeback Makin Dekat?
-
Park Shin Hye Hamil Anak Kedua, Siap Sambut Kelahiran pada Musim Gugur
Terkini
-
Economy Hingga Universal Basic Income: Beranikah Indonesia Mengubah Konsep UMR 8 Jam Kerja?
-
"Skripsi yang Baik Adalah Skripsi yang Selesai": Curhat Mantan Mahasiswa Si Paling Perfeksionis
-
Fakta Unik Festival Musik Coachella: dari Menginap Sampai Tiket Rp150 Juta
-
Rahasia The Power of Habit, Mengapa Niat Saja Tidak Cukup untuk Berubah Jadi Lebih Baik?
-
Novel Damar Kambang, Mencari Kebebasan di Balik Tabir Adat