Drama Korea "Twinkling Watermelon" merupakan salah satu tontonan yang banyak digemari. Salah satu alasannya adalah alur cerita yang fresh dan unik, serta memancing rasa penasaran.
"Twinkling Watermelon" menceritakan tentang seorang CODA (anak dari orang tua tuli) yang melakukan perjalanan waktu ke tahun 1995 dan bertemu dengan orang tuanya saat masih muda.
Choi Hyun Wook memerankan karakter Ha Yi Chan saat berusia 18 tahun. Sosok Yi Chan yang pecicilan khas anak muda berhasil memikat hati pemirsa. Inilah 4 sisi unik karakter Ha Yi Chan yang membuat pemirsa makin jatuh cinta.
1. Nekat dan bertekad kuat
Ha Yi Chan adalah tipikal pemuda 18 tahun yang sedang aktif-aktinya. Ia sangat bersemangat melakukan berbagai hal. Namun, ia termasuk sosok yang nekat karena rela melakukan apa saja demi gadis yang disukainya.
Saat Yi Chan ingin mendapatkan hati Se Gyeong (diperankan oleh Seol In Ah), gadis itu memberikan syarat yang amat sulit. Yi Chan harus tampil bersama band-nya dengan membawakan lagu milik Nirvana saat tampil di festival musik.
Saat itu, Yi Chan bahkan tak bisa memainkan alat musik, apalagi memiliki band. Namun, dengan tekad yang kuat dan modal nekat, Yi Chan berhasil membentuk band Watermelon Sugar dan mengembangkan skill bermusiknya.
2. Keras kepala
Yi Chan memiliki sifat yang keras kepala dan sulit diatur. Ia suka bertindak sesuai kata hatinya sendiri dan sering mengabaikan saran dari orang lain.
Dalam adegan di mana Eun Gyeol (diperankan oleh Ryeoun) melarangnya ikut latihan band untuk festival, ia memberontak dan tidak mau menuruti perkataan Eun Gyeol karena menurutnya tak masuk akal. Sifat keras kepala inilah yang kadang membuat Yi Chan "tantrum" seperti anak kecil.
3. Bucin
Saat menyukai seseorang, Yi Chan menjadi bucin alias budak cinta. Ia rela melakukan apa saja demi mendapatkan perhatian dari pujaan hatinya.
Salah satu adegan yang membuktikan hal tersebut adalah ketika Yi Chan bekerja paruh waktu di kedai es krim, ia memberikan es krim gratis berukuran besar kepada Se Gyeong yang saat itu ia taksir.
Selain itu, ketika Yi Chan bertemu dengan Chung Ah (diperankan oleh Shin Eun Soo) yang tuli, ia rela belajar bahasa isyarat dan membeli buku panduan bahasa isyarat, demi bisa berkomunikasi dengan gadis itu.
Meski Yi Chan belum sadar dengan perasaannya kepada Chung Ah, hal itu membuktikan bahwa Yi Chan akan melakukan apa saja demi orang yang disukainya.
4. Memiliki prinsip "now or never"
Bagi Yi Chan, masa mudanya saat ini merupakan masa yang harus ia nikmati sebaik-baiknya. Ia ingin merasakan jatuh cinta dan bersenang-senang. Ia akan melakukan apa pun yang ia inginkan sebelum ia tumbuh dewasa dan dibebani dengan tanggung jawab mencari uang.
Itulah 4 sisi menarik karakter Ha Yi Chan dalam drama Korea "Twinkling Watermelon". Kamu bisa menyaksikan kelanjutan kisahnya setiap Senin dan Selasa pukul 20.50 waktu setempat.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Istana Berpesta, Rakyat Berduka: Ironi Kemerdekaan di Tengah Bencana
-
Ulasan Drama Mother and Mom: Kritik terhadap Obsesi Menjadi Ibu Ideal
-
Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah
-
The Dream Life of Mr. Kim: Sisi Rentan Pekerja Senior di Dunia Korporat
-
Ambulans Udara hingga Dokter Terbang: Salah Kaprah Pemerintah Sikapi Masalah
Artikel Terkait
-
6 Drama Korea Adaptasi Webtoon yang Tayang Bulan November 2023
-
4 Fakta Karakter Kim Young Dae dalam 'Moon in The Day', Jadi Selebritis Top!
-
Anya Geraldine Cosplay Mai Shiranui sampai Umbar Dada, Langsung Diceramahi soal Agama
-
Spoiler Episode 1 Moon in the Day: Pertemuan Pertama di Masa Lalu dan Kini
-
Berulang Tahun Hari Ini, 3 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Min Jae
Entertainment
-
The Apothecary Diaries Season 3 Tayang Oktober, Reina Ueda Isi Suara Karakter Baru
-
Chaeyoung TWICE dan Zion.T Bantah Kabar Putus, Konfirmasi Masih Bersama
-
Anime Skip and Loafer Season 2 Tayang April 2027, Teaser Perdana Dirilis
-
Comeback! Cha Eun-woo Bersiap Main di Spin-off Bon Appetit, Your Majesty
-
Witch Hat Atelier Raih Penghargaan Anime Terbaik di Astra TV Awards 2026
Terkini
-
Yakin Sudah Merdeka? 5 Novel Indonesia Ini Ungkap Pembungkaman Suara Rakyat
-
Ulasan Film Marrowbone: Sebuah Otopsi Psikologis Tentang Kehilangan dan Duka
-
Menggugat Pendekatan Reaktif Pemerintah Atasi Karhutla
-
Ulasan Novel Out: Ketika Keputusasaan Membawa pada Pembunuhan
-
Review Kill Boksoon: Pembunuh Bayaran yang Sulit Memahami Putrinya Sendiri