Scream 6 adalah film horor thriller jadul yang direboot dari tahun 90-an. Pada tahun 2022, rilis Scream 5 yang memodernisasi cerita dan CGI lebih ditampakkan di sini sehingga lebih realistis. Tahun 2023 lalu, mereka membuat film keenamnya dengan alur cerita yang lebih menarik dan lebih menegangkan.
Dibintangi Jenna Ortega dan Melissa Barrera sebagai pemeran utama, film ini mampu tampil lebih bagus dibanding film tahun 2022, yaitu film kelimanya.
Untuk lebih lengkap, saya akan kasih penjelasan lebih rinci mengenai keunggulan film Scream 6. Ini akan menjadi alasan bagi kamu untuk coba nonton film Scream 6. Yuk simak pembahasannya!
1. Meski jumpscare biasa, adegan action lebih menegangkan
Pada film yang keenamnya, Scream tidak banyak menunjukkan jumpscare yang begitu mengejutkan karena tidak ingin fokus ke sana.
Saya bisa melihat keinginan sutradara untuk membuat cerita lebih menarik dari segi adegan action yang lain seperti pengejaran pembunuh dengan tokoh utama yang bervariasi dari satu tempat ke tempat lain.
Penonton lebih dipuaskan dengan adegan action pertarungan juga karena Tara dan Sam sudah terbiasa menghadapi pembunuh bertopeng hantu itu. Ini membuat cerita jadi lebih menarik dan seru. Bagi saya, film ini sudah mencapai puncak kejayaannya melalui film keenamnya.
2. Musuh lama yang datang kembali meramaikan ketegangan cerita
Pada film kelima, ada seorang musuh utama yang menjadi orang bertopeng hantu yang kalah bertarung melawan Samantha. Nah, pada film keenamnya, keluarganya datang untuk membalaskan dendamnya.
Tidak nanggung-nanggung, ayahnya dan 2 saudaranya yang datang mengikuti jejak jalan seorang pembunuh menjadi musuh utama dalam film ini. Seperti biasa, mereka menyamar dulu menjadi temannya Tara dan Sam di awal seolah-olah sudah dekat. Itulah plot twis andalan pada film yang saya suka.
3. Bangkitnya karakter sejati Samantha Carpenter
Ini adalah kejutan sekaligus senjata utama yang dijadikan value dari film keenamnya. Mereka membangkitkan karakter sejati dari Samantha Carpenter yang merupakan anak dari Billy Loomis, perintis serial killer bertopeng hantu.
Saya bisa melihat pada bagian klimaks cerita, Samantha seperti mendengar suara roh ayahnya melalui lemari kaca kostum dan pisau bekas pakai ayahnya. Ayahnya sendiri yang mendorongnya untuk menunjukkan jati diri sebenarnya.
Bahkan, tidak hanya mengambil pisau, Sam juga menggunakan kostum hitam dan topeng hantu milik ayahnya untuk mengalahkan musuh utamanya. Tapi, dia melakukan itu demi melindungi adiknya, Tara. Dia hanya menggunakan karakter itu ketika memang sangat dibutuhkan dalam keadaan darurat.
Penasaran kan dengan keseruan filmnya? Makanya tunggu apalagi? Tonton film Scream 6 sekarang untuk lihat penampilan Melissa Barrera dan Jenna Ortega dalam bertarung melawan serial killer!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Makin ke Sini Makin Banyak Istilah Baru, Memangnya Kita Paham Konteksnya?
-
Jebakan Repost di Instagram: Saat Kepedulian Sosial Berakhir Menjadi Validasi Digital
-
Dilema Kelas Menengah: Mapan Entah Kapan, Tapi Checkout Bisa Sekarang
-
Ijazah Masih Penting, Tapi Kenapa Dunia Kerja Hanya Melihat Portofolio?
-
Selamat Datang di Era Attention Economy: Ketika Kebenaran Kalah Penting dari Sensasi Viral
Artikel Terkait
-
Ulasan Film Waiting For Rain, Penantian Panjang Menunggu Hujan!
-
Exhuma Raih 1 Juta Penonton Sejak 12 Hari Tayang di Indonesia
-
Ulasan Film The Negotiation, Misi Pembebasan yang Bikin Jantung Mau Copot!
-
4 Rekomendasi Series yang Dibintangi Khiva Iskak, Terbaru Ada Ratu Adil
-
Ulasan Film Usury Academy, Kisah Unik yang Digarap Seadanya!
Entertainment
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Pertama! Film Korea Possible Love Bawa Pulang Piala Silver Lion di Venice
-
Buat Kaget! Hoshi SEVENTEEN Alami Cedera Lutut saat Ikuti Wajib Militer
-
Catat Tanggalnya! NCT Wish Siap Merilis Album Terbaru 'I SPY' Oktober Depan
-
Live-Action Look Back Sukses Bawa Pulang UNIMED Award dalam Gelaran Venice
Terkini
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
-
Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia