Lima bulan setelah kontroversi sekte sesat JMS, anggota DKZ Kyoungyoon mengumumkan pengunduran dirinya dari grup. Pada Senin (7/8/2023), agensi DKZ, Dongyo Entertainment membuat postingan mengenai kepergian Kyoungyoon melalui situs komunitas penggemar resmi mereka
"Kami ingin berterima kasih kepada penggemar yang selalu mendukung DKZ dan memberi kalian informasi tentang aktivitas Kyoungyoon di masa mendatang," tulis Dongyo Entertainment di awal postingannya seperti dikutip dari Soompi (7/8/2023).
Lebih lanjut, pihak agensi mengungkapkan bahwa saat hiatus sementara sejak bulan April, Kyoungyoon telah banyak berdiskusi dengan agensi dan memutuskan akan menyelesaikan aktivitasnya dengan DKZ serta mendaftar wajib militer tahun ini.
Pihak agensi melanjutkan, "Terlepas dari alasannya, Kyoungyoon merasa bertanggung jawab karena menimbulkan kekhawatiran bagi para penggemar dan juga para anggota. Kami akan memberikan dukungan yang besar agar Kyoungyoon dapat menyapa para penggemar dengan kesehatan yang lebih baik di masa mendatang. Terima kasih."
Belakangan, Kyoungyoon juga merilis surat tulisan tangan untuk menghibur para penggemar. Dalam surat itu, dia mengungkapkan permintaan maafnya kepada para penggemar yang kecewa dengan apa yang terjadi padanya. Selain itu, dia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada para penggemar yang mengkhawatirkannya.
Kyoungyoon mengumumkan kepergiannya dari DKZ dengan mengatakan, “Setelah banyak pertimbangan selama lima bulan terakhir, saya percaya bahwa mengundurkan diri sebagai anggota DKZ adalah keputusan terbaik untuk semua orang yang saya cintai. Saya berharap para penggemar dapat memahami pilihan saya.”
Lebih lanjut dia menambahkan, “Saya tidak ingin menyesali pilihan saya dan saya masih mendukung para anggota. Saya dengan tulus menghargai cinta dan dukungan Anda untuk DKZ Kyoungyoon.”
Sebelumnya, Kyoungyoon dicurigai sebagai pengikut aliran sesat JMS setelah Netflix merilis film dokumenter "“In the Name of God: A Holy Betrayal" pada bulan Maret lalu. Ada desas-desus bahwa kafe yang dijalankan oleh orang tua Kyoungyoon ada dalam daftar bisnis yang terkait dengan kultus JMS.
Saat itu, agensi DKZ menjelaskan kontroversi tersebut, mengonfirmasi bahwa orang tuanya tidak mengetahui masalah tersebut dan telah menghentikan pengoperasian kafe tersebut. Sejak saat itu, Kyoungyoon juga mengumumkan hiatus dari aktivitas grup karena gangguan kecemasan dan fobia sosial.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko
-
Salah Kaprah Budaya Nrimo dan Hilangnya Kesadaran atas Hak Hidup Layak
-
Cuan Tanpa Drama: Mudahnya Investasi Bersama New BIONS by BNI Sekuritas
-
Orang Miskin Dituntut Tahu Diri, Orang Kaya Bebas Mengejar Ambisi
-
The Spies Who Loved Me: Uniknya Kisah Cinta di Balik Operasi Intelijen
Artikel Terkait
-
Obral Tiket Surga Rp10 Ribu, 6 Aliran Sesat di Indonesia dengan Ajaran Nyeleneh Selain Al Zaytun
-
Viral Video Diduga Ritual Aliran Sesat di Gegerkalong, Ridwan Kamil Kena Sundul Warganet
-
3 Kasus Dugaan Aliran Sesat yang Hebohkan Warga Jabar, Terbaru di Gegerkalong
-
Pengakuan Lucky Hakim tentang Ponpes Al-Zaytun: Bayar Listrik Ratusan Juta
-
5 Ciri-ciri Aliran Sesat Menurut MUI, Pahami Agar Tidak Terseret Ajarannya!
Entertainment
-
Connor Storrie Negosiasi Peran Antagonis di Film Ghost Rider MCU
-
Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween
-
Sinopsis '4 Out: Mo Ichido, Play Ball', Film Jepang Dibintangi Aiba Masaki
-
Sinopsis Allen, Film Fiksi Ilmiah tentang Persahabatan Manusia dan Alien
-
Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV
Terkini
-
Perjalanan Futsal dan Konser Musik di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Tanpa Upah, Haruskah Kita Biarkan Relawan Berjuang dengan Uang Sendiri?
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
4 Moisturizer Berbahan Honey Extract Berikan Efek Hidrasi agar Wajah Lembap
-
Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?