Girl group FIFTY FIFTY mulai merasakan dampak dari konflik yang melibatkan mereka dengan agensinya, ATTRAKT. Dilansir dari Koreaboo (4/7/2023), Ilgan Sports melaporkan bahwa video klip FIFTY FIFTY untuk OST film live action "Barbie" telah dibatalkan.
Pada hari ini, Senin (4/7/2023), seharusnya FIFTY FIFTY dijadwalkan untuk syuting video klip untuk lagu "Barbie Dreams" yang merupakan OST film "Barbie", namun syuting dibatalkan setelah perselisihan mereka dengan ATTRAKT terungkap.
Banyak penggemar telah menunggu video musik grup untuk "Barbie Dreams" karena ini akan menjadi kesempatan besar bagi grup tersebut untuk menarik penggemar dari seluruh dunia, sekaligus mengukuhkan posisi FIFTY FIFTY sebagai grup generasi keempat yang dapat diperhitungkan.
Namun, FIFTY FIFTY sama sekali tidak dapat menjalankan jadwal sejak mereka mengajukan penangguhan kontrak eksklusif dengan ATTRAKT, serta konflik antara ATTRAKT dan CEO The Givers, Ahn Sung Il, yang bertugas memproduksi lagu "Cupid".
Pada bulan Mei lalu, Warner Bros mengumumkan line up penyanyi yang akan mengisi soundtrack film live action "Barbie". FIFTY FIFTY akan bersanding dengan jajaran penyanyi ternama seperti Ava Max, Dua Lipa, GAYLE, Charli XCX, Lizzo, Khalid, hingga Nicki Minaj.
Banyak yang mengaitkan partisipasi FIFTY FIFTY pada soundtrack film tersebut karena kemitraan ATTRAKT dengan Warner Bros Music Korea, yang perusahaan saudaranya, Warner Bros Pictures, adalah distributor film tersebut.
Menurut strategi awal, FIFTY FIFTY berencana merilis video klip untuk lagu "Barbie Dreams" sebagai bagian dari promosi film. CEO The Givers, Ahn Sung Il, mencoba membujuk Aran, yang baru pulih setelah operasi, untuk syuting video klip tersebut.
Namun, menjelang syuting, member FIFTY FIFTY mengirimkan bukti konten terkait pemutusan kontrak eksklusif ke ATTRAKT. Sebagai tanggapan, CEO ATTRAKT Jeon Hong Joon mengusulkan untuk menunda jadwal syuting sampai masalah antara anggota dan perusahaan diselesaikan.
Kemudian, ATTRAKT mengklaim bahwa CEO Ahn Sung Il dari The Givers mengatakan ia tidak akan ikut serta dalam karya FIFTY FIFTY jika grup tersebut tidak dapat melanjutkan syuting video klip. Akibat situasi tersebut, FIFTY FIFTY tidak dapat melakukan syuting untuk video klip "Barbie Dreams".
Selain itu, media Ilgan Sports juga melaporkan bahwa FIFTY FIFTY memiliki serangkaian jadwal yang dibatalkan sehubungan dengan perseteruan dengan agensi mereka, ATTRAKT.
Jadwal yang dibatalkan tersebut termasuk iklan dengan pesepak bola global dan salah satu program variety terbesar Korea. Tak hanya itu, girl group tersebut juga mengalami pembatalan kesepakatan dengan perusahaan elektronik global.
Sebelumnya, FIFTY FIFTY mengajukan penangguhan kontrak dengan agensi mereka, ATTRAKT. Selain itu, agensi mengklaim bahwa pihak Warner Music Korea dan The Givers berusaha membujuk FIFTY FIFTY untuk membatalkan kontrak eksklusif mereka dengan ATTRAKT. Bagaimana menurutmu?
Baca Juga
-
Mengenal ANBK: Penjelasan, Fungsi, dan Jadwal Pelaksanaannya Selama 2024
-
Cara Cek Jumlah Pelamar CPNS 2024, Instansi Mana yang Banyak Peminat?
-
Bergenre Thriller, Intip Pemeran Utama Drama Korea 'Such a Close Traitor'
-
Usung Genre Misteri, Intip 5 Pemeran Utama Drama Korea Bertajuk Pigpen
-
Sinopsis 'Love on a Single Log Bridge', Drama Korea Terbaru Joo Ji Hoon
Artikel Terkait
-
TikToker Popo Barbie Terjaring Razia, Ditangkap karena Video Masturbasi dengan Manekin!
-
Lakukan Aksi Asusila dengan Boneka Manekin, Polisi Ungkap Motif Popo Barbie
-
Film Barbie Terancam Kehilangan Pendapatan Gegara Konflik China dan Vietnam
-
TikToker Popo Barbie Ditangkap Polisi Usai Buat Video Pornografi dengan Manekin
-
Alasan Kesepian, Popo Barbie Lampiaskan Hasrat kepada Patung Manekin: Banyak yang Gak Suka
Entertainment
-
Disebut Flop, Agnez Mo Balas dengan Sindiran yang Bikin Haters Ketar-ketir!
-
Nana Dipastikan Tampil di Video Musik Comeback Solo T.O.P Usai 13 Tahun
-
Segera Menikah, Bomi Apink Umumkan Tanggal Pernikahan dengan Rado
-
Joo Changuk DRIPPIN Umumkan Tanggal Wajib Militer, Jadi Pekerja Sosial
-
Eca Aura Bantah Isu Tabung Whip Pink, Tegaskan Tidak Pernah Menggunakan
Terkini
-
Bahaya Menormalisasi Pelecehan Seksual Verbal Berkedok Candaan
-
Bangga! Mario Suryo Aji Pakai Helm Bertema Majapahit di Ajang Moto2 2026
-
Hidup di Bawah Algoritma, Siapa yang Mengendalikan Selera Publik?
-
Menilik Peran Pemerintah Daerah dalam Krisis Ekologi yang Terdesentralisasi
-
Minggu Terakhir, Ini Alasan Kenapa Musikal 'Perahu Kertas' Wajib Kamu Tonton!