Nama Mario Suryo Aji sejatinya sudah tidak asing lagi dalam dunia balap internasional. Dia adalah sosok pembalap motor yang telah mengharumkan nama Indonesia di ajang Moto2 dalam 2 tahun terakhir setelah bergabung dengan Idemitsu Honda Asia Team.
Menariknya, beberapa waktu lalu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur melalui akun Instagram resmi mereka, @disbudparjatimprov, mengunggah foto Mario Suryo Aji. Sebelumnya, perlu diketahui bahwa Mario Suryo Aji lahir di Magetan, Jawa Timur.
Postingan yang diunggah oleh Disbudpar Jatim tersebut terkait dengan helm yang digunakan Mario musim 2026 ini.
"Mario Suryo Aji kembali mengharumkan nama Jawa Timur lewat helm bertema "Jatim Gerbang Baru Nusantara" di ajang Moto2 2026," tulis akun tersebut.
Desain Helm Mario Suryo Aji
Helm tersebut didominasi dengan warna merah di bagian atas, samping, dan belakang, lalu dipadukan dengan warna hitam di bagian depan bawah.
Tak cukup di situ saja, corak khas nusantara berwarna coklat dan emas juga menghiasi body helm dan memberi kesan tradisional modern.
Corak tersebut merupakan logo Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara yang terinspirasi dari logo Surya Majapahit, menandakan representasi identitas Jawa Timur di panggung global sebagai arah baru menuju prestasi dunia.
Lebih lanjut, Disbudpar Jatim juga menjelaskan bahwa tema helm ini sejalan dengan visi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang konsisten mendorong Jawa Timur sebagai kekuatan baru ekonomi, budaya, dan investasi Indonesia di tingkat nasional maupun global.
Dengan tampilnya corak khas Nusantara khususnya Jawa Timur, tentu membuat kita sebagai warga Indonesia sekaligus pendukung Mario Suryo Aji merasa bangga. Bukan hanya karena penampilan Mario yang apik, tapi juga melihat budaya Nusantara yang semakin dikenal oleh dunia.
Prestasi Mario Suryo Aji di Moto2
Mario Suryo Aji mengawali kariernya di Moto2 pada tahun 2024, sebelumnya dia sudah berkompetisi terlebih dahulu di Moto3 dan dipromosikan pada tahun tersebut.
Di ajang tersebut Mario tampil memuaskan, prestasi tertingginya diraih musim lalu, tepatnya di GP Amerika Serikat dengan finis di posisi 9. Ini menjadikan Mario sebagai pembalap Indonesia pertama yang berhasil tembus 10 besar di Moto2.
Kendati demikian, Mario Suryo Aji juga mendapati beberapa rintangan. Tahun lalu, saat kualifikasi GP Jerez, Mario sempat mengalami kecelakaan yang menyebabkan bahunya mengalami dislokasi.
Terlepas dari itu, Mario berhasil menunjukkan ke mata dunia bahwa Indonesia tidak kekurangan atlet balap yang punya kemampuan hebat. Apalagi Mario selalu mendapat dukungan penuh dari rakyat Indonesia, khususnya Jawa Timur, yang akan menjadi motivasi untuk bisa menorehkan lebih banyak prestasi.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jadwal MotoGP Amerika 2026: Akankah Marc Marquez Menang Lagi di COTA?
-
Double Podium di MotoGP Brasil 2026, Jorge Martin Telah Kembali!
-
MotoGP Brasil 2026: Marco Bezzecchi Menang 4 Kali, Aprilia Makin Dipuji
-
Sprint Race MotoGP Brasil 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Dramatis
-
Dapat Tawaran Kemitraan dari Aprilia, VR46 Racing Tetap Pilih Ducati
Artikel Terkait
-
Peluang Pedro Acosta ke Ducati Lenovo? Pilihan Paling Realistis
-
2 Pembalap Indonesia Tembus MotoGP 2026, Alumni Sekolah Balap Ini Jadi Sorotan Dunia
-
Susunan Pebalap Moto2 musim 2026: Ada Rider dari Magetan Mario Aji
-
Usai Catat Rekor, Pebalap Asal Magetan Bertekad Lebih Baik di Moto2 2026
-
Dua Putra Bangsa, Satu Asa: Veda Ega Pratama dan Mario Aji Resmi Gaspol di MotoGP 2026
Hobi
-
Moge Matic Rasa Manual, Honda X-ADV Bisa Oper Gigi Pakai Tombol
-
Alasan Logis di Balik Pemulangan Dean James: Demi Mental Pemain, Bukan Karena Performa!
-
Erick Thohir Optimis Timnas Indonesia Unjuk Energi Baru di FIFA Series 2026
-
Gara-Gara Ban, Verstappen Kehilangan Kemenangan di Balapan NLS2 Nurburgring
-
Otak-atik Skuad Timnas di FIFA Series Tanpa Gelandang Serang: Apa Siasat John Herdman?
Terkini
-
Kebrutalan Era Dinasti Joseon 1506 di Novel A Crane Among Wolves
-
Review Dear X: Senyum Manis Seorang Aktris dengan Sisi Gelap Mematikan
-
Review Novel Kami (Bukan) Fakir Asmara: Tutorial Jadi Badut Hubungan yang Tetap Elegan
-
Ulasan Novel Kerumunan Terakhir, Pudarnya Batas Realitas Kehidupan
-
Nostalgia Orde Baru: Mengenang Masa Ketika TVRI Jadi Satu-Satunya Jendela Piala Dunia