Dalam sebuah wawancaranya, Asila curhat mengaku kesal dan risih ketika mendapatkan bayang-bayang nama ayahnya, Ramzi.
Asila jengkel karena ia selalu dikenal sebagai anak Ramzi, dan bukan sebagai namanya sendiri.
"Jujur kan masih suka kan 'anaknya Ramzi' gitu kan jujur kayak kesel ya, gara-gara udah jadi penyanyi gitu lo. Jadi kayak pengen notice-nya as Asila Maisa aja. Nggak mau kayak anaknya Ramzi," ucap Asila Maisa dikutip dari akun @insta_julid di Instagram pada Rabu (15/03/2023).
Kendati demikian, Asila menjelaskan bahwa kini panggilannya sebagai anak Ramzi sudah mulai berkurang.
Hal itu terjadi usai Asila meluncurkan karya di dunia tarik suaranya berupa dua lagu berjudul Curang dan Sanggup.
Publik yang mengenalnya sebagai sesosok penyanyi dengan nama Asila Maisa tanpa embel-embel anak artis itu membuat dirinya senang.
Keluahan tak ingin dikenal sebagai anak Ramzi itu bukan tanpa alasan, Asila mengungkapkan bahwa publik terkesan menggampangkan dirinya karena mendapatkan nama dari ayahnya.
"Lama-lama risih kalau digitu-gituin mulu, jadinya kayak sebagus-bagus apapun kita nanti InsyaAllah tetep aja orang bakal 'anaknya artis'," tegas Asila.
"Jadi kayak 'yaiyalah bisa kayak gini orang anak artis' padahal kan kagak ya," pungkasnya.
Ucapan Asila Maisa itu pun seketika ramai dan banjir beragam tanggapan hingga kritikan di kolom komentar.
Kebanyakan warganet menilai apa yang disampaikan Asila tidaklah patut dan seharusnya bersyukur memiliki ayah seorang selebriti yang bisa melambungkan namanya.
"Lha lo kemana2 bawa nama ortu lo. Kalo bukan ortu lo mana kenal deh lo siapa. Harusnya bersyukur. Saran gw tata bahasa lo di perbaiki lagi lah," tulis @is_***.
"Kayak gitu aja dipermasalahkan, intinya bersyukur. Ramzi sayang keluarga," imbuh @var***.
"Nggak boleh kesal dibilang anaknya siapa, karena kalau bukan nama besar orang tuanya belum tentu karir lo sampai di titik ini," tutur @mei***.
Baca Juga
-
The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu
-
Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga
-
Generasi Muda Harus Melek Tradisi: Bagaimana Topeng Blantek Tetap Eksis?
-
Kontroversi Uan Juicy Luicy: Mengapa Humor Misoginis Tak Boleh Dimaklumi
-
Drama Honour, Antara Reputasi Profesional dan Masa Lalu yang Belum Usai
Artikel Terkait
-
Risih Disebut Anak Ramzi, Asila Maisa Auto Dijulidin: Harusnya Bersyukur
-
Kesal Terus Disebut Anak Ramzi, Asila Maisa Dikritik Kurang Bersyukur
-
Pengakuan Rafathar Bangga dan Idolakan Raffi Ahmad Bikin Mewek
-
Akun TikTok Ini Bongkar Sederet Talenta Rafathar, Bungkam Haters yang Pernah Komen Tak Bisa Apa-Apa
-
8 Artis Sembunyikan Wajah Anak, Ogah Umbar Privasi Keluarga di Media Sosial
Entertainment
-
Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu
-
Manga Gachiakuta Kembali Hiatus Tanpa Jadwal Kembali, Fans Harus Menunggu
-
Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober
-
Manga Shojo In the Clear Moonlit Dusk Akan Tamat di Volume ke-12 pada 2027
-
Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah
Terkini
-
The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu
-
Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga
-
Generasi Muda Harus Melek Tradisi: Bagaimana Topeng Blantek Tetap Eksis?
-
Kontroversi Uan Juicy Luicy: Mengapa Humor Misoginis Tak Boleh Dimaklumi
-
Drama Honour, Antara Reputasi Profesional dan Masa Lalu yang Belum Usai