Yoichi Takahashi, sang kreator dari manga populer Captain Tsubasa, mengumumkan kabar pensiunnya setelah 43 tahun berkarya. Sejalan dengan pengumuman tersebut, maka manga Captain Tsubasa yang dibuatnya juga disebut siap tamat.
Menurut laporan Anime News Network pada Jumat (5/1/2024), kabar itu disampaikan oleh sang kreator ketika Shueisha menerbitkan majalah Captain Tsubasa edisi ke-19 yang terbit pada 30 Desember lalu.
Dengan kabar ini juga, manga Captain Tsubasa resmi mengakhiri dua serialnya, yakni Captain Tsubasa: Rising Sun serta Captain Tsubasa: Memories. Dua serial tersebut disebut akan berakhir pada bulan April 2024 mendatang.
Namun, sang kreator yang kini telah berusia 63 tahun itu juga menyebut bahwa manga Captain Tsubasa versi kreator lain masih akan terus berjalan dengan Takahashi duduk sebagai pengawas naskah.
Keputusan pensiunnya Takahashi ini terjadi setelah sang mangaka telah beberapa kali jatuh sakit dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir.
"Aku rasa aku masih sehat saat ini. Namun, seiring aku terus membuat manga, penurunan kondisi fisikku karena faktor usia sudah tidak dapat dihindari," tutur Yoichi Takahashi, dikutip dari ComicBook.
Selain itu, pria kelahiran tahun 1960 ini juga mengidap penyakit presbiopia atau biasa dikenal sebagai mata tua di mana seseorang secara perlahan akan kehilangan kemampuan dalam melihat objek dekat. Akibat kondisi tersebut, Takahashi menyebut bahwa dirinya sering kali mengalami pusing yang menyulitkan pekerjaannya.
"Kecepatanku dalam menggambar sudah sangat melambat," ceritanya.
"Selain itu, penglihatanku juga semakin memburuk. Sangat sulit untuk fokus," tambahnya lagi.
Meski kabar ini sangat mengejutkan para penggemar manga populer tersebut, banyak dari mereka yang mendukung keputusan sang kreator untuk dapat beristirahat lebih baik setelah lama berkiprah sebagai kreator dari Captain Tsubasa.
Nama Yoichi Takahashi sudah lama dikenal berkat kepopuleran manga Captain Tsubasa yang pertama kali terbit pada tahun 1981 silam di Weekly Shonen Jump.
Manga Captain Tsubasa sendiri mengulik kisah tentang kehidupan seorang pesepak bola berusia 11 tahun yang bernama Tsubasa Oozora.
Melalui manga ini kita akan melihat kecintaan serta kegigihan Tsubasa dalam mencapai kemenangan di berbagai pertandingan, termasuk hubungannya dengan timnya sendiri, pelatih, hingga lawan mainnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
-
Terus Melesat, Pabrik Gula Capai 500 Ribu Penonton dalam 2 Hari Penayangan
-
Resmi! Spider-Man: Brand New Day Rilis 2026, Siapa Saja yang akan Muncul?
-
Gelar Konferensi Pers, Drama Kim Soo-hyun 'Knock-Off' Terancam Tak Tayang
Artikel Terkait
-
Ulasan Manga Sesame Salt and Pudding: Potret Romantis Pernikahan Beda Usia
-
The Irregular at Magic High School Rampungkan Arc Masaki Ichiju April 2025
-
Soroti Guru Minta Hadiah Pensiun ke Siswa, Mendikdasmen: Tradisi yang Melanggar Hukum
-
The Apothecary Diaries Resmi Hadirkan Manga Spin-off, Angkat Kisah Xiaolan
-
Review Alita: Battle Angel, Adaptasi Cerita Manga dengan CGI Memukau
Entertainment
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
4 Drama Korea Terbaru di Netflix April 2025, Dari Thriller hingga Romansa!
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
-
4 Film Adaptasi Novel Stephen King yang Bisa Kamu Tonton di Netflix
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana
-
AI Ghibli: Inovasi atau Ancaman Para Animator?