Hernawan | Hafsah Azzahra
Key dan Minho SHINee (Instagram/shinee.is.life)
Hafsah Azzahra

Key dan Minho adalah dua idola yang selalu menarik perhatian banyak orang. Tidak hanya di kalangan penggemar, penonton Korea Selatan juga menyukai interaksi keduanya yang seperti Tom and Jerry alias tidak pernah akur. 

Dalam siaran Radio Show pada 9 November, Key dan Minho pun membagikan beberapa momen di mana mereka banyak berdebat dan saling meledek. Meski sudah bersama selama 14 tahun, Key mengaku bahwa ia tidak cocok dengan Minho.

"Aku tidak akan pernah ingin memiliki teman seperti Minho jika bukan karena SHINee," ucap Key.

Mengutip Instagram @shinnagil, obrolan ini dimulai dari Minho yang terus meniru momen di mana Key menangis saat ia memenangkan posisi pertama sebagai soloist di acara musik mingguan.

“Tunjukkan pada mereka,” perintah Key.

Minho pun mulai berpura-pura menangis. Key yang melihat hal itu pun menundukkan kepala dan menyembunyikan wajahnya. Seluruh pemandu acara dan bintang tamu pun tertawa melihat kedua idola kelahiran 1991 ini.

Selanjutnya, salah satu MC pun bertanya pada Minho, “apakah Key pernah memberimu hadiah?”

“Iya dia pernah,” jawab Minho. “Ada masa dimana saat itu aku bercanda padanya. Aku memintanya membelikanku satu set golf. Dia pun setuju, tetapi ketika ia melihat harganya, Key langsung mengutukku.”

Cerita Minho itu pun kembali membuat seluruh orang terbahak.

Key pun memberikan komentarnya. “Memangnya siapa yang akan membeli hal seperti itu. Ini bukan hadiah pernikahan.”

Sama seperti idola-idola lainnya, di awal debutnya, Key dan Minho harus tinggal bersama di dalam asrama. Namun karena Key tidak betah, setelah beberapa tahun, ia pun memutuskan untuk tinggal sendiri.

“Kesuksesan besar Key dalam ‘I Live Alone’ sepertinya harus berterima kasih pada Minho,” ucap MC sambil membaca teks.

“Benar. Minho mengambil peran besar mengapa aku keluar asrama dan memilih untuk tinggal sendiri,” ucap Key membenarkan.

“Setelah masa wajib militer, aku sangat menyukai melakukan apa pun sendiri. Berbaring sendiri , makan sendiri, ini benar-benar yang aku butuhkan.

Sebaliknya bagi Minho, ia ingin menghabiskan waktunya bersama Key karena ia merindukan temannya itu.

Hal ini bukan tanpa alasan, mengapa Key memilih untuk menghindari Minho. Ia  memang kerap diganggu oleh rekannya itu. 

Seperti misalnya, saat munculnya pemilik nama lengkap Choi Minho ini sebagai cameo dalam debut drama Key “Drinking Solo”.

“Kita berpikir dan mengira ini akan menjadi sesuatu yang menyenangkan, tetapi di antara semua peran, ia justru berperan sebagai orang yang membullyku, sehingga ini sangat menggangguku,” terang Key.

“Selain itu, hal yang aku benci adalah anak ini selalu menaruh titik (.) di akhir kalimat, sekalipun itu emoji,” tambah Key.

“Awalnya aku menganggapnya sebagai candaan. Tetapi kemudian, orang-orang memberikan reaksinya, sehingga aku tetap melakukannya. Dan reaksi terbaik adalah Key,” timpal Minho.

“Hal yang membuatku tidak suka adalah ia melakukannya dengan sengaja.”

Demikian beberapa hal mengundang tawa dalam siaran radio show yang dikutip melalui Instagram @shinnagil. Key dan Minho memang Tom and Jerry sejati, ya! Meski sering bertengkar, keduanya mengaku tidak pernah saling memukul jika merasa kesal.