Tokoh sentral dalam jama'ah Maiyah, Emha Ainun Najib atau yang lebih dikenal publik dengan nama Cak Nun baru-baru ini membuat heboh masyarakat Indonesia. Hal ini tak lepas dari ceramahnya yang mengkritik habis-habisan pemerintahan Presiden Jokowi dan para pembantunya.
Dalam potongan video ceramah yang beredar luas beberapa waktu yang lalu, Cak Nun mengatakan bahwa tokoh-tokoh penting dalam pemerintaan ini selayaknya zaman Mesir Kuno. Beliau dengan lantang mengibaratkan bahwa Presiden Joko Widodo sebagai Fir'aun, Anthony Salim selayaknya Qarun, dan Luhut Binsar Pandjaitan seperti Haman.
"Karena Indonesia dikuasai oleh Fir'aun yang namanya Jokowi, oleh Qorun yang namanya Anthony Salim dan sepuluh Naga, gak sembilan, sepuluh saiki (sekarang) rek, dan Haman yang namanya Luhut (Binsar Pandjaitan)," ujar Cak Nun dalam Video yang viral. Tentu saja hal tersebut membuat para warganet murka dan menilai Cak Nun sudah keluar dari koridor ceramahnya yang menyejukkan.
BACA JUGA: Kabar Duka, Nenek Tina Toon Meninggal Dunia
Tak ingin berlarut-larut, Cak Nun pada akhirnya langsung melakukan permintaan maaf secara terbuka. Sepertimana diunggah oleh akun twitter @WagimanDeep212_, Cak Nun merasa menyesal dan bersalah dengan apa yang telah beliau ucapkan tersebut.
"Mengapa saya dihajar habis-habisan goblok-goblokanan krn saya mengucapkan apa yang seharusnya tidak saya ucapkan, melakukan apa yang seharusnya tidak dilakukan. Saya minta maaf kepada semua yang terciprat, saya kesambet, dan itu tolong dipahami sebagai bagian hidup manusia," ucap Cak Nun dalam permintaan maaf yang beliau sampaikan.
Terang saja, masyarakat luas yang beberapa waktu ini menyayangkan perkataan Cak Nun memberikan respon beragam kepada permintaan maaf yang beliau utarakan. Meski masih ada yang belum sepenuhnya menerima permintaan maaf Ayah dari Noe Letto tersebut, namun ada juga yang menyadari bahwa apa yang diucapkan oleh Cak Nun tersebut merupakan kekhilafan sesaat.
"Yang baru kenal Cak Nun kemaren sore lewat medsos aja yang sok paling benar dengan hujatannya. Coba dulu ikut Maiyah. Ikuti dan bakal tau siapa itu Mbah Nun, betul gak Mbieb?" tulis akun @aan_wij***.
"Alhamdulillah Cak Nun sudah menyadari dan meminta maaf kepada orang-orang yang “terciprat”. Namun akan lebih baik, jika beliau meminta maaf langsung kepada Pak Jokowi & Pak LBP (Luhut Binsa Pandjaitan) atas ucapannya tersebut," timpal @PKartawidj***.
Sementara akun-akun lain, menuliskan komentar yang bernada negatif dan belum sepenuhnya menerima permintaan maaf Cak Nun.
"Tetap aje Cak Nun masih merasa sombong gak merasa bersalah kepada Jokowi dan gak mau minta maaf secara terbuka kepada Jokowi," tukas @KepaArgawin***.
"Tapi kesan sombongnya Cak Nun masih kelihatan. Sama sekali gak minta maaf sama orang-orang yang sudah disebutkan namanya," timpal akun @didin_***.
"Minta maaf yang masih mbulet, masih tak berterus-terang, kepada orang yang dihinanya langsung dihadapkan banyak orang," balas akun @mbahbo***.
Kalau teman-teman pembaca, berada di pihak yang mana nih?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
-
Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?
-
April Mop: Selain Bukan Budaya, Juga Tak Cocok dengan Rakyat Indonesia yang Nanggung Literasinya
-
Maaf Pendukung Timnas Indonesia! Kali Ini Saya Sepakat dengan Komentar Bung Towel
Artikel Terkait
Entertainment
-
DKZ Akhiri Aktivitas Grup, Member Lanjutkan Karir secara Individu
-
Detective Conan: Fallen Angel of Highway Raup 3,5 Miliar Yen dalam 3 Hari
-
Anime We Are Aliens Tampil di Cannes, Film Kolaborasi Jepang-Perancis
-
K &TEAM Terpilih Perankan Seishiro Nagi dalam Film Live Action Blue Lock
-
Tayang Paruh Kedua, Drakor Sacred Jewel Rilis Jajaran Pemain Utama
Terkini
-
Review Honour: Saat Dunia Hukum Tidak Lagi Berpihak pada Korban
-
Novel Berburu NIP: Perjuangan Mengejar Angka di Balik Seragam Cokelat
-
Drama The Witch: Antara Kutukan dan Luka yang Diciptakan Manusia
-
Bye-Bye Rambut Tipis! Ini 5 Sampo Rosemary yang Ampuh Menumbuhkan Rambut
-
Meniru Semangat Juang 3 Sekawan di Novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata