Ingin merasakan sensasi liburan di pegunungan Sumatera Utara? Main saja ke Jib Farm. Jib Farm merupakan sebuah kebun anggur sekaligus destinasi wisata alam yang terletak di kawasan kaki Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Tempat ini sempat viral di media sosial karena menawarkan pemandangan kebun yang cantik, estetik, dan alami, dengan biaya masuk yang terbilang sangat terjangkau. Pengunjung tidak dikenakan tiket masuk khusus, melainkan hanya perlu membayar biaya transportasi untuk mencapai area kebun.
Lokasinya berada sekitar 15–20 kilometer di bawah kaki Gunung Sinabung, tepatnya di wilayah Kecamatan Payung (atau Simpang Empat), Kabupaten Karo (Berastagi). Dari kejauhan, Jib Farm dikelilingi hamparan perbukitan hijau dengan latar gunung yang menjulang, menciptakan kesan tenang dan menyegarkan. Keindahan alamnya membuat tempat ini cocok bagi pengunjung yang ingin melepas penat dari hiruk-pikuk kota sekaligus menikmati suasana pedesaan yang masih asri.
Saya sendiri berangkat dari Namorambe sekitar pukul 10.00 pagi menggunakan sepeda motor dan tiba di lokasi sekitar pukul 13.00 siang. Kami menghabiskan waktu berfoto dan beristirahat sejenak hingga sekitar pukul 15.00 sore, lalu kembali pulang dan tiba di rumah sekitar pukul 19.00 malam. Perjalanan memang cukup melelahkan, tetapi pengalaman yang didapat terasa sepadan.
Hawa yang Sejuk di Bawah Kaki Gunung
Suasana di Jib Farm sangat sejuk dan menenangkan. Udara pegunungan yang segar terasa sejak memasuki kawasan Berastagi, apalagi saat mendekati area kebun. Angin mengembus cukup kencang namun menyenangkan, dengan suhu yang jauh lebih dingin dibandingkan daerah perkotaan.
Di dalam area kebun, pengunjung akan disambut oleh berbagai jenis bunga berwarna-warni, termasuk bunga salvia ungu yang tumbuh di beberapa sudut. Pemandangan kebun bunga yang tertata rapi berpadu dengan latar pegunungan menjadikan setiap sudutnya tampak estetik dan cocok untuk berfoto.
Sayangnya, saat kami berkunjung, kebun anggur tersebut sedang tidak memasuki musim panen sehingga kami tidak dapat melihat buah anggur bergelantungan di pohonnya. Meski begitu, pihak kebun tetap menyediakan anggur untuk dibeli oleh pengunjung. Menurut salah satu pekerja di sana, musim anggur biasanya berlangsung menjelang Lebaran.
Apa Saja yang Ada di Dalam Jib Farm
Di dalam kawasan Jib Farm terdapat kebun anggur sebagai daya tarik utama, kebun bunga, serta beberapa spot foto sederhana namun estetik. Pengunjung dapat berjalan santai, berfoto dengan latar kebun dan pegunungan, atau sekadar duduk menikmati suasana alam.
Fasilitas di sini masih tergolong sederhana, namun cukup memadai untuk wisata alam singkat. Kami bahkan sempat makan mi instan sambil menikmati udara sejuk sebelum akhirnya turun kembali.
Cara Menuju ke Jib Farm
Perjalanan menuju Jib Farm bisa dibilang cukup menantang, terutama bagi pengunjung yang menggunakan kendaraan pribadi seperti sepeda motor. Awalnya, kami diarahkan untuk berkumpul di titik kumpul sesuai peta digital karena informasi yang beredar menyebutkan bahwa jalan menuju kebun sangat rusak dan hanya bisa dilalui oleh kendaraan khusus, seperti truk pegunungan. Namun, setelah menghubungi pemilik kebun, kami diperbolehkan mencoba naik motor hingga titik tertentu.
Di perjalanan, kami sempat kebingungan karena minimnya petunjuk arah. Beruntung, seorang petani buah setempat membantu menunjukkan jalan dan kami pun mengikutinya. Sepanjang perjalanan, kami melewati perkampungan yang dulunya ditinggalkan akibat erupsi Gunung Sinabung dan relokasi warga ke kawasan Siosar. Beberapa rumah tampak mulai dikunjungi kembali oleh pemiliknya.
Menjelang titik kumpul, kondisi jalan semakin buruk: berbatu kecil, licin, dan menanjak tajam. Beberapa kali motor harus berhenti karena kehilangan tenaga. Kekhawatiran akan ban pecah pun sempat muncul. Akhirnya, kami tiba di titik kumpul dan memarkirkan motor di sana. Dari titik tersebut, kami bersama beberapa pengunjung lain dijemput menggunakan mobil khusus untuk menuju ke area Jib Farm.
Saran
Sebagai tempat wisata yang sudah viral, sebaiknya pengelola Jib Farm lebih memperhatikan sistem transportasi dan waktu tunggu pengunjung agar tidak terlalu lama. Selain itu, perbaikan akses jalan—meskipun bertahap—akan sangat membantu kenyamanan dan keselamatan pengunjung. Namun, perlu dipahami bahwa pengelolaan kebun anggur sendiri membutuhkan biaya yang sangat besar, bahkan hingga miliaran rupiah.
Alamat Jib Farm: Kecamatan Payung, Kabupaten Karo (Berastagi), Sumatera Utara, kawasan kaki Gunung Sinabung.
Jadi, jika kamu tertarik mendatangi Jib Farm, tempat ini bisa dikunjungi secara pulang-pergi (PP) lho dari Medan.
Baca Juga
-
Menyelami Wewangian dalam Buku Aroma Karsa Lewat Kacamata Kimia
-
Beban Anak Bungsu Merawat Orang Tua: Tradisi atau Ketidakadilan?
-
Menyoal Istilah "Gentengisasi" dan Prioritas Pembangunan Pemerintah
-
Mengulas The Psychology of Money: Pelajaran yang Jarang Diajarkan di Sekolah
-
7 Ide Outfit ala Yuki Kato untuk Kamu yang Ingin Solo Traveling
Artikel Terkait
News
-
Anak Muda Wajib Tahu! 5 Tips Investasi Emas Jaminan Masa Depan Berkelas
-
Lewat Dongeng Boneka Tangan, KKNT UNP Kediri Ajarkan Kecerdasan Emosional di KB Mentari
-
Identitas Lokal Jadi Modal: Kekuatan Kreator Konten Daerah di Ruang Digital
-
Sisi Lain Hobi Membaca: Antara Kesehatan Mental dan Kelelahan Emosional
-
Angkat Telepon Bikin Kena Mental? Di Balik Kecenderungan Anak Muda Pilih Berkabar Lewat Pesan Teks
Terkini
-
Usai Cetak Sejarah, Hector Souto Kritik Standar Lapangan Futsal Indonesia
-
Update Kasus Lee Yi Kyung: Pelapor 'A' Beri Bukti Baru ke Polisi Gangnam
-
Novel Anomalies: Saat Kesempurnaan Menjadi Penjara yang Rapi
-
Dr. Tirta Luruskan Isu Asam Lambung Picu Mati Mendadak yang Ramai di Medsos
-
Asal Usul Kuyang dan Ambisi Perburuan Darah