Kong yang kita kenal adalah sosok titan yang mendiami dan menjadi pelindung daerah teritorialnya di Skull Island. Meskipun memiliki daerah kekuasaan, Monsterverse tidak pernah menyebutnya sebagai seorang raja atau King Kong.
Salah satu alasannya adalah gelar tersebut sudah disematkan kepada Godzilla setelah pertempuran melawan Ghidorah di film Godzilla: King of The Monsters.
Namun, setelah berhasil menaklukkan Skar King di film Godzilla x Kong, apakah Kong kini sudah sah disebut sebagai King Kong? Hal ini didukung dengan adegan terakhir di mana Kong kembali bersama Shimo dan Suko ke Hollow Earth untuk mendatangi kawanan primata yang lain.
Melansir dari laman ScreenRant pada Minggu (7/4/2024), meskipun sejak awal kemunculannya Kong tidak diperkenalkan sebagai King Kong, tapi dengan apa yang terjadi di film Godzilla x Kong kemarin bisa mengubah status dari gorilla raksasa tersebut sehingga terwujudlah gelar King Kong.
Sejak awal, Kong sudah memiliki naluri untuk melindungi Hollow Earth, dia juga berusaha mengembalikan rasa damai dan keseimbangan di bumi berongga tersebut. Apalagi di sana dia menemukan kawanan primata yang masih berkerabat dengan dengannya.
Hadirnya Skar King yang memperlakukan saudara Kong dengan semena-mena tentu membuat Kong marah, jadi selain melindungi daerah kekuasaannya, Kong bertempur dengan Skar King juga untuk menyelamatkan kawanan primata tadi.
Dan seperti hukum yang sudah berlaku, siapapun yang berhasil mengalahkan raja atau penguasa di daerah tertentu, maka dia lah yang akan jadi penggantinya.
Kong dengan bantuan Godzilla, Shimo, dan Suko telah berhasil mengalahkan Skar King, Suko dan Shimo yang sebelumnya tunduk di bawah kendali Skar King, kini beralih tunduk kepada Kong.
Kong pun kembali ke Hollow Earth sebagai pengganti Skar King, bedanya Kong adalah pemimpin yang baik yang bisa melindungi rakyatnya.
Lantas, bagaimana dengan gelar King yang sebelumnya sudah disematkan pada Godzilla? Mungkin Godzilla tetap menjadi raja dari para monster termasuk Kong, sedangkan gelar King untuk Kong diberikan karena dia menjadi pemimpin bagi bangsanya sendiri.
Kong tetap tidak bisa setara atau melebihi Godzilla karena dia mengalahkan Skar King dengan bantuan Godzilla, sementara Godzilla mengalahkan Ghidorah sendiri dan hanya dibantu dengan kekuatan Mothra, ratu para monster.
Selain itu, lawan yang mereka kalahkan juga berbeda, Ghidorah saat itu menjadi raja dari para monster, sedangkan Skar King hanya penguasa bagi bangsa primata.
Nah, itu tadi penjelasan tentang apakah Kong kini sudah sah disebut 'King Kong'? Kalau menurut kalian bagaimana?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jadwal MotoGP Hungaria 2026: Akankah Marc Marquez Mengulang Kesuksesannya?
-
Resmi! Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di GP Mugello 2026
-
Dihantam Cedera dan Jatuh Berkali-kali, Marc Marquez: Saya Tidak Tertekan
-
Jadi Calon Juara Dunia, Jorge Martin Masih Waspadai Marc Marquez
-
Jadwal MotoGP Mugello 2026: Tuan Rumah Ducati Krisis Pembalap karena Cedera
Artikel Terkait
-
First Look Film Mufasa: The Lion King Terungkap, Begini Prediksi Alurnya!
-
Sinopsis Film Forgotten, Aksi Kang Ha Neul dalam Film Thriller Misteri
-
Dikira Cupu Ternyata Suhu, Film 'The First Omen' Memang Sinting!
-
5 Film Dibintangi Rajkummar Rao, Terbaru Ada Mr and Mrs Mahi dan Srikanth
-
Turunkan Berat Badan dengan Nonton Film Horor, Memang Bisa?
Entertainment
-
SECRET Comeback Setelah 12 Tahun sebagai Trio, Anggota Baru jadi Sorotan
-
Bungo Stray Dogs Rilis Manga Spin-off Baru, Terbit 3 Juli 2026
-
Haru, Putri Tablo Epik High, jadi Lyricist untuk Lagu Utama Terbaru RIIZE
-
Tayang Juli 2026, Film The Odyssey Karya Nolan Diberi Label Rating Dewasa
-
Dirikan Label, Sandara Park Siap Jalani Era Baru Bersama ARADNAS
Terkini
-
Di Balik Lapangan Hijau: Ambisi dan Kekuasaan dalam Film Mexico 86
-
Praktis! 4 Base Makeup Lokal yang Gabungkan Foundation dan Concealer
-
Perempuan dan Fast Fashion: Dilema Tampil Stylish dan Kepedulian Lingkungan
-
Krisis Otoritas Guru di Pendidikan Modern Dalam Drama 'Teach You a Lesson'
-
Bencana dan Ketimpangan Struktural: Menggugat Realitas di Balik Gempa Filipina Selatan