Universiy War merupakan sebuah survival show dari Korea Selatan yang menampilkan persaingan antara 6 universitas terbaik. Keenam universitas tersebut diantaranya Seoul National University (SNU), KAIST University, Korea University (KU), POSTECH University, Yonsei University, dan Harvard University.
University War menampilkan 8 episode dengan berbagai tantangan dan pertanyaan yang memerlukan logika dan matematika.
Setiap peserta harus menjawab soal dengan waktu beberapa detik dan menit saja di setiap babak. Apabila waktu habis tapi peserta tidak dapat menjawab, maka peserta dianggap kehilangan giliran.
Salah satu peserta yang memikat hati penonton adalah Jung Hyunbin, salah satu peserta dari Seoul National University. Hyunbin merupakan mahasiswa Pre-Med (kedokteran) kelahiran tahun 2000.
Hyunbin mendapat posisi pertama di ujian masuk perguruan tinggi Korea (CSAT) dengan nilai sempurna yaitu 100 di tiap mata pelajaran yang diujikan.
Di salah satu babak, Hyunbin melawan salah satu peserta yaitu Nayoon dari Yonsei University. Di babak tersebut, disajikan banyak kotak dengan berbagai bilangan, mereka diminta untuk menebak bilangan berapa sajakah yang merupakan bilangan prima dan menebak satu bilangan tersembunyi.
Hyunbin dengan entengnya menebak semua bilangan tersebut hanya dengan waktu beberapa detik saja. Hal tersebut membuat timnya dari Seoul National University dan peserta lain kagum akan kecepatannya menghitung.
Tak hanya itu, dalam sebuah babak yaitu pertandingan Ace, di mana peserta harus menjawab sebuah penjumlahan banyak bilangan ratusan, Hyunbin dengan gampangnya menjawab soal tersebut hanya dalam waktu 14 detik saja.
Padahal, peserta lainnya masih menghitung. Hal tersebut menjadikannya peserta tercepat untuk menjawab soal di babak tersebut. Benar-benar Jenius!
Dilansir dari Naver, strategi Hyunbin adalah menambahkan ratusan, puluhan, dan satuan secara terpisah, kemudian menambahkan semuanya di akhir.
Setiap orang akan menggunakan metode yang sama, tetapi dengan fisik (otak) berbeda, sehingga perhitungan dilakukan pada kecepatan yang berbeda.
Ketika terdapat jeda waktu, Hyunbin menghabiskan waktunya untuk menulis bilangan pangkat dua dan berhenti ketika telah mencapai 2 pangkat 91.
"Aku harus menunggu cukup lama. Untuk menghabiskan waktu, aku mulai menghitung pangkat dua. Aku berhenti ketika mencapai 2 pangkat 91. Ini bukan caraku biasanya menghabiskan waktuku," jelasnya sambil menulis bilangan pangkat 2 di papan tulis.
Hyunbin juga dipuji oleh anggota timnya karena kecerdasannya. "Aku percaya Hyunbin dengan seluruh hidupku. Jika anakku sakit, aku akan pergi kepadanya," ujar salah satu anggota timnya yaitu Park Hyunmin.
"Menurutku, kamu sangat keren. Kamu terlihat sangat seksi di sana. Aku akan menamai anakku sama seperti namamu," tambah Park Hyunmin ketika ia sedang berbicara dengan Hyunbin.
Menurut penonton, kerja tim Hyunbin bersama ketiga temannya dari Seoul National University yaitu Hyunmin, Dohyun, dan Hyunseok sangatlah bagus.
Mereka berempat sangatlah pintar dan cepat dalam menjawab soal dan menyusun strategi. University War merupakan salah satu survival show yang wajib ditonton.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
Artikel Terkait
-
4 Tips Mengerjakan Soal dari 'University War', Cocok untuk Persiapan UTBK 2024!
-
Jadi Tontonan Populer, 'University War' Dikonfirmasi untuk Produksi Musim Kedua
-
6 Daftar Orang Indonesia yang Ikut Survival Show Asia, Ada Caithlyn dan Devi Eks JKT48
-
Ada Wendy Red Velvet, Survival Show Mnet Build Up Umumkan Lineup Juri
-
Tertarik Kuliah Gratis S1 di Korea Selatan? Beasiswa SeoulTech Solusinya
Entertainment
-
Salmokji Sukses Besar, Intip 5 Film Horor Korea Terbaru 2026
-
Namkoong Min Comeback Lewat Drama Thriller 'The Husband', Tayang Juli 2026
-
Sinopsis Midnight Taxi, Drama Jepang yang Dibintangi Furukawa Kotone
-
Anime Sci-Fi Cyborg 009: Nemesis Umumkan Yuki Kaji Jadi Joe Shimamura
-
Buat Kaget! Barbara Palvin dan Dylan Sprouse Pamer 'Baby Bump' di Cannes
Terkini
-
Turun Stasiun, Langsung Jalan-Jalan! 5 Rekomendasi Destinasi Wisata Praktis di Purwakarta
-
Berhenti Merasa Nyaman dalam Ketidaktahuan: Mengapa Istri Wajib Tahu Keuangan Keluarga
-
Membongkar Sisi Kelam Orde Baru dalam 'Larung': Sastra yang Menolak Dibungkam
-
Jebakan Asmara Digital: Mengapa Love Scamming Harus Membuka Mata Hati Kita
-
Bukan Sekadar Seni: Bagaimana Teater Jaran Abang Mengubah Remaja Jogja Menjadi Sosok Berdaya